Michael Johnson kritisi Oscar Pistorius
Rabu, 18 Juli 2012 - 21:28 WIB
Michael Johnson kritisi Oscar Pistorius
A
A
A
Sindonews.com – Legendaris lintasan atletik, Michael Johnson, kembali bersuara menjelang Olimpiade London. Peraih empat medali emas Olimpiade dan pemegang rekor dunia nomor lari 400 meter itu mengkritisi keikutsertaan atlet cacat dua kaki diamputasi asal Afrika Selatan, Oscar Pistorius di Olimpiade London.
Pria asal Amerika Serikat itu mengaku tidak setuju dengan keputusan Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang merestui keikutsertaan Pistorius di Olimpiade London. Menurut Johnson, pelari yang dijuluki blade runner itu seharusnya berkompetisi di Paralympic Games yang dikhususkan bagi atlet penyandang cacat.
‘’Pertimbangan saya adalah Oscar teman saya, tapi dia tahu saya menentangnya ikut berlomba,’’kata Johnson kepada London Telegraph. "Karena ini bukan mengenai Oscar, bukan faktor dia secara individual, ini mengenai penegakan aturan main yang harus sesuai tempatnya dan bukan hanya Oscar.’’
Johnson bukan orang pertama yang memperdebatkan keikutsertaan Pistorius berlomba di Olimpiade London. Perdebatan itu sudah terjadi sejak Pistorius yang dua kakinya diamputasi semasa kecil itu mendapat lampu hijau untuk berlomba di Olimpiade musim panas akhir Juli ini.
Pro-kontra ramai berlangsung di media televisi dan internet. Mereka memperdebatkan mengenai campur tangan teknologi pada kaki palsu Pistorius yang akan beradu kecepatan dengan kaki para pelari normal.
Pria asal Amerika Serikat itu mengaku tidak setuju dengan keputusan Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang merestui keikutsertaan Pistorius di Olimpiade London. Menurut Johnson, pelari yang dijuluki blade runner itu seharusnya berkompetisi di Paralympic Games yang dikhususkan bagi atlet penyandang cacat.
‘’Pertimbangan saya adalah Oscar teman saya, tapi dia tahu saya menentangnya ikut berlomba,’’kata Johnson kepada London Telegraph. "Karena ini bukan mengenai Oscar, bukan faktor dia secara individual, ini mengenai penegakan aturan main yang harus sesuai tempatnya dan bukan hanya Oscar.’’
Johnson bukan orang pertama yang memperdebatkan keikutsertaan Pistorius berlomba di Olimpiade London. Perdebatan itu sudah terjadi sejak Pistorius yang dua kakinya diamputasi semasa kecil itu mendapat lampu hijau untuk berlomba di Olimpiade musim panas akhir Juli ini.
Pro-kontra ramai berlangsung di media televisi dan internet. Mereka memperdebatkan mengenai campur tangan teknologi pada kaki palsu Pistorius yang akan beradu kecepatan dengan kaki para pelari normal.
(aww)