Taufik berharap dapat teruskan tradisi emas
Rabu, 25 Juli 2012 - 10:53 WIB
Taufik berharap dapat teruskan tradisi emas
A
A
A
Sindonews.com - Optimisme tinggi dilambungkan pebulu tangkis andalan Indonesia Taufik Hidayat. Juara dunia 2005 dan Olimpiade Athena 2004 itu bertekad melanjutkan tradisi emas Indonesia dengan menjadi yang terbaik di Olimpiade London 2012 yang digelar 27 Juli–12 Agustus mendatang.
“Kalau memungkinkan, atlet bulu tangkis dapat mempertahankan tradisi emas,” ujar Taufik kepada Antara, setibanya di Bandara Heathrow, London, bersama sembilan atlet bulu tangkis lainnya termasuk juara All England ganda campuranTontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
Menurut putra pasangan Aris Haris dan Enok Dartilah ini, setiap atlet yang datang ke London sudah siap bertanding. Dia pun mengaku tidak ada kendala berarti karena semua atlet bulu tangkis akan berusaha memberikan yang terbaik. Apalagi, mereka sudah melakukan latihan setiap hari dan ikut bertanding secara rutin.
Sementara itu, Chief de Mission Delegasi Indonesia ke Olimpiade Erick Thohir mengakui Taufik bisa mempertahankan emas di Olimpiade. Selain itu, peraih juara ganda campuran All England Tontowi/ Liliyana juga menjadi harapan bagi delegasi Indonesia di Olimpiade. “Bila Taufik mau, pasti bisa,” kata Erick.
Erick mengatakan, dari hasil drawing, atlet bulu tangkis Indonesia berada di pool yang cukup berat. Kalaupun lolos ke semifinal, mereka akan bertemu peringkat 1. “Saya berharap para pemain tidak mendapat tekanan. Drawing memang tidak menguntungkan. Namun, berita baiknya, semua lawan pernah mereka kalahkan,” ujarnya.
Erick mengakui Indonesia memang lebih fokus di ganda campuran, meski secara hitung-hitungan mereka akan menghadapi pebulu tangkis peringkat 1 dunia di semifinal. Dalam kesempatan itu,Erick minta seluruh atlet berbuat yang terbaik. Sementara itu, Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto menyatakan hasil undian Olimpiade 2012 menjadi penentu langkah emas Indonesia di London. Dia menilai hasil undian tersebut masih memungkinkan bagi Indonesia meraih hasil baik.
“Undian babak knock-outcukup berat,terutama di sektor tunggal putra.Tapi,anak-anak sudah mempersiapkan secara maksimal demi meraih prestasi terbaik,” kata Yacob.
“Asal bisa melewati Thailand dan China, peluang ganda campuran terbilang paling besar. Tapi, ingat, ganda Korea Selatan juga bukan lawan yang mudah,” lanjutnya.
Meski Taufik Hidayat dan Simon Santoso mendapat lawan yang mudah pada babak grup, mereka akan mendapatkan rintangan yang sangat sulit di babak 16 besar jika lolos. Sebab, Lin Dan akan menantang Taufik dan Lee Chong Wei siap menghentikan Simon jika keduanya lolos ke perdelapan final.
Soal peluang, Yacob tetap optimistis. Dia menilai peluang ada di ganda campuran yang menjadi andalan Indonesia, yakni Tontowi/Liliyana yang jadi unggulan ketiga.
“Kalau memungkinkan, atlet bulu tangkis dapat mempertahankan tradisi emas,” ujar Taufik kepada Antara, setibanya di Bandara Heathrow, London, bersama sembilan atlet bulu tangkis lainnya termasuk juara All England ganda campuranTontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
Menurut putra pasangan Aris Haris dan Enok Dartilah ini, setiap atlet yang datang ke London sudah siap bertanding. Dia pun mengaku tidak ada kendala berarti karena semua atlet bulu tangkis akan berusaha memberikan yang terbaik. Apalagi, mereka sudah melakukan latihan setiap hari dan ikut bertanding secara rutin.
Sementara itu, Chief de Mission Delegasi Indonesia ke Olimpiade Erick Thohir mengakui Taufik bisa mempertahankan emas di Olimpiade. Selain itu, peraih juara ganda campuran All England Tontowi/ Liliyana juga menjadi harapan bagi delegasi Indonesia di Olimpiade. “Bila Taufik mau, pasti bisa,” kata Erick.
Erick mengatakan, dari hasil drawing, atlet bulu tangkis Indonesia berada di pool yang cukup berat. Kalaupun lolos ke semifinal, mereka akan bertemu peringkat 1. “Saya berharap para pemain tidak mendapat tekanan. Drawing memang tidak menguntungkan. Namun, berita baiknya, semua lawan pernah mereka kalahkan,” ujarnya.
Erick mengakui Indonesia memang lebih fokus di ganda campuran, meski secara hitung-hitungan mereka akan menghadapi pebulu tangkis peringkat 1 dunia di semifinal. Dalam kesempatan itu,Erick minta seluruh atlet berbuat yang terbaik. Sementara itu, Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto menyatakan hasil undian Olimpiade 2012 menjadi penentu langkah emas Indonesia di London. Dia menilai hasil undian tersebut masih memungkinkan bagi Indonesia meraih hasil baik.
“Undian babak knock-outcukup berat,terutama di sektor tunggal putra.Tapi,anak-anak sudah mempersiapkan secara maksimal demi meraih prestasi terbaik,” kata Yacob.
“Asal bisa melewati Thailand dan China, peluang ganda campuran terbilang paling besar. Tapi, ingat, ganda Korea Selatan juga bukan lawan yang mudah,” lanjutnya.
Meski Taufik Hidayat dan Simon Santoso mendapat lawan yang mudah pada babak grup, mereka akan mendapatkan rintangan yang sangat sulit di babak 16 besar jika lolos. Sebab, Lin Dan akan menantang Taufik dan Lee Chong Wei siap menghentikan Simon jika keduanya lolos ke perdelapan final.
Soal peluang, Yacob tetap optimistis. Dia menilai peluang ada di ganda campuran yang menjadi andalan Indonesia, yakni Tontowi/Liliyana yang jadi unggulan ketiga.
(akr)