Bulan Ramadhan Persib kurangi ritme latihan
Jum'at, 20 Juli 2012 - 12:57 WIB
Bulan Ramadhan Persib kurangi ritme latihan
A
A
A
Sindonews.com – Para pemain Persib Bandung sedang menikmati liburan yang panjang sesudah mengakhiri kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2011-2012. Walau begitu, sebelum para pemain menikmati liburan panjang memasukin bulan Ramadhan pelatih fisik Persib Bandung, Dino Sefriyanto sudah memberikan program ke masing-masing pemainnya.
Menurut Dino, ada beberapa pemain yg perlu ditambah latihannya dan ada juga yang harus dikurangi latihannya. Sebagian besar pemain Maung Bandung – julukan Persib – akan menjalani kewajiban tersebut dan Dino menyadari tidak pantas memforsir tenaga mereka di saat menjalani puasa.
“Meski istirahat tapi tetap aktif berlatih. Tidak boleh istirahat total, karena pengaruh ke jantung dan otot mengingat kondisi tubuh atlet dengan orang biasa berbeda. Idealnya, dilakukan tiga kali seminggu,” ungkap Dino kepada wartawan, (19/7).
Selama 2 minggu kedepan, lanjut Dino, para pemain akan berlibur total dari aktivitas latihan rutin Persib. “Bulan puasa tidak ada masalah untuk latihan. Sorenya tetap bergerak, melakukan pemanasan. Asalkan jangan melakukan olahraga anaerobic,” sambung pria jebolan FPOK UPI itu.
Latihan ringan yang disarankan Dino adalah fitnes dengan intensitas yang cukup. Hal itu perlu diperhatikan mengingat saat menjalani libur kompetisi jantung dan otot para pemain digunakan untuk beristirahat dan melakukan pemulihan setelah bermain sepanjang kompetisi. “Yang bagus itu jogging sebanyak 3 kali seminggu. Latihan gym yang ringan. Futsal itu boleh, tapi kalau bisa tidak usah. Karena dalam intensitas yang tinggi beresiko cedera,” paparnya.
Ramadhan sendiri merupakan bulan yang ditunggu-tunggu umat Muslim di seluruh dunia. Maka dari itu, tambah Dino, tidak melarang kalau ada pemain yang ingin berlatih sendiri. Justru, dia di masa rehat kompetisi pemain lebih baik untuk tidak istirahat total agar saat berkumpul dengan tim saat persiapan menjelang kompetisi selanjutnya, kondisi fisik pemain tidak kolaps.
“Pemain tidak boleh dalam kondisi nol, tapi harus ada di sekitar 60 persen saat nanti memasuki kompetisi baru. Masa persiapan sendiri adalah 3 bulan. Dalam 3 bulan tersebut termasuk di dalamnya latihan fisik, teknik, taktik dan strategi,” pungkasnya.
Menurut Dino, ada beberapa pemain yg perlu ditambah latihannya dan ada juga yang harus dikurangi latihannya. Sebagian besar pemain Maung Bandung – julukan Persib – akan menjalani kewajiban tersebut dan Dino menyadari tidak pantas memforsir tenaga mereka di saat menjalani puasa.
“Meski istirahat tapi tetap aktif berlatih. Tidak boleh istirahat total, karena pengaruh ke jantung dan otot mengingat kondisi tubuh atlet dengan orang biasa berbeda. Idealnya, dilakukan tiga kali seminggu,” ungkap Dino kepada wartawan, (19/7).
Selama 2 minggu kedepan, lanjut Dino, para pemain akan berlibur total dari aktivitas latihan rutin Persib. “Bulan puasa tidak ada masalah untuk latihan. Sorenya tetap bergerak, melakukan pemanasan. Asalkan jangan melakukan olahraga anaerobic,” sambung pria jebolan FPOK UPI itu.
Latihan ringan yang disarankan Dino adalah fitnes dengan intensitas yang cukup. Hal itu perlu diperhatikan mengingat saat menjalani libur kompetisi jantung dan otot para pemain digunakan untuk beristirahat dan melakukan pemulihan setelah bermain sepanjang kompetisi. “Yang bagus itu jogging sebanyak 3 kali seminggu. Latihan gym yang ringan. Futsal itu boleh, tapi kalau bisa tidak usah. Karena dalam intensitas yang tinggi beresiko cedera,” paparnya.
Ramadhan sendiri merupakan bulan yang ditunggu-tunggu umat Muslim di seluruh dunia. Maka dari itu, tambah Dino, tidak melarang kalau ada pemain yang ingin berlatih sendiri. Justru, dia di masa rehat kompetisi pemain lebih baik untuk tidak istirahat total agar saat berkumpul dengan tim saat persiapan menjelang kompetisi selanjutnya, kondisi fisik pemain tidak kolaps.
“Pemain tidak boleh dalam kondisi nol, tapi harus ada di sekitar 60 persen saat nanti memasuki kompetisi baru. Masa persiapan sendiri adalah 3 bulan. Dalam 3 bulan tersebut termasuk di dalamnya latihan fisik, teknik, taktik dan strategi,” pungkasnya.
(wbs)