Inggris Raya membuka asa
Selasa, 31 Juli 2012 - 10:52 WIB
Inggris Raya membuka asa
A
A
A
Sindonews.com – Kemenangan 3-1 Inggris Raya atas Uni Emirat Arab membuka asa Ryan Giggs dkk lolos ke babak perempat final. Tim besutan Pelatih Stuart Pearce ini cukup menahan seri Uruguay di laga terakhir penyisihan Grup A Olimpiade London 2012 untuk lolos ke fase berikutnya.
Tampil di depan lebih dari 85.000 penonton yang hadir di Stadion Wembley,Minggu (29/7),pasukan Pearce tampil gemilang. Pada pertandingan yang disaksikan langsung Pangeran William dan David Beckham, Giggs berhasil mencatatkan namanya di papan skor.Gol yang dicetak Giggs membawa timnya unggul lebih dulu pada menit ke- 16.Hasil ini membuat dirinya menjadi pencetak gol tertua di Olimpiade London 2012.
Rashed Eisa sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1.Namun, penampilan Inggris Raya yang trengginas membuat Scott Sinclair dan Daniel Sturridge kembali menambah keunggulan skuad tim Pearce pada menit ke-73 dan 76. Dengan kemenangan ini,Inggris Raya berada di posisi teratas klasemen grup dengan empat poin,diikuti Senegal di posisi kedua dengan poin yang sama.
Di laga awal,pasukan Inggris Raya ditahan imbang 1-1 oleh Senegal.Di laga kedua,mereka berhasil memetik kemenangan. Senegal secara mengejutkan berhasil mengalahkan Uruguay dengan skor 2-0. Kondisi seperti ini ,ketiganya harus memainkan partai penentu pada laga terakhir. Bagi Giggs,pertandingan menghadapi Luis Suarez dkk adalah laga hidup dan mati. Hal serupa berlaku untuk Uruguay.
Pasalnya,Uruguay harus memetik kemenangan jika ingin melaju ke perempat final.Namun,jika tim asuhan Pearce bisa menahan imbang Suarez dkk,mereka akan melaju ke babak berikutnya.“Ini adalah sistem gugur yang instan,”ungkap Pearce, dilansir Telegraph. Pertandingan Inggris Raya melawan Uruguay dipastikan berlangsung panas.
Karena,dua pentolan klub Liga Primer, yakni Giggs yang merupakan pemain Manchester United (MU) dan Suarez yang berkostum Liverpool akan bertemu.Giggs menegaskan akan menjabat tangan Suarez meski terjadi ketegangan antarklub mereka.“Ya,saya akan menjabat tangannya, ”ungkap Giggs. Pada laga penentuan menghadapi Uruguay,Pearce mengaku timnya akan mendapat tekanan yang berbeda dari sebelumnya.
Meski Uruguay harus tunduk pada Senegal,belum tentu mereka menjadi lawan yang mudah bagi Inggris Raya. Menurut Pearce,Uruguay juga salah satu tim favorit di Grup A.“Tekanan jelas akan datang lebih besar saat berhadapan dengan Uruguay.Seluruh pertandingan adalah final meski mereka masih dalam penyisihan grup,”ungkap Pearce.
Senegal tampil bagus pada Olimpiade London 2012.Mereka mampu meredam Inggris Raya dan mengalahkan Uruguay dua gol tanpa balas.Hal inilah yang membuat Uruguay harus bekerja keras pada laga penentu melawan Inggris Raya.Serangan yang dilancarkan 10 pemain Senegal tidak mampu dibendung Suarez dkk. Dua gol yang diciptakan Moussa Konate membuat Uruguay harus rela kehilangan poin.
Jika Senegal mampu meraih poin penuh saat melawan Uni Emirat Arab, mereka akan lolos ke putaran selanjutnya. “Senegal benar–benar luar biasa. Mereka yakin dengan apa yang mereka miliki.Di atas kertas,mereka lawan yang mudah.Tapi,mereka lawan yang sangat kuat,”ungkap Pearce. Sementara itu,Pelatih Uruguay Oscar Tabarez membantah reaksi negatif terhadap Suarez.
Pemain Liverpool ini dikabarkan menjadi efek negatif pada timnya dan itu menjadi faktor kekalahan yang diterima Uruguay. “Saya tidak peduli dengan apa yang orang katakan,itu bukanlah masalah bagi saya.Kami tahu itu akan terjadi.Namun, Suarez adalah anggota tim kami,”papar Tabarez,dilansir Daily Mail.
Tampil di depan lebih dari 85.000 penonton yang hadir di Stadion Wembley,Minggu (29/7),pasukan Pearce tampil gemilang. Pada pertandingan yang disaksikan langsung Pangeran William dan David Beckham, Giggs berhasil mencatatkan namanya di papan skor.Gol yang dicetak Giggs membawa timnya unggul lebih dulu pada menit ke- 16.Hasil ini membuat dirinya menjadi pencetak gol tertua di Olimpiade London 2012.
Rashed Eisa sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1.Namun, penampilan Inggris Raya yang trengginas membuat Scott Sinclair dan Daniel Sturridge kembali menambah keunggulan skuad tim Pearce pada menit ke-73 dan 76. Dengan kemenangan ini,Inggris Raya berada di posisi teratas klasemen grup dengan empat poin,diikuti Senegal di posisi kedua dengan poin yang sama.
Di laga awal,pasukan Inggris Raya ditahan imbang 1-1 oleh Senegal.Di laga kedua,mereka berhasil memetik kemenangan. Senegal secara mengejutkan berhasil mengalahkan Uruguay dengan skor 2-0. Kondisi seperti ini ,ketiganya harus memainkan partai penentu pada laga terakhir. Bagi Giggs,pertandingan menghadapi Luis Suarez dkk adalah laga hidup dan mati. Hal serupa berlaku untuk Uruguay.
Pasalnya,Uruguay harus memetik kemenangan jika ingin melaju ke perempat final.Namun,jika tim asuhan Pearce bisa menahan imbang Suarez dkk,mereka akan melaju ke babak berikutnya.“Ini adalah sistem gugur yang instan,”ungkap Pearce, dilansir Telegraph. Pertandingan Inggris Raya melawan Uruguay dipastikan berlangsung panas.
Karena,dua pentolan klub Liga Primer, yakni Giggs yang merupakan pemain Manchester United (MU) dan Suarez yang berkostum Liverpool akan bertemu.Giggs menegaskan akan menjabat tangan Suarez meski terjadi ketegangan antarklub mereka.“Ya,saya akan menjabat tangannya, ”ungkap Giggs. Pada laga penentuan menghadapi Uruguay,Pearce mengaku timnya akan mendapat tekanan yang berbeda dari sebelumnya.
Meski Uruguay harus tunduk pada Senegal,belum tentu mereka menjadi lawan yang mudah bagi Inggris Raya. Menurut Pearce,Uruguay juga salah satu tim favorit di Grup A.“Tekanan jelas akan datang lebih besar saat berhadapan dengan Uruguay.Seluruh pertandingan adalah final meski mereka masih dalam penyisihan grup,”ungkap Pearce.
Senegal tampil bagus pada Olimpiade London 2012.Mereka mampu meredam Inggris Raya dan mengalahkan Uruguay dua gol tanpa balas.Hal inilah yang membuat Uruguay harus bekerja keras pada laga penentu melawan Inggris Raya.Serangan yang dilancarkan 10 pemain Senegal tidak mampu dibendung Suarez dkk. Dua gol yang diciptakan Moussa Konate membuat Uruguay harus rela kehilangan poin.
Jika Senegal mampu meraih poin penuh saat melawan Uni Emirat Arab, mereka akan lolos ke putaran selanjutnya. “Senegal benar–benar luar biasa. Mereka yakin dengan apa yang mereka miliki.Di atas kertas,mereka lawan yang mudah.Tapi,mereka lawan yang sangat kuat,”ungkap Pearce. Sementara itu,Pelatih Uruguay Oscar Tabarez membantah reaksi negatif terhadap Suarez.
Pemain Liverpool ini dikabarkan menjadi efek negatif pada timnya dan itu menjadi faktor kekalahan yang diterima Uruguay. “Saya tidak peduli dengan apa yang orang katakan,itu bukanlah masalah bagi saya.Kami tahu itu akan terjadi.Namun, Suarez adalah anggota tim kami,”papar Tabarez,dilansir Daily Mail.
(wbs)