10 Tahun Menunggu, Lifter Indonesia Citra Febrianti Terima Medali Perak Olimpiade London
Sabtu, 17 September 2022 - 23:58 WIB
loading...
Mantan lifter Indonesia Citra Febrianti dalam pertemuan dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Jakarta (6/7/2022). (ANTARA/HO-NOC Indonesia)
A
A
A
JAKARTA - Kisah unik dialami mantan lifter Indonesia, Citra Febrianti. Setelah sepuluh tahun menunggu usai tampil di Olimpiade London 2012 , Citra akan dikalungi medali perak Olimimpiade itu besok di Jakarta.
Citra secara resmi akan menerima medali perak Olimpiade 2012 London dalam acara seremoni di Plaza Timur, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (18/9/2022).
Baca Juga: Tyson Bikin Ilfeel Pahlawan Olimpiade London
Dalam keterangan resmi Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Jakarta, Sabtu (17/9/2022), pengalungan medali kepada Citra rencananya akan diserahkan oleh salah satu anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC), Erick Thohir.
Citra, yang saat itu berada di posisi empat kelas 53kg putri Olimpiade London, berhak atas realokasi medali perak dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) setelah IOC mendiskualifikasi peraih medali emas Zulfiya Chinshanlo dari Kazakhstan pada 19 Oktober 2016 serta peraih perunggu Cristina Iovu asal Moldova pada 10 November 2016.
Kedua lifter itu terbukti positif doping berdasarkan klasifikasi baru Federasi Angkat Besi Internasional (IWF).
Setelah berjuang hampir tiga tahun, Citra akhirnya akan mendapat haknya sebagai peraih medali Olimpiade. Terkait penyerahan realokasi medali Olimpiade, IOC memberikan aturan agar medali diserahkan secara seremonial sebagai bentuk penghargaan terhadap prestasi atlet yang benar-benar bersih dari doping.
Citra secara resmi akan menerima medali perak Olimpiade 2012 London dalam acara seremoni di Plaza Timur, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (18/9/2022).
Baca Juga: Tyson Bikin Ilfeel Pahlawan Olimpiade London
Dalam keterangan resmi Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Jakarta, Sabtu (17/9/2022), pengalungan medali kepada Citra rencananya akan diserahkan oleh salah satu anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC), Erick Thohir.
Citra, yang saat itu berada di posisi empat kelas 53kg putri Olimpiade London, berhak atas realokasi medali perak dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) setelah IOC mendiskualifikasi peraih medali emas Zulfiya Chinshanlo dari Kazakhstan pada 19 Oktober 2016 serta peraih perunggu Cristina Iovu asal Moldova pada 10 November 2016.
Kedua lifter itu terbukti positif doping berdasarkan klasifikasi baru Federasi Angkat Besi Internasional (IWF).
Setelah berjuang hampir tiga tahun, Citra akhirnya akan mendapat haknya sebagai peraih medali Olimpiade. Terkait penyerahan realokasi medali Olimpiade, IOC memberikan aturan agar medali diserahkan secara seremonial sebagai bentuk penghargaan terhadap prestasi atlet yang benar-benar bersih dari doping.
Lihat Juga :