Giggs sesumbar tumbangkan Senegal
Kamis, 26 Juli 2012 - 11:20 WIB
Giggs sesumbar tumbangkan Senegal
A
A
A
Sindonews.com - Ryan Giggs berharap di Pertandingan pembuka sepak bola di Olimpiade London antara Britania Raya dan Senegal akan dimenangkan anak asuh Stuart Pearce. Laga tersebut akan di mainkan di stadion kebanggaan Manchester United yaitu Old Trafford.
Menurutnya, kesempatan bermain dikandang sendiri akan menjadi keuntungan bagi rekan-rekan yang berada di skuad Pearce untuk meraih kemenangan pertama di ajang olah raga terbesar tersebut.
Bersama Manchester United, Giggs telah membuktikan kemampuannya dengan membawa 12 gelar Liga Premier, empat Piala FA, empat Piala Liga, dan dua gelar Liga Champions. karenanya dengan keberadaan pemain timnas Wales tersebut di Britania Raya diharapkan dapat membawa keberuntungan yang sama saat dirinya berada di klub.
Dirinya berharap dapat membawa pasukan Stuart Pearce menuju Wembley dan berhasil meraih medali emas.
“Selama bermain sepak bola saya sudah mengoleksi sejumlah gelar, namun akan lebih lengkap jika seluruh trofi tersebut disandingkan bersama dengan medali emas yang Olimpiade London,” jelas Giggs seperti dilansir The Sun, Kamis (26/7/2012).
“Saya masih merasa kecewa belum pernah mendapatkan suatu kejuaraan besar internasional dengan Wales dan dengan kesempatan terakhir dalam karir saya bersama Britania Raya, mudah-mudahan mendapatkan keberuntungan,” tambahnya.
Giggs menambahkan, selama berada di dalam skuad dirinya salalu mempunyai keinginan yang sangat besar yaitu membawa kemenangan di setiap pertandingannya dan memenangkan turnamen atau ajang olah raga terbesar tersebut.
Diakuinya, mungkin pencapaian itu akan sulit tapi dirinya percaya Britania Raya akan keluar sebagai pemenang dimana terdapat sejumlah pemain berkualitas. Kepercayaan dirinya tersebut tumbuh ketika pelatih Setan Merah Sir Alex Ferguson sangat mendukung keputusan untuk bergabung bersama pasukan Pearce.
“Mungkin ini akan menjadi sulit karena ada banyak kualitas di turnamen tersebut, tapi kami juga memiliki pemain berkualitas dalam kamar ganti kami. Ferguson, sejak awal selalu mendukung keputusan yang saya ambil dan dia juga mengingnkan saya untuk menjadi bagian di Olimpiade London,” tuturnya.
Menurutnya, kesempatan bermain dikandang sendiri akan menjadi keuntungan bagi rekan-rekan yang berada di skuad Pearce untuk meraih kemenangan pertama di ajang olah raga terbesar tersebut.
Bersama Manchester United, Giggs telah membuktikan kemampuannya dengan membawa 12 gelar Liga Premier, empat Piala FA, empat Piala Liga, dan dua gelar Liga Champions. karenanya dengan keberadaan pemain timnas Wales tersebut di Britania Raya diharapkan dapat membawa keberuntungan yang sama saat dirinya berada di klub.
Dirinya berharap dapat membawa pasukan Stuart Pearce menuju Wembley dan berhasil meraih medali emas.
“Selama bermain sepak bola saya sudah mengoleksi sejumlah gelar, namun akan lebih lengkap jika seluruh trofi tersebut disandingkan bersama dengan medali emas yang Olimpiade London,” jelas Giggs seperti dilansir The Sun, Kamis (26/7/2012).
“Saya masih merasa kecewa belum pernah mendapatkan suatu kejuaraan besar internasional dengan Wales dan dengan kesempatan terakhir dalam karir saya bersama Britania Raya, mudah-mudahan mendapatkan keberuntungan,” tambahnya.
Giggs menambahkan, selama berada di dalam skuad dirinya salalu mempunyai keinginan yang sangat besar yaitu membawa kemenangan di setiap pertandingannya dan memenangkan turnamen atau ajang olah raga terbesar tersebut.
Diakuinya, mungkin pencapaian itu akan sulit tapi dirinya percaya Britania Raya akan keluar sebagai pemenang dimana terdapat sejumlah pemain berkualitas. Kepercayaan dirinya tersebut tumbuh ketika pelatih Setan Merah Sir Alex Ferguson sangat mendukung keputusan untuk bergabung bersama pasukan Pearce.
“Mungkin ini akan menjadi sulit karena ada banyak kualitas di turnamen tersebut, tapi kami juga memiliki pemain berkualitas dalam kamar ganti kami. Ferguson, sejak awal selalu mendukung keputusan yang saya ambil dan dia juga mengingnkan saya untuk menjadi bagian di Olimpiade London,” tuturnya.
(wbs)