Raih emas, Fraser tegaskan sebagai ratu sprint
Minggu, 05 Agustus 2012 - 14:26 WIB
Raih emas, Fraser tegaskan sebagai ratu sprint
A
A
A
Sindonews.com - Atlet Jamaika Shelly Ann Fraser Pryce membuktikan dirinya sebagai ratu sprint ketika ia mempertahankan mahkota Olimpiade dengan meraih emas di nomor 100 meter putri pada Olimpiade London 2012, Sabtu malam.
Fraser Pryce meraih mendali dengan catatan waktu 10.75 detik atau lebih cepat 0.03 detik dari pelari asal Amerika Carmelita Jeter yang berada di tempat kedua. Sedangkan untuk rekan senegaranya Veronica Campbell Brown hanya berhasil meraih perunggu dengan catatan waktu 10.81 detik dan Carmelita meraih perak dengan waktu 10.78 detik.
Terakhir adalah atlet asal Amerika Gail Devers yang pernah berhasil mempertahankan medali emas untuk nomor 100 meter saat di Barcelona dan Atlanta pada tahun 1996. Sedangkan Fraser memulai catatan gemilangnya saat Olimpiade Beijing 2008, yang menjadikan tonggak awal bagi dirinya mendapatkan emas turnamen besar dunia dan diteruskan emas di Olimpiade London kali ini.
Selanjutnya Fraser-Pryce juga pernah menjadi juara dunia di dua nomor yaitu 100 meter putri dan 4x100 meter estafet dalam turnamen di Jerman.
"Saat ini berbeda saat saya meraih medali di Beijing, karena saat itu saya masih muda dan tidak percaya saya dapat menang. Kali ini saya lebih berpengalaman, meski sedikit gugup tetapi saya yakin Tuhan akan selalu mendampingi saya," ucapnya seperti dilansir Dailymail, Minggu (5/8/2012).
Sebelumnya pada tahun 2010 ia pernah mendapatkan hasil positif menggunakan obat dan sempat harus absen selama enam bulan. Kini ia mampu menjawabnya dengan emas yang diraihnya di London. Bahkan pelari berusia 25 tahun ini masih dapat menambah perolehan medalinya, pasalnya ia akan mengikuti pertandingan di babak penyisihan nomor lari 200 meter dan estafet putri yang juga dimana Fraser Pryce turut ambil bagian.
Fraser Pryce meraih mendali dengan catatan waktu 10.75 detik atau lebih cepat 0.03 detik dari pelari asal Amerika Carmelita Jeter yang berada di tempat kedua. Sedangkan untuk rekan senegaranya Veronica Campbell Brown hanya berhasil meraih perunggu dengan catatan waktu 10.81 detik dan Carmelita meraih perak dengan waktu 10.78 detik.
Terakhir adalah atlet asal Amerika Gail Devers yang pernah berhasil mempertahankan medali emas untuk nomor 100 meter saat di Barcelona dan Atlanta pada tahun 1996. Sedangkan Fraser memulai catatan gemilangnya saat Olimpiade Beijing 2008, yang menjadikan tonggak awal bagi dirinya mendapatkan emas turnamen besar dunia dan diteruskan emas di Olimpiade London kali ini.
Selanjutnya Fraser-Pryce juga pernah menjadi juara dunia di dua nomor yaitu 100 meter putri dan 4x100 meter estafet dalam turnamen di Jerman.
"Saat ini berbeda saat saya meraih medali di Beijing, karena saat itu saya masih muda dan tidak percaya saya dapat menang. Kali ini saya lebih berpengalaman, meski sedikit gugup tetapi saya yakin Tuhan akan selalu mendampingi saya," ucapnya seperti dilansir Dailymail, Minggu (5/8/2012).
Sebelumnya pada tahun 2010 ia pernah mendapatkan hasil positif menggunakan obat dan sempat harus absen selama enam bulan. Kini ia mampu menjawabnya dengan emas yang diraihnya di London. Bahkan pelari berusia 25 tahun ini masih dapat menambah perolehan medalinya, pasalnya ia akan mengikuti pertandingan di babak penyisihan nomor lari 200 meter dan estafet putri yang juga dimana Fraser Pryce turut ambil bagian.
(akr)