Ahsan/Bona kandas di perempat final
Kamis, 02 Agustus 2012 - 18:48 WIB
Ahsan/Bona kandas di perempat final
A
A
A
Sindonews.com - Tim bulu tangkis Indonesia harus kembali gagal meraih emas setelah pasangan ganda putra Muhammad Ahsan/Bona Septano harus kandas dari pasangan Korea Selatan, Lee Yong Dae/Jung Jae Sung dalam dua set langsung 21-12 dan 21-16.
Menghadapi pasangan ganda putra Korea Selatan, Ahsan/Bona sepertinya kehilangan irama permainan terbaiknya. Ini terlihat sejak set pertama tekanan demi tekanan yang diberikan Lee Yong/Jung Jae membuat pasangan Indonesia kewalahan mengantisipasi serangan bertubi-tubi tersebut.
“Kami akui pertahanan dan serangan Lee/Jung lebih baik bahkan sangat baik. Kedua pasangan tersebut sangat solid dan Lee sangat baik saat mengantisipasi bola,” jelas Ahsan seperti dilansir situs resmi PBSI, Kamis (2/8/2012).
Pada gim pertama Korea Selatan berhasil memukul telak Ahsan/Bona dengan skor 21-12. Meski berhasil naik empat angka namun Indonesia harus kembali mengakui kehebatan pasangan Korea pada gim kedua dengan skor 21-16.
Diakui Ahsan, selama pertandingan beberapa kali Jung harus terjatuh saat menerima hantaman keras smashnya, namun mereka masih mampu mengembalikan bola tersebut dengan sangat baik.
Sementara itu, penampilan baik dari Lee membuat pasangan ganda putra Indonesia ini mengincar Jung dengan memberikan bola-bola sulit. Namun, Lee tampaknya sudah mengetahui kelemahan Jung dan langsung membantu rekannya tersebut yang sering melakukan kesalahan.
“Dia tahu kami incar, dan dia sudah siap. Sebetulnya mengincar dia juga susah, tidak bisa sekali pukul mati, tetapi harus beberapa kali dan Lee sangat baik mengcover rekannya,” jelas Ahsan.
Dengan hasil ini secara otamatis untuk mempertahankan medali dari cabang olahraga bulu tangkis bisa dikatakan sangat sulit. Sebab, Indonesia hanya menyisakan satu wakilnya dari ganda campuran yakni Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang akan bertanding besok.
Menghadapi pasangan ganda putra Korea Selatan, Ahsan/Bona sepertinya kehilangan irama permainan terbaiknya. Ini terlihat sejak set pertama tekanan demi tekanan yang diberikan Lee Yong/Jung Jae membuat pasangan Indonesia kewalahan mengantisipasi serangan bertubi-tubi tersebut.
“Kami akui pertahanan dan serangan Lee/Jung lebih baik bahkan sangat baik. Kedua pasangan tersebut sangat solid dan Lee sangat baik saat mengantisipasi bola,” jelas Ahsan seperti dilansir situs resmi PBSI, Kamis (2/8/2012).
Pada gim pertama Korea Selatan berhasil memukul telak Ahsan/Bona dengan skor 21-12. Meski berhasil naik empat angka namun Indonesia harus kembali mengakui kehebatan pasangan Korea pada gim kedua dengan skor 21-16.
Diakui Ahsan, selama pertandingan beberapa kali Jung harus terjatuh saat menerima hantaman keras smashnya, namun mereka masih mampu mengembalikan bola tersebut dengan sangat baik.
Sementara itu, penampilan baik dari Lee membuat pasangan ganda putra Indonesia ini mengincar Jung dengan memberikan bola-bola sulit. Namun, Lee tampaknya sudah mengetahui kelemahan Jung dan langsung membantu rekannya tersebut yang sering melakukan kesalahan.
“Dia tahu kami incar, dan dia sudah siap. Sebetulnya mengincar dia juga susah, tidak bisa sekali pukul mati, tetapi harus beberapa kali dan Lee sangat baik mengcover rekannya,” jelas Ahsan.
Dengan hasil ini secara otamatis untuk mempertahankan medali dari cabang olahraga bulu tangkis bisa dikatakan sangat sulit. Sebab, Indonesia hanya menyisakan satu wakilnya dari ganda campuran yakni Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang akan bertanding besok.
(akr)