Usai Olimpiade, BWF akan selidiki video pertandingan
Kamis, 02 Agustus 2012 - 21:40 WIB
Usai Olimpiade, BWF akan selidiki video pertandingan
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Presiden Federasi Dunia Bulutangkis (BWF), Paisan Rangsikitpho mengatakan akan meninjau kembali semua pertandingan bulu tangkis pada Olimpiade London 2012 melalui tayangan video. Hal ini terkait dengan kasus manipulasi pertandingan yang melibatkan delapan pasangan dari tiga negara.
“Sekarang kami telah memperoleh semua kaset tayangan. Namun, saat ini kami tidak punya waktu begitu banyak. Tapi, setelah turnamen selesai kita akan melihat untuk meninjau semuanya atau seluruh situasi,” jelas Paisan Rangsikitpho seperti dilansir, Reuters Sport, Kamis (2/8/2012).
Rangsikitpho menambahkan nantinya hasil kajian tersebut tidak akan mengubah hasil turnamen, tetapi ini akan membantu BWF untuk memutuskan apakah akan bertahan dengan format awal yang telah membuat kontroversial atau tidak.
“Saya pikir sebagian besar pertandingan telah diterima dengan baik, tapi saya pikir sesuatu akan di coba untuk mengubah dan menjamin keadilan,” tambahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, delapan pasangan ganda putri yang terlibat kasus manipulasi pertandingan yakni Yu Yang/Wang Xiaoli (Cina), Jung Kyung-eu/Kim Ha-na dan Ha Jung eun/Kim Min Jung (Korea Selatan) serta pasangan dari Indonesia, Greysia Polii/Meiliana Jauhari.
Kedelapan pasangan ini mendapatkan hukuman diskualifikasi pada babak perempat final oleh BWF setelah dianggap bermain curang.
“Sekarang kami telah memperoleh semua kaset tayangan. Namun, saat ini kami tidak punya waktu begitu banyak. Tapi, setelah turnamen selesai kita akan melihat untuk meninjau semuanya atau seluruh situasi,” jelas Paisan Rangsikitpho seperti dilansir, Reuters Sport, Kamis (2/8/2012).
Rangsikitpho menambahkan nantinya hasil kajian tersebut tidak akan mengubah hasil turnamen, tetapi ini akan membantu BWF untuk memutuskan apakah akan bertahan dengan format awal yang telah membuat kontroversial atau tidak.
“Saya pikir sebagian besar pertandingan telah diterima dengan baik, tapi saya pikir sesuatu akan di coba untuk mengubah dan menjamin keadilan,” tambahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, delapan pasangan ganda putri yang terlibat kasus manipulasi pertandingan yakni Yu Yang/Wang Xiaoli (Cina), Jung Kyung-eu/Kim Ha-na dan Ha Jung eun/Kim Min Jung (Korea Selatan) serta pasangan dari Indonesia, Greysia Polii/Meiliana Jauhari.
Kedelapan pasangan ini mendapatkan hukuman diskualifikasi pada babak perempat final oleh BWF setelah dianggap bermain curang.
(akr)