Petinju Jepang ke perempat final usai keluarkan USD 500
Kamis, 02 Agustus 2012 - 17:06 WIB
Petinju Jepang ke perempat final usai keluarkan USD 500
A
A
A
Sindonews.com - Petinju Jepang, Satoshi Shimizu harus mengeluarkan biaya sebesar USD 500 untuk membuatnya tetap melaju ke babak perempat final kelas bantam Olimpiade London 2012.
Biaya tersebut dikeluarkan Satosi untuk mengajukan banding setelah ia merasa dirugikan dengan keputusan wasit memenangkan petinju asal Azerbaijan, Magomed Abdulhamidov yang menjadi lawannya.
Penolakan petinju asal Jepang ini karena pada pertandingan itu, ia berhasil menjatuhkan lawannya sebanyak lima kali, namun wasit asal Tukmenistan, Ishanguly Meretnyyazov justru tidak menganggap nilai tersebut.
Padahal Asosiasi Tinju Dunia (AIBA) menilai seharusnya pertandingan tersebut dihentikan. Saat AIBA melihat siaran ulang pertandingan tersebut yang berlangsung di Arena Excel London, putusan banding tersebut diterima dan Shimizu berhasil keluar sebagai pemenang.
“Saya terkejut mendengar nilai terakhir saya, padahal dia jatuh berkali-kali. Saya bertanya mengapa saya tidak menang,” kata Shimizu seperti dilansir BBC Sports, Kamis (2/8/2012).
Shimizu menambahkan kemenangan ini adalah saat yang sangat mengesankan bagi dirinya dimana dia terus melaju ke babak selanjutnya yaitu perempat final. Dengan adanya kejadian seperti ini, Shimizu berharap terus memperbaiki penampilannya.
“Saat berada di Inggris dan melakukan pertandingan, saya melihat begitu banyak penonton yang mendukung saya. Sehingga saya sangat senang melihat dukungan fantastis tersebut dan untuk pertandingan selanjutnya saya berusaha untuk terus memperbaiki penampilannya,” tambahnya.
Biaya tersebut dikeluarkan Satosi untuk mengajukan banding setelah ia merasa dirugikan dengan keputusan wasit memenangkan petinju asal Azerbaijan, Magomed Abdulhamidov yang menjadi lawannya.
Penolakan petinju asal Jepang ini karena pada pertandingan itu, ia berhasil menjatuhkan lawannya sebanyak lima kali, namun wasit asal Tukmenistan, Ishanguly Meretnyyazov justru tidak menganggap nilai tersebut.
Padahal Asosiasi Tinju Dunia (AIBA) menilai seharusnya pertandingan tersebut dihentikan. Saat AIBA melihat siaran ulang pertandingan tersebut yang berlangsung di Arena Excel London, putusan banding tersebut diterima dan Shimizu berhasil keluar sebagai pemenang.
“Saya terkejut mendengar nilai terakhir saya, padahal dia jatuh berkali-kali. Saya bertanya mengapa saya tidak menang,” kata Shimizu seperti dilansir BBC Sports, Kamis (2/8/2012).
Shimizu menambahkan kemenangan ini adalah saat yang sangat mengesankan bagi dirinya dimana dia terus melaju ke babak selanjutnya yaitu perempat final. Dengan adanya kejadian seperti ini, Shimizu berharap terus memperbaiki penampilannya.
“Saat berada di Inggris dan melakukan pertandingan, saya melihat begitu banyak penonton yang mendukung saya. Sehingga saya sangat senang melihat dukungan fantastis tersebut dan untuk pertandingan selanjutnya saya berusaha untuk terus memperbaiki penampilannya,” tambahnya.
(akr)