Remaja 17 tahun ditangkap di Olimpiade
Selasa, 31 Juli 2012 - 19:53 WIB
Remaja 17 tahun ditangkap di Olimpiade
A
A
A
Sindonews.com - Pemuda berusia 17 tahun ditangkap kepolisian Inggris setelah remaja tersebut menulis pesan yang kurang mengenakkan terhadap atlet loncat indah Inggris, Tom Daley lewat akun Twitternya.
Ejekan yang dilontarkan remaja tersebut setelah Daley gagal meraih medali. Sebelumnya Daley bersama Pete Waterfield hanya mampu berhasil menempati urutan keempat dalam loncat indah 10 meter. Tak lama setelah tahu kedua loncat indah ini tidak berhasil menyumbangkan medali, remaja itu langsung menulis lewat akun twitternya.
Pesan yang muncul dari pengguna dengan nama Rileyy69 tersebut mengatakan Anda membuat ayah kalian sangat kecewa dan saya harap Anda tahu mengenai hal itu. Setelah melihat kata-kata tersebut Daley menjawab.
“Setelah memberikan seluruh usaha saya dengan kerja keras, justru saya malah mendapatkan kiriman yang sangat kurang menyenangkan dari orang bodoh ini,” jelas Daley seperti dilansir SkySports, Selasa (31/7/2012).
Usai mendapatkan respon yang sangat marah tersebut dari Daley, Rilleyy69 berusaha untuk meminta maaf kepada Daley serta tim loncat indah Britania Raya. Namun, dia mentweeted lewat akun yang lain yakni @TomDaley1994.
Isi komentarnya itu yakni ‘‘saya hanya ingin tim loncat indah memenangkan pertandingan di Olimpiade London 2012 dan mendapatkan medali emas. Tapi ketika melihat hasil itu saya hanya kesal, karena tidak dapat memenangkan pertandingan, saya minta maaf atas kata-kata saya yang sudah dilontarkan semoga Daley dapat memaafkan saya.’’
Sementara itu, kepolisian Dorset diminta untuk menyelidiki insiden itu dan melakukan penangkapan pada Selasa pagi.
“Seorang pria berusia 17 tahun telah ditangkap oleh polisi Dorset pada dini hari tadi di sebuah Wisma di daerah Weymouth karena dicurigai melakukan ejekan yang sangat berbahaya,” ujar juru bicara pihak kepolisian Dorset.
Sedangkan Wakil Walikota, Duncan Goodhew mengatakan perilaku seseorang yang telah menulis tersebut sangat mengerikan dan dirinya berharap pihak kepolisian dapat memprosesnya hingga kejadian tersebut.
“Sangat mengerikan mendengar orang berperilaku demikian. Saya kira media sosial di satu sisi sangat berguna serta fantastis, tapi ternyata sebaliknya dimana mereka dapat menghancurkan kehidupan masyarakat. Jadi saya pikir orang harus jauh lebih berhati-hati tentang apa yang mereka katakan atau tulis,” tambah Goohew.
Ejekan yang dilontarkan remaja tersebut setelah Daley gagal meraih medali. Sebelumnya Daley bersama Pete Waterfield hanya mampu berhasil menempati urutan keempat dalam loncat indah 10 meter. Tak lama setelah tahu kedua loncat indah ini tidak berhasil menyumbangkan medali, remaja itu langsung menulis lewat akun twitternya.
Pesan yang muncul dari pengguna dengan nama Rileyy69 tersebut mengatakan Anda membuat ayah kalian sangat kecewa dan saya harap Anda tahu mengenai hal itu. Setelah melihat kata-kata tersebut Daley menjawab.
“Setelah memberikan seluruh usaha saya dengan kerja keras, justru saya malah mendapatkan kiriman yang sangat kurang menyenangkan dari orang bodoh ini,” jelas Daley seperti dilansir SkySports, Selasa (31/7/2012).
Usai mendapatkan respon yang sangat marah tersebut dari Daley, Rilleyy69 berusaha untuk meminta maaf kepada Daley serta tim loncat indah Britania Raya. Namun, dia mentweeted lewat akun yang lain yakni @TomDaley1994.
Isi komentarnya itu yakni ‘‘saya hanya ingin tim loncat indah memenangkan pertandingan di Olimpiade London 2012 dan mendapatkan medali emas. Tapi ketika melihat hasil itu saya hanya kesal, karena tidak dapat memenangkan pertandingan, saya minta maaf atas kata-kata saya yang sudah dilontarkan semoga Daley dapat memaafkan saya.’’
Sementara itu, kepolisian Dorset diminta untuk menyelidiki insiden itu dan melakukan penangkapan pada Selasa pagi.
“Seorang pria berusia 17 tahun telah ditangkap oleh polisi Dorset pada dini hari tadi di sebuah Wisma di daerah Weymouth karena dicurigai melakukan ejekan yang sangat berbahaya,” ujar juru bicara pihak kepolisian Dorset.
Sedangkan Wakil Walikota, Duncan Goodhew mengatakan perilaku seseorang yang telah menulis tersebut sangat mengerikan dan dirinya berharap pihak kepolisian dapat memprosesnya hingga kejadian tersebut.
“Sangat mengerikan mendengar orang berperilaku demikian. Saya kira media sosial di satu sisi sangat berguna serta fantastis, tapi ternyata sebaliknya dimana mereka dapat menghancurkan kehidupan masyarakat. Jadi saya pikir orang harus jauh lebih berhati-hati tentang apa yang mereka katakan atau tulis,” tambah Goohew.
(akr)