Amankan Olimpiade, Inggris tambah 2 ribu tentara
Rabu, 18 Juli 2012 - 21:47 WIB
Amankan Olimpiade, Inggris tambah 2 ribu tentara
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Inggris menambah 2 ribu tentara untuk memperketat keamanan London selama perhelatan Olimpiade London yang dimulai 27 Juli hingga 12 Agustus 2012.
Angkatan Bersenjata Inggris diberitahu pekan lalu untuk menyediakan personel tambahan guna mengamankan Olimpiade. Meskipun jumlah pasukan keamanan yang tersedia sudah cukup banyak, tetapi pemimpin militer mencari lebih banyak tentara yang bisa dikerahkan dalam keadaan darurat.
Keputusan itu diambil setelah kelompok keamanan G4S gagal menjaga keamanan. Chief Executive Officer (CEO) G4S Nick Buckles mengaku kepada anggota parlemen bahwa dia tidak tahu berapa banyak penjaga keamanan perusahaannya yang mampu berjaga saat Olimpiade dimulai pekan depan.
Padahal, perusahaan itu telah menandatangani kontrak senilai £284 juta poundsterling untuk menyediakan 10.400 penjaga keamanan selama Olimpiade berlangsung. Namun, Buckles merevisi kepada Komite Inggris, ketersediaan petugas keamanan mereka hanya 7 ribu orang.
Sementara itu, Sekretaris Pertahanan Inggris Philip Hammond telah mengonfirmasi, sekitar 2.500 personel militer tambahan yang awalnya akan ditempatkan untuk Olimpiade, sekarang sedang ditugaskan ke sebuah pusat pameran di Wapping, London timur.
Saat ini, krisis keamanan menempatkan beban tambahan pada militer. Sebanyak 48.000 tentara Inggris harus dibagi-bagi untuk kebutuhan pengamanan Olimpiade, konflik di Afghanistan, dan operasi lainnya di seluruh dunia.
Angkatan Bersenjata Inggris diberitahu pekan lalu untuk menyediakan personel tambahan guna mengamankan Olimpiade. Meskipun jumlah pasukan keamanan yang tersedia sudah cukup banyak, tetapi pemimpin militer mencari lebih banyak tentara yang bisa dikerahkan dalam keadaan darurat.
Keputusan itu diambil setelah kelompok keamanan G4S gagal menjaga keamanan. Chief Executive Officer (CEO) G4S Nick Buckles mengaku kepada anggota parlemen bahwa dia tidak tahu berapa banyak penjaga keamanan perusahaannya yang mampu berjaga saat Olimpiade dimulai pekan depan.
Padahal, perusahaan itu telah menandatangani kontrak senilai £284 juta poundsterling untuk menyediakan 10.400 penjaga keamanan selama Olimpiade berlangsung. Namun, Buckles merevisi kepada Komite Inggris, ketersediaan petugas keamanan mereka hanya 7 ribu orang.
Sementara itu, Sekretaris Pertahanan Inggris Philip Hammond telah mengonfirmasi, sekitar 2.500 personel militer tambahan yang awalnya akan ditempatkan untuk Olimpiade, sekarang sedang ditugaskan ke sebuah pusat pameran di Wapping, London timur.
Saat ini, krisis keamanan menempatkan beban tambahan pada militer. Sebanyak 48.000 tentara Inggris harus dibagi-bagi untuk kebutuhan pengamanan Olimpiade, konflik di Afghanistan, dan operasi lainnya di seluruh dunia.
(aww)