Raih emas, perenang Cina dicurigai gunakan doping

Selasa, 31 Juli 2012 - 14:29 WIB
Raih emas, perenang...
Raih emas, perenang Cina dicurigai gunakan doping
A A A
Sindonews.com - Cina untuk pertama kalinya pada Olimpiade London 2012 terlibat dalam kontroversi penggunaan doping, setelah satu atlet renang Ye Shiwen dicurigai menggunakan doping untuk mendongkrak penampilannya. Shiwen sendiri sebelumnya mencatatkan hasil gemilang dengan memperoleh medali emas di nomor 400 meter.

Tak hanya meraih emas, perenang yang berusia 16 tahun ini juga mencetak rekor dunia dengan mampu mengalahkan catatan waktu yang dibuat perenang asal Amerika Ryan Lochte dengan selisih waktu 58.68 detik lebih cepat. Hal ini membuat kecurigaan dari Direktur eksekutif Asosiasi Renang Dunia Leonard John Amerika yang mengatakan hasil tersebut sulit untuk dipercaya.

"Kami ingin sangat berhati-hati sebelumnya menyebutnya penggunaan doping. Tapi satu hal yang ingin saya katakan dalam sejarah mengatakan setiap kali kita melihat hasil yang memukau maka kita harus mencurigainya. Pengalaman sebelumnya menunjukkan kemudian hari mereka menggunakan doping," ucap Leonard seperti dilansir Guardian, Selasa (31/7/2012).

Leonard menambahkan contohnya adalah saat perenang asal Australia Stephanie Rice yang memenangkan emas di Beijing pada tahun 2008 yang lalu setelah kinerjanya yang memukau dengan catatan waktu yang sangat cepat. Pemegang rekor dunia Ariana Kukors mengatakan hasil itu sebagai hal yang menakjubkan dan sulit untuk dipercaya.

"Sepertinya ia adalah superwoman. Setiap saat seseorang bisa tampak seperti superwoman tapi dalam sejarah olahraga ini mereka kemudian telah ditemukan bersalah menggunakan doping. Lalu kita juga bisa mengingat kepada beberapa atlet renang dari Jerman Timur. Sebelumnya, prestasi menakjubkan juga diraih oleh seorang atlet renang muda dari Irlandia di Olimpiade Atlanta," terangnya.

Meski atlet Cina telah banyak mengalami kemajuan, hal tersebut bisa dilihat dari tahun 2008 Cina sudah bisa menyaingin perolehan mendali yang biasanya didominasi oleh Amerika Serikat. Ye lebih cepat kurang lebih tujuh detik dari rekor Olimpide 400 meter tunggal dibandingkan dengan kejuaraan dunia beberapa Juli yang lalu. Leonard mengatakan meskipun kemajuan besar ini mungkin dicapai, hal itu akan sangat sulit untuk dipercaya.
(akr)
Berita Terkait
Kemenpora Janjikan Bonus...
Kemenpora Janjikan Bonus Lifter Peraih Perak Olimpiade London
Olimpiade London 2012,...
Olimpiade London 2012, Skandal Doping Terbesar dalam Sejarah
Walikota London Kerap...
Walikota London Kerap Diancam dan Harus Dikawal 15 Polisi karena Dia Muslim
Tangis Haru Citra Febrianti...
Tangis Haru Citra Febrianti Dapat Realokasi Medali Perak Olimpiade London 2012
Tahukah Kamu? Ponsel...
Tahukah Kamu? Ponsel Mu BIsa Mendengarkan Anda
10 Tahun Menunggu, Lifter...
10 Tahun Menunggu, Lifter Indonesia Citra Febrianti Terima Medali Perak Olimpiade London
Berita Terkini
Skuad Timnas Norwegia...
Skuad Timnas Norwegia Foto Ala Pasukan Viking Menuju Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
5 jam yang lalu
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
6 jam yang lalu
Cipta Cendikia FA U-15...
Cipta Cendikia FA U-15 dan Putri JP Jakarta U-18 Juara Hydroplus Soccer League Jakarta 2025/2026
9 jam yang lalu
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
15 jam yang lalu
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
15 jam yang lalu
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved