Komite Olimpiade berikan apresiasi kepada Shiwen
Selasa, 31 Juli 2012 - 21:01 WIB
Komite Olimpiade berikan apresiasi kepada Shiwen
A
A
A
Sindonews.com - Pihak International Komite Olimpiade (IOC), Mark Adams memberikan apresiasi kepada atlet renang asal Cina, Ye Shiwen dan mengesampingkan spekulasi penggunaan doping terhadap Shiwen. Ye Shiwen menjadi orang pertama Cina yang mendapatkan medali emas di nomor 400 meter di Olimpiade London 2012.
“Semua orang di dunia harus memberikan apresiasi kepada Shiwen, sebab ini merupakan prestasi yang sangat nyata. Mengenai kasus doping harus melalui pengujian,” jelas Adams seperti dilansir Sky Sports, Selasa (31/7/2012).
Adams menambahkan semua atlet yang mengikuti ajang olahraga terbesar di dunia ini, pasti menginginkan medali. Sehingga persaingan untuk mendapatkan medali tersebut sangat membutuhkan kerja keras.
“Saya dapat menggambarkan semua atlet terbaik dunia pasti melakukan persaingan yang sangat ketat tingkat olahraga tertinggi di semua cabang,” tambahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, tak hanya meraih emas, perenang yang berusia 16 tahun ini juga mencetak rekor dunia dengan mampu mengalahkan catatan waktu yang dibuat perenang asal Amerika Ryan Lochte dengan selisih waktu 58.68 detik lebih cepat.
Hal ini membuat kecurigaan dari Direktur eksekutif Asosiasi Renang Dunia Leonard John Amerika yang mengatakan hasil tersebut sulit untuk dipercaya.
Cina sendiri sudah mengalami kemajuan setelah Olimpiade 2008 dan sudah bisa menyaingi perolehan medali yang biasanya didominasi Amerika Serikat.
“Semua orang di dunia harus memberikan apresiasi kepada Shiwen, sebab ini merupakan prestasi yang sangat nyata. Mengenai kasus doping harus melalui pengujian,” jelas Adams seperti dilansir Sky Sports, Selasa (31/7/2012).
Adams menambahkan semua atlet yang mengikuti ajang olahraga terbesar di dunia ini, pasti menginginkan medali. Sehingga persaingan untuk mendapatkan medali tersebut sangat membutuhkan kerja keras.
“Saya dapat menggambarkan semua atlet terbaik dunia pasti melakukan persaingan yang sangat ketat tingkat olahraga tertinggi di semua cabang,” tambahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, tak hanya meraih emas, perenang yang berusia 16 tahun ini juga mencetak rekor dunia dengan mampu mengalahkan catatan waktu yang dibuat perenang asal Amerika Ryan Lochte dengan selisih waktu 58.68 detik lebih cepat.
Hal ini membuat kecurigaan dari Direktur eksekutif Asosiasi Renang Dunia Leonard John Amerika yang mengatakan hasil tersebut sulit untuk dipercaya.
Cina sendiri sudah mengalami kemajuan setelah Olimpiade 2008 dan sudah bisa menyaingi perolehan medali yang biasanya didominasi Amerika Serikat.
(akr)