Eko raih mendali pertama Indonesia
Selasa, 31 Juli 2012 - 13:40 WIB
Eko raih mendali pertama Indonesia
A
A
A
Sindonews.com - Eko Yuli Irawan, Lifter putra berhasil menyumbangkan medali perunggu setelah menempati peringkat ketiga pada lomba di kelas 62 kg yang berlangsung di Excel London, Selasa (31/7). Kontingen Indonesia memastikan medali pertama di ajang Olimpiade London 2012 dari cabang angkat besi.
Di pertandingan tersebut, Eko mencatatkan total angkatan 317 kg. Ia melakukan angkatan snatch 145 kg dan clean and jerk 172 kg. Dengan hasil tersebut, Eko mampu menduduki peringkat ketiga. Medali emas pada kelas 62 putra ini direbut lifter Korea Utara, Kim Un Guk, yang mencetak total angkatan 327 kg. Sedangkan medali perak direbut lifter asal Kolombia, Figueroa Mosquera, yang juga membukukan total angkatan 317 kg.
Un Guk mencatat rekor olimpiade untuk angkatan snatch-nya seberat 153 kg dan membukukan rekor dunia baru untuk total angkatan 327 kg. Sedangkan Figueroa berhasil mengukir rekor baru olimpiade untuk angkatan clean and jerk di kelas ini dengan angkatan seberat 177 kg.
Atlet Indonesia lainnya yang berlaga di kelas 62 kg, Muhamad Hasabi, gagal menyumbangkan medali karena harus puas di peringkat 7. Hasabi hanya mampu mencatat total angkatan 301 kg. Ini adalah medali perunggu kedua Eko setelah meraih hasil yang sama di Olimpiade Beijing 2008
Di pertandingan tersebut, Eko mencatatkan total angkatan 317 kg. Ia melakukan angkatan snatch 145 kg dan clean and jerk 172 kg. Dengan hasil tersebut, Eko mampu menduduki peringkat ketiga. Medali emas pada kelas 62 putra ini direbut lifter Korea Utara, Kim Un Guk, yang mencetak total angkatan 327 kg. Sedangkan medali perak direbut lifter asal Kolombia, Figueroa Mosquera, yang juga membukukan total angkatan 317 kg.
Un Guk mencatat rekor olimpiade untuk angkatan snatch-nya seberat 153 kg dan membukukan rekor dunia baru untuk total angkatan 327 kg. Sedangkan Figueroa berhasil mengukir rekor baru olimpiade untuk angkatan clean and jerk di kelas ini dengan angkatan seberat 177 kg.
Atlet Indonesia lainnya yang berlaga di kelas 62 kg, Muhamad Hasabi, gagal menyumbangkan medali karena harus puas di peringkat 7. Hasabi hanya mampu mencatat total angkatan 301 kg. Ini adalah medali perunggu kedua Eko setelah meraih hasil yang sama di Olimpiade Beijing 2008
(wbs)