Tolak Made in China, Xinhua nilai politik AS munafik
Kamis, 26 Juli 2012 - 12:10 WIB
Tolak Made in China, Xinhua nilai politik AS munafik
A
A
A
Sindonews.com - Kantor berita resmi Tiongkok mengecam anggota DPR Amerika yang mengeluh bahwa seragam atlet Amerika yang dipakai di Olimpiade London adalah buatan Tiongkok.
Kantor Berita Xinhua hari Senin menyebut kecaman Amerika atas seragam Olimpiade buatan Tiongkok adalah “munafik'' dan “tidak bertanggung jawab.''
Xinhua secara sinis menyarankan agar semua anggota DPR Amerika mungkin harus dilarang “mengenakan segala'' produk yang dibuat di luar negeri, sebuah pembatasan yang hampir mustahil dilakukan dalam perekonomian global saat ini.
Praktek outsourcing (alih daya) menjadi perhatian besar pekan ini ketika berbagai kantor berita Amerika menyoroti label "Made in China" pada jas, kaos dan celana merah putih biru yang akan dipakai oleh atlet-atlet Olimpiade Amerika dalam Olimpiade mendatang di London.
Ketua Fraksi Mayoritas di Senat Amerika Harry Reid mengatakan keputusan outsourcing itu "mutlak salah" pada saat buruh industri tekstil Amerika "kesulitan mencari kerja."
Kantor berita Xinhua juga merujuk pada pernyataan Senator AS Harry Reid, yang telah menyerukan agar seragam Olimpiade Amerika buatan Tiongkok itu seharusnya ditumpuk dan dibakar.
Xinhua mencemooh pernyataan Reid dengan menyatakan “jika ada yang harus dibakar, justru kemunafikan politik Amerika yang mesti dibakar.'' seruanya.
Seperti dibetritakan sebelumnya, sebagian anggota Kongres dan para atlet Amerika Serikat marah setelah mengetahui bahwa seragam resmi tim Olimpiade AS ternyata dibuat di China. Kedigdayaan China sebagai “raksasa” baru dunia dalam berbagai bidang,membuat para politisi di Negeri Paman Sam Amerika Serikat tidak senang.
Namun, pakar ekonomi yang meneliti industri pakaian mengatakan outsourcing (alih daya) pekerja adalah bagian tren yang lebih luas. Bahkan desainer ternama AS, Ralph Lauren mengatakan hanya sebatas perancang. Setelah diteliti, seragam rancangan Lauren itu diproduksi di China, yang memang secara politik kerap berseberangan dengan Amerika.
Mengetahui seragam atletnya dibuat di China, pimpinan senat Amerika Serikat, Harry Reid, meminta Komite Olimpiade Amerika Serikat segera membakar seragam tersebut. "Harusnya Komite Olimpiade merasa malu atas kejadian ini," ucap Reid kepada yahoo sport.
Kantor Berita Xinhua hari Senin menyebut kecaman Amerika atas seragam Olimpiade buatan Tiongkok adalah “munafik'' dan “tidak bertanggung jawab.''
Xinhua secara sinis menyarankan agar semua anggota DPR Amerika mungkin harus dilarang “mengenakan segala'' produk yang dibuat di luar negeri, sebuah pembatasan yang hampir mustahil dilakukan dalam perekonomian global saat ini.
Praktek outsourcing (alih daya) menjadi perhatian besar pekan ini ketika berbagai kantor berita Amerika menyoroti label "Made in China" pada jas, kaos dan celana merah putih biru yang akan dipakai oleh atlet-atlet Olimpiade Amerika dalam Olimpiade mendatang di London.
Ketua Fraksi Mayoritas di Senat Amerika Harry Reid mengatakan keputusan outsourcing itu "mutlak salah" pada saat buruh industri tekstil Amerika "kesulitan mencari kerja."
Kantor berita Xinhua juga merujuk pada pernyataan Senator AS Harry Reid, yang telah menyerukan agar seragam Olimpiade Amerika buatan Tiongkok itu seharusnya ditumpuk dan dibakar.
Xinhua mencemooh pernyataan Reid dengan menyatakan “jika ada yang harus dibakar, justru kemunafikan politik Amerika yang mesti dibakar.'' seruanya.
Seperti dibetritakan sebelumnya, sebagian anggota Kongres dan para atlet Amerika Serikat marah setelah mengetahui bahwa seragam resmi tim Olimpiade AS ternyata dibuat di China. Kedigdayaan China sebagai “raksasa” baru dunia dalam berbagai bidang,membuat para politisi di Negeri Paman Sam Amerika Serikat tidak senang.
Namun, pakar ekonomi yang meneliti industri pakaian mengatakan outsourcing (alih daya) pekerja adalah bagian tren yang lebih luas. Bahkan desainer ternama AS, Ralph Lauren mengatakan hanya sebatas perancang. Setelah diteliti, seragam rancangan Lauren itu diproduksi di China, yang memang secara politik kerap berseberangan dengan Amerika.
Mengetahui seragam atletnya dibuat di China, pimpinan senat Amerika Serikat, Harry Reid, meminta Komite Olimpiade Amerika Serikat segera membakar seragam tersebut. "Harusnya Komite Olimpiade merasa malu atas kejadian ini," ucap Reid kepada yahoo sport.
(wbs)