Carrick kepingin balik bela timnas Inggris
Senin, 23 Juli 2012 - 17:16 WIB
Carrick kepingin balik bela timnas Inggris
A
A
A
Sindonews.com - Gelandang Manchester United Michael Carrick mempertimbangkan kembali ke tim nasional Inggris. Padahal, sebelumnya Carrick pernah meminta untuk tidak disertakan dalam skuad The Three Lions, julukan untuk Inggris, saat Piala Eropa 2012, Juni lalu.
Keputusannya tersebut sempat dikritik mengingat opsi lini tengah Inggris menipis seiring cederanya Frank Lampard dan Gareth Barry. Kini, pemain berusia 30 tahun tersebut telah melunak sikapnya. Ia mengaku siap apabila dipanggil untuk memperkuat timnas Inggris.
"Saya belum mendapat kontak dari Roy Hodgson, jadi akan jadi sebuah kesalahan untuk saya di tahap ini untuk mengambil keputusan sebaliknya. Tapi saya akan mempertimbangkannya, itu jelas," jelas Carrick seperti dilansir Goal, Senin (23/7/2012).
Sebelumnya, Carrick mengaku mempunyai pengalaman buruk di Piala Dunia 2010 saat dibesut Fabio Capello. Kala itu, ia nyaris tidak ditampilkan dalam turnamen empat tahunan di Afrika Selatan tersebut. Pengalaman itulah yang membuat Carrick bersikeras tidak mau berkostum Three Lions.
"Saya tidak menendang pintu dan berkata 'Anda harus memainkan saya atau saya akan pergi'. Ini lebih mirip kasus jika saya tidak akan bermain, maka lebih baik saya tidak berangkat bersama timnas Inggris," tandasnya.
Carrick mengungkapkan frustrasi ketika tim nasional Inggris dibesut Capello. Ia kesal karena jarang mendapat kesempatan bermain hingga membuatnya menegaskan kepada FA pada Januari lalu bahwa dirinya tak ingin dipanggil lagi ke tim berjuluk The Three Lions.
"Saya belum pernah mengatakan ini sebelumnya. Tapi, di Piala Dunia 2010 saya tidak pernah bermain dan saya bahkan tidak mendapat kesempatan sedikit pun. Saya tidak bermain selama 2 tahun, sehingga saya sampai ke tahap di mana saya pikir tidak akan pernah bermain untuk Inggris lagi," ucap Carrick.
Capello yang melatih Inggris sejak 2008 yang lalu dan selalu menempatkan Carrick sebagai salah satu amunisi pada skuadnya. Namun, mantan pemain Tottenham Hotspur itu hanya sekadar duduk manis di bangku cadangan. Capello lebih memilih Steven Gerrard, Frank Lampard, atau Gareth Barry. Sehingga ia memutuskan untuk fokus mencapai puncak performa bersama United.
"Jika Anda tidak bermain pada usia saya, terutama di bawah kepelatihan Capello, maka lebih baik tidak usah dipanggil. Ini keputusan saya," ucapnya.
Keputusannya tersebut sempat dikritik mengingat opsi lini tengah Inggris menipis seiring cederanya Frank Lampard dan Gareth Barry. Kini, pemain berusia 30 tahun tersebut telah melunak sikapnya. Ia mengaku siap apabila dipanggil untuk memperkuat timnas Inggris.
"Saya belum mendapat kontak dari Roy Hodgson, jadi akan jadi sebuah kesalahan untuk saya di tahap ini untuk mengambil keputusan sebaliknya. Tapi saya akan mempertimbangkannya, itu jelas," jelas Carrick seperti dilansir Goal, Senin (23/7/2012).
Sebelumnya, Carrick mengaku mempunyai pengalaman buruk di Piala Dunia 2010 saat dibesut Fabio Capello. Kala itu, ia nyaris tidak ditampilkan dalam turnamen empat tahunan di Afrika Selatan tersebut. Pengalaman itulah yang membuat Carrick bersikeras tidak mau berkostum Three Lions.
"Saya tidak menendang pintu dan berkata 'Anda harus memainkan saya atau saya akan pergi'. Ini lebih mirip kasus jika saya tidak akan bermain, maka lebih baik saya tidak berangkat bersama timnas Inggris," tandasnya.
Carrick mengungkapkan frustrasi ketika tim nasional Inggris dibesut Capello. Ia kesal karena jarang mendapat kesempatan bermain hingga membuatnya menegaskan kepada FA pada Januari lalu bahwa dirinya tak ingin dipanggil lagi ke tim berjuluk The Three Lions.
"Saya belum pernah mengatakan ini sebelumnya. Tapi, di Piala Dunia 2010 saya tidak pernah bermain dan saya bahkan tidak mendapat kesempatan sedikit pun. Saya tidak bermain selama 2 tahun, sehingga saya sampai ke tahap di mana saya pikir tidak akan pernah bermain untuk Inggris lagi," ucap Carrick.
Capello yang melatih Inggris sejak 2008 yang lalu dan selalu menempatkan Carrick sebagai salah satu amunisi pada skuadnya. Namun, mantan pemain Tottenham Hotspur itu hanya sekadar duduk manis di bangku cadangan. Capello lebih memilih Steven Gerrard, Frank Lampard, atau Gareth Barry. Sehingga ia memutuskan untuk fokus mencapai puncak performa bersama United.
"Jika Anda tidak bermain pada usia saya, terutama di bawah kepelatihan Capello, maka lebih baik tidak usah dipanggil. Ini keputusan saya," ucapnya.
(akr)