China borong emas Olimpiade cabang bulu tangkis
Senin, 06 Agustus 2012 - 16:38 WIB
China borong emas Olimpiade cabang bulu tangkis
A
A
A
Sindonews.com - Tim bulu tangkis China telah mencetak sejarah baru dalam Olimpiade London 2012, usai ganda putra Cai Yun/Fu Haifeng meraih emas dengan Mathias Boe/Carsten Mogensen dari Denmark dalam dua gim langsung, 21-16, 21-15. Dengan hasil itu China memborong semua medali emas pada Olimpiade London kali ini.
Selanjutnya China semakin menegaskan sebagai rajanya cabang bulu tangkis dengan menempatkan wakil terbaiknya Lin Dan yang berhasil medali emas olimpiade keduanya setelah di final mengalahkan Lee Chong Wei dari Malaysia dengan tiga set.
“Saya tidak dapat berpikir apa-apa saat ini. Saya sangat, sangat bahagia. Medali emas ini adalah buah dari kerja keras saya sejak 2008. Sangat berat menjadi pemain China karena kami bekerja sangat keras dan mengorbankan banyak hal,” ucap pemain yang dijuluki Super Dan ini seperti dilansir situs resmi PBSI, Senin (6/8/2012).
Sebelumnya medali emas pertama China di persembahkan oleh pasangan ganda campuran Zhang Nan/Zhao Yunlei setelah mengalahkan rekan senegaranya pada babak final Xu Chen/Ma Jin, 21-11, 21-17. Tak berhenti sampai disitu dominasi China juga merambah ke nomor putri.
Kembali Zhao Yunlei menyumbangkan emas untuk negeri tirai bambu tersebut pada nomor ganda putri bersama pasangannya Tian Qing. “Ini diluar ekspektasi saya untuk memenangkan dua medali emas olimpiade. Saya tidak terlalu membebani diri saya sendiri, namun hanya berbuat yang terbaik," ujar Zhao.
Dia juga menambahkan untuk mendapatkan dua medali emas olimpiade, semua orang membutuhkan kerja keras. Hal ini juga dinilai sebagai kunci sukses regenerasi Jepang pada cabang bulu tangkis dengan melahirkan bintang-bintang baru setiap tahunnya.
Terakhir China kembali memastikan all Chinese final setelah dua pemain tunggal putri mereka, Wang Yihan dan Li Xuerui melaju ke babak final. Li akhirnya menobatkan diri menjadi juara setelah menekuk Wang.
Selanjutnya China semakin menegaskan sebagai rajanya cabang bulu tangkis dengan menempatkan wakil terbaiknya Lin Dan yang berhasil medali emas olimpiade keduanya setelah di final mengalahkan Lee Chong Wei dari Malaysia dengan tiga set.
“Saya tidak dapat berpikir apa-apa saat ini. Saya sangat, sangat bahagia. Medali emas ini adalah buah dari kerja keras saya sejak 2008. Sangat berat menjadi pemain China karena kami bekerja sangat keras dan mengorbankan banyak hal,” ucap pemain yang dijuluki Super Dan ini seperti dilansir situs resmi PBSI, Senin (6/8/2012).
Sebelumnya medali emas pertama China di persembahkan oleh pasangan ganda campuran Zhang Nan/Zhao Yunlei setelah mengalahkan rekan senegaranya pada babak final Xu Chen/Ma Jin, 21-11, 21-17. Tak berhenti sampai disitu dominasi China juga merambah ke nomor putri.
Kembali Zhao Yunlei menyumbangkan emas untuk negeri tirai bambu tersebut pada nomor ganda putri bersama pasangannya Tian Qing. “Ini diluar ekspektasi saya untuk memenangkan dua medali emas olimpiade. Saya tidak terlalu membebani diri saya sendiri, namun hanya berbuat yang terbaik," ujar Zhao.
Dia juga menambahkan untuk mendapatkan dua medali emas olimpiade, semua orang membutuhkan kerja keras. Hal ini juga dinilai sebagai kunci sukses regenerasi Jepang pada cabang bulu tangkis dengan melahirkan bintang-bintang baru setiap tahunnya.
Terakhir China kembali memastikan all Chinese final setelah dua pemain tunggal putri mereka, Wang Yihan dan Li Xuerui melaju ke babak final. Li akhirnya menobatkan diri menjadi juara setelah menekuk Wang.
(akr)