Jelang Olimpiade, Inggris tetapkan zona larangan terbang
Sabtu, 14 Juli 2012 - 18:50 WIB
Jelang Olimpiade, Inggris tetapkan zona larangan terbang
A
A
A
Sindonews.com - Angkatan Udara Inggris British Royal Air Force pada akhir pekan ini akan menetapkan zona larangan terbang sejauh 50 kilometer dari Ibu kota London. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi tiap ancaman dalam perayaan Olimpiade London 2012 yang akan berlangsung mulai 27 Juli 2012 mendatang.
Pada zona larangan terbang tersebut selain pesawat komersil, pesawat lain yang mendekati zona larangan terbang beresiko ditembak. Jet Typhoon dan helikopter Puma serta penembak jitu akan berpatroli di zona larangan untuk menghalangi setiap pesawat terbang yang berusaha memasuki zona terlarang. Bahkan untuk pertama kalinya sejak perang dunia ke 2, jet tempur disiagakan di ibu kota London.
"Langkah akhir dari kegiatan pengamanan adalah serangan mematikan. Keputusan penembakan berada di tingkat pemerintah tertinggi dan ini akan menjadi skenario terburuk," ungkap Komandan Keamanan Olimpiade, Stuart Atha seperti diberitakan dalam ABCnet.au, Sabtu (14/7/2012).
Wilayah yang menjadi zona larangan terbang meliputi, pusat kota London dan Olympic Park di Stratford, London bagian timur. Pemerintah juga melarang pesawat non komersil dan balon udara sampai 15 Agustus mendatang, hanya pesawat komersil yang boleh melintasi zona larangan terbang.
Berbagai langkah yang diambil oleh angkatan udara Inggris ini bertujuan melindungi kota London dari ancaman udara seperti rudal. Militer Inggris juga telah menyigakan enam sistem pertahanan rudal di London bagian timur. Sementara itu, helikopter Sea King akan disiagakan di RAF Northolt.
Militer Inggris sebelumnya sudah memberikan latihan terbang pada tentara yang bertugas melakukan patroli udara. Sementara itu, Inggris akan menambah 3500 tentara militer yang merupakan bagian dari 40 ribu petugas keamanan termasuk polisi dan sukarelawan.
Pada zona larangan terbang tersebut selain pesawat komersil, pesawat lain yang mendekati zona larangan terbang beresiko ditembak. Jet Typhoon dan helikopter Puma serta penembak jitu akan berpatroli di zona larangan untuk menghalangi setiap pesawat terbang yang berusaha memasuki zona terlarang. Bahkan untuk pertama kalinya sejak perang dunia ke 2, jet tempur disiagakan di ibu kota London.
"Langkah akhir dari kegiatan pengamanan adalah serangan mematikan. Keputusan penembakan berada di tingkat pemerintah tertinggi dan ini akan menjadi skenario terburuk," ungkap Komandan Keamanan Olimpiade, Stuart Atha seperti diberitakan dalam ABCnet.au, Sabtu (14/7/2012).
Wilayah yang menjadi zona larangan terbang meliputi, pusat kota London dan Olympic Park di Stratford, London bagian timur. Pemerintah juga melarang pesawat non komersil dan balon udara sampai 15 Agustus mendatang, hanya pesawat komersil yang boleh melintasi zona larangan terbang.
Berbagai langkah yang diambil oleh angkatan udara Inggris ini bertujuan melindungi kota London dari ancaman udara seperti rudal. Militer Inggris juga telah menyigakan enam sistem pertahanan rudal di London bagian timur. Sementara itu, helikopter Sea King akan disiagakan di RAF Northolt.
Militer Inggris sebelumnya sudah memberikan latihan terbang pada tentara yang bertugas melakukan patroli udara. Sementara itu, Inggris akan menambah 3500 tentara militer yang merupakan bagian dari 40 ribu petugas keamanan termasuk polisi dan sukarelawan.
(akr)