Blue Samurai tampil memukau
Selasa, 31 Juli 2012 - 12:10 WIB
Blue Samurai tampil memukau
A
A
A
Sindonews.com – Seperti kisah perang dunia kedua, di antara dominasi Eropa sebagai negeri penjajah,Jepang hadir menjadi sosok menakutkan. Olimpiade London 2012 pun menjadi titik penentuan.
Sebelum menggapai target menjuarai Piala Dunia Brasil 2014, Jepang ingin medali emas sepak bola diboyong ke Tokyo. Jepang tak main-main.Untuk mencapai tujuan itu,Pemerintah Jepang menghadirkan Alberto Zaccheroni untuk menggembleng punggawa BlueSamurai,julukan Jepang.Datang sejak pertengahan 2010,pelatih berkebangsaan Italia yang telah menukangi sekitar 13 tim di Italia itu langsung diplot menangani tim senior Jepang.
Misi awalnya adalah memenangkan medali emas sepak bola Asian Games untuk pertama kali dan itu berhasil tercapai. Samurai Birupun menatap jauh ke depan. Medali Olimpiade 2012 dibidik.Karena itu, Asisten Pelatih Zaccheroni di timnas senior,Takashi Sekizuka,diperintahkan turun gunung untuk menukangi Young Samurai,julukan timnas Jepang U-23.Tugas pertama Sekizuka adalah mencari bibit berbakat untuk digodok.
Nama-nama pemain usia muda seperti,Gotoku Sakai,Takashi Usami,Hiroshi Kiyotake, Yuki Otsu,dan Kensuke Nagai digandeng sebagai proyeksi masa depan Jepang menggantikan sejarah Hidotosi Nakata,Shunsuke Nakamura,hingga Shinji Kagawa di pentas Benua Biru.Dengan eksplorasi pemain muda sejak dini ini diharapkan akan mematangkan timnas Jepang di Piala Dunia nantinya. Hasilnya cukup memukau.
Menjamu Spanyol sebagai calon kuat peraih medali emas,Jepang tampil trengginas dan mematahkan keabsahan Spanyol sebagai Juara Dunia dan Eropa lewat gol Yuki Otsu.Jepang memastikan diri ke perempat final setelah menjungkalkan Maroko 1-0 lewat gol Nagai pada menit ke-84. Meski dipastikan lolos,Jepang harus menjalani satu partai pamungkas Grup D kontra Honduras.
Kendati Jepang hanya butuh poin seri,Honduras dipastikan bermain ngotot.Ini lantaran Honduras perlu hasil maksimal untuk menemani Jepang melangkah ke perempat final.“ Kami ingin ke perempat final dengan status juara grup.Karena itu,kami menatap pertandingan selanjutnya (kontra Honduras) dengan serius,”ungkap Nagai,seusai pertandingan,dilansir Japan Times.
Sebelum menggapai target menjuarai Piala Dunia Brasil 2014, Jepang ingin medali emas sepak bola diboyong ke Tokyo. Jepang tak main-main.Untuk mencapai tujuan itu,Pemerintah Jepang menghadirkan Alberto Zaccheroni untuk menggembleng punggawa BlueSamurai,julukan Jepang.Datang sejak pertengahan 2010,pelatih berkebangsaan Italia yang telah menukangi sekitar 13 tim di Italia itu langsung diplot menangani tim senior Jepang.
Misi awalnya adalah memenangkan medali emas sepak bola Asian Games untuk pertama kali dan itu berhasil tercapai. Samurai Birupun menatap jauh ke depan. Medali Olimpiade 2012 dibidik.Karena itu, Asisten Pelatih Zaccheroni di timnas senior,Takashi Sekizuka,diperintahkan turun gunung untuk menukangi Young Samurai,julukan timnas Jepang U-23.Tugas pertama Sekizuka adalah mencari bibit berbakat untuk digodok.
Nama-nama pemain usia muda seperti,Gotoku Sakai,Takashi Usami,Hiroshi Kiyotake, Yuki Otsu,dan Kensuke Nagai digandeng sebagai proyeksi masa depan Jepang menggantikan sejarah Hidotosi Nakata,Shunsuke Nakamura,hingga Shinji Kagawa di pentas Benua Biru.Dengan eksplorasi pemain muda sejak dini ini diharapkan akan mematangkan timnas Jepang di Piala Dunia nantinya. Hasilnya cukup memukau.
Menjamu Spanyol sebagai calon kuat peraih medali emas,Jepang tampil trengginas dan mematahkan keabsahan Spanyol sebagai Juara Dunia dan Eropa lewat gol Yuki Otsu.Jepang memastikan diri ke perempat final setelah menjungkalkan Maroko 1-0 lewat gol Nagai pada menit ke-84. Meski dipastikan lolos,Jepang harus menjalani satu partai pamungkas Grup D kontra Honduras.
Kendati Jepang hanya butuh poin seri,Honduras dipastikan bermain ngotot.Ini lantaran Honduras perlu hasil maksimal untuk menemani Jepang melangkah ke perempat final.“ Kami ingin ke perempat final dengan status juara grup.Karena itu,kami menatap pertandingan selanjutnya (kontra Honduras) dengan serius,”ungkap Nagai,seusai pertandingan,dilansir Japan Times.
(wbs)