KOI sangsi bonus Olimpiade terealisasi
Selasa, 24 Juli 2012 - 15:24 WIB
KOI sangsi bonus Olimpiade terealisasi
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah akan memberikan bonus hingga Rp 1 miliar untuk setiap atlet Indonesia yang berhasil meraih medali emas dalam dalam Olimpiade 2012 di London. Namun sayangnya bonus yang ditawarkan pemerintah untuk atlet berprestasi dianggap bohong belaka.
Wakil Sekjen Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Hifni Hasan mengatakan KOI menargetkan di ajang olahraga terbesar dunia tersebut Indonesia dapat meraih dua emas. Dua cabang tersebut yakni cabang olahraga (cabor) bulu tangkis dari ganda campuran dan cabang angkat besi.
"Ini dilihat dari prestasi atlet terakhir dan kami menargetkan dari dua cabor tersebut," jelas Hifni Hasan ketika dihubungi, Selasa (24/7/2012).
Sementara itu ketika ditanya mengenai bonus untuk para atlet, Hasan mengatakan 1 milliar untuk satu medali emas, sedangkan untuk perak 300 juta dan perunggu 250 juta.
Dirinya berharap apresiasi tersebut harus dapat terealisasikan dan jangan sama seperti Asian Beach Games (ABG) dimana Menpora menjanjikan 250 juta jika berhasil menang dan itu telah dibuktikan para atlet. Akan tetapi dua bulan terakhir seusai ajang di Oman tersebut Menpora tidak memberikan gelagat yang baik. Hal ini yang membuat para atlet kecewa.
"Sampai sekarang belum ada tanda-tanda untuk memberikan apresiasi tersebut dan atlet ABG sudah sangat kecewa dengan janji tersebut," tegas Hasan.
Untuk mengklarifikasi hal tersebut Sindonews berusaha menelepon salah satu pegawai Menpora. Namun, hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban dari instansi terkait.
Wakil Sekjen Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Hifni Hasan mengatakan KOI menargetkan di ajang olahraga terbesar dunia tersebut Indonesia dapat meraih dua emas. Dua cabang tersebut yakni cabang olahraga (cabor) bulu tangkis dari ganda campuran dan cabang angkat besi.
"Ini dilihat dari prestasi atlet terakhir dan kami menargetkan dari dua cabor tersebut," jelas Hifni Hasan ketika dihubungi, Selasa (24/7/2012).
Sementara itu ketika ditanya mengenai bonus untuk para atlet, Hasan mengatakan 1 milliar untuk satu medali emas, sedangkan untuk perak 300 juta dan perunggu 250 juta.
Dirinya berharap apresiasi tersebut harus dapat terealisasikan dan jangan sama seperti Asian Beach Games (ABG) dimana Menpora menjanjikan 250 juta jika berhasil menang dan itu telah dibuktikan para atlet. Akan tetapi dua bulan terakhir seusai ajang di Oman tersebut Menpora tidak memberikan gelagat yang baik. Hal ini yang membuat para atlet kecewa.
"Sampai sekarang belum ada tanda-tanda untuk memberikan apresiasi tersebut dan atlet ABG sudah sangat kecewa dengan janji tersebut," tegas Hasan.
Untuk mengklarifikasi hal tersebut Sindonews berusaha menelepon salah satu pegawai Menpora. Namun, hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban dari instansi terkait.
(wbs)