Ngetweet rasis, atlet Yunani diusir dari London
Kamis, 26 Juli 2012 - 10:57 WIB
Ngetweet rasis, atlet Yunani diusir dari London
A
A
A
Sindonews.com - Tuan rumah Olimpiade 2012, Inggris tengah berjuang keras melawan tindakan tercela dan rasisme dalam pertandingan selama berjalannya Olimpiade 2012. Itu terbukti dengan banyaknya atlet Olimpiade 2012 yang menerima sanksi akibat ulah tidak patut yang dilakukan para suporternya. Bahkan atlet lompat jangkit Yunani berperilaku rasis, membuat dirinya dikeluarkan dari Olimpiade London 2012.
Atlet lompat jangkit Paraskevi (Voula) Papachristou telah dikeluarkan dari tim Yunani untuk Olimpiade London, atas komentar-komentarnya yang berlawanan dengan nilai-nilai dan ide gerakan Olimpiade," demikian pernyataan komite.
Voula memang sudah menghapus tweetnya mengenai lelucon terhadap imigran warga Afrika yang ada di negaranya. Tapi, hal itu sudah terlambat karena tweetannya sudah dibaca banyak orang dan sampai ke komisi Olimpiade Yunani, sehingga memutuskan untuk tidak mengikutsertakannya untuk tampil di Olimpiade pertamanya.
Papachristou, yang harus meninggalkan London setelah selama beberapa hari menjadi bagian dari tim Yunani yang berkekuatan 105 orang, meminta maaf atas komentarnya di Twitter.
"Saya ingin meminta maaf untuk semua teman saya, yang mungkin merasa terejek atau malu karenanya, Tim Nasional, juga kepada orang-orang dan perusahaan yang mendukung karir atletik saya. Terakhir, saya ingin meminta maaf kepada pelatih dan keluarga saya," sesal Paraskevi (23 tahun) Ghiboosport Kamis (26/7/2012).
Atlet lompat jangkit Paraskevi (Voula) Papachristou telah dikeluarkan dari tim Yunani untuk Olimpiade London, atas komentar-komentarnya yang berlawanan dengan nilai-nilai dan ide gerakan Olimpiade," demikian pernyataan komite.
Voula memang sudah menghapus tweetnya mengenai lelucon terhadap imigran warga Afrika yang ada di negaranya. Tapi, hal itu sudah terlambat karena tweetannya sudah dibaca banyak orang dan sampai ke komisi Olimpiade Yunani, sehingga memutuskan untuk tidak mengikutsertakannya untuk tampil di Olimpiade pertamanya.
Papachristou, yang harus meninggalkan London setelah selama beberapa hari menjadi bagian dari tim Yunani yang berkekuatan 105 orang, meminta maaf atas komentarnya di Twitter.
"Saya ingin meminta maaf untuk semua teman saya, yang mungkin merasa terejek atau malu karenanya, Tim Nasional, juga kepada orang-orang dan perusahaan yang mendukung karir atletik saya. Terakhir, saya ingin meminta maaf kepada pelatih dan keluarga saya," sesal Paraskevi (23 tahun) Ghiboosport Kamis (26/7/2012).
(wbs)