Terry siap dengarkan vonis
Kamis, 12 Juli 2012 - 21:51 WIB
Terry siap dengarkan vonis
A
A
A
Sindonews.com – Bek sekaligus kapten Chelsea John Terry akan mendengarkan keputusan hakim terkait kasus rasis pada Jumat siang (13/7/2012) waktu setempat di pengadilan Westminster Magistrates.
Pemain berusia 31 tahun itu menyangkal telah melakukan tindakan rasisme kepada bek Queens Park Rangers (QPR) Anton Ferdinand. Terry mengaku hanya mengeluarkan kata-kata makian kepada Anton pada saat laga antara QPR kontra Chelsea di Loftus Arena pada Oktober lalu.
Jaksa penuntut Duncan Penny berargumen bahwa telah melakukan tindakan rasisme, sementara pengacara Terry, George Carter-Stephenson mengatakan banyak bukti yang menunjukkan klientya tak melakukan tindakan rasis.
“Ini bukan kasus tentang rasisme. Jaksa telah melakukan pemeriksaan silang dan Terry mengakui bahwa ia tidak melakukan rasis. Ada banyak bukti dalam kasus ini untuk membuktikan fakta itu," ungkap Stephenson seperti dikutip Sport Mole, Kamis (12/7/2012)
Dukungan pun datang dari pelatih Real Madrid Jose Mourinho. Pelatih yang pernah menangani Chelsea itu mengatakan bahwa Terry memiliki hubungan yang baik dengan semua pemain tanpa melihat etnis. Sementara itu Terry sendiri merupakan pemain yang terus berjuang memerangi rasisme.
“Saya tidak pernah melihat satu kalipun perilaku dia yang menunjukkan pelecehan rasis. Saya sangat yakin bahwa Terry tidak melakukan tindakan rasisme,” ungkap Mourinho
Pemain berusia 31 tahun itu menyangkal telah melakukan tindakan rasisme kepada bek Queens Park Rangers (QPR) Anton Ferdinand. Terry mengaku hanya mengeluarkan kata-kata makian kepada Anton pada saat laga antara QPR kontra Chelsea di Loftus Arena pada Oktober lalu.
Jaksa penuntut Duncan Penny berargumen bahwa telah melakukan tindakan rasisme, sementara pengacara Terry, George Carter-Stephenson mengatakan banyak bukti yang menunjukkan klientya tak melakukan tindakan rasis.
“Ini bukan kasus tentang rasisme. Jaksa telah melakukan pemeriksaan silang dan Terry mengakui bahwa ia tidak melakukan rasis. Ada banyak bukti dalam kasus ini untuk membuktikan fakta itu," ungkap Stephenson seperti dikutip Sport Mole, Kamis (12/7/2012)
Dukungan pun datang dari pelatih Real Madrid Jose Mourinho. Pelatih yang pernah menangani Chelsea itu mengatakan bahwa Terry memiliki hubungan yang baik dengan semua pemain tanpa melihat etnis. Sementara itu Terry sendiri merupakan pemain yang terus berjuang memerangi rasisme.
“Saya tidak pernah melihat satu kalipun perilaku dia yang menunjukkan pelecehan rasis. Saya sangat yakin bahwa Terry tidak melakukan tindakan rasisme,” ungkap Mourinho
(wbs)