Skandal manipulasi kekalahan disidangkan November
Senin, 06 Agustus 2012 - 19:48 WIB
Skandal manipulasi kekalahan disidangkan November
A
A
A
Sindonews.com - Kasus manipulasi kekalahan (sengaja kalah) di Olimpiade London 2012 yang melibatkan pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Meiliana Djauhari ternyata tak berhenti sampai di situ. Bahkan berkembang kabar bahwa nasib keduanya sebagai pebulu tangkis ditentukan November nanti.
Dalam keterangannya kepada wartawan di London, Presiden Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) Dr. Kang Young Joong mengungkapkan masalah ini akan jadi salah satu agenda yang akan dibahas dalam sidang komisi BWF yang dijadwalkan November mendatang.
"Kami sangat menyesalkan terjadi insiden tersebut. Pada prinsipnya, Dewan Eksekutif BWF akan mendukung sepenuhnya segala prosedur yang akan dilakukan untuk menyelesaikan kasus ini," ujar Park seperti yang dilansir Reuters, Senin (6/8/2012).
Park yang berasal dari Korsel juga mengaku malu karena insiden ini justru melibatkan juga dua pasangan ganda putri dari negerinya yakni pasangan Kim Ha Na/Jeung Kyung Eun dan Kim Min Jung/Ha Jeung Eun. Selain kedua pasangan Korsel, satu pasangan lain yang terlibat adalah pasangan Cina, Wang Xiaoli/Yu Yang.
Keempat pasangan pebulu tangkis tersebut didiskualifikasi dari arena Olimpiade London 2012 menyusul permainan tidak sportif di antara mereka. Pasangan Indonesia, Greysia/Meiliana dan Kim Min Jung/Ha Jeung Eun sama-sama tidak ada yang mau menang karena menghindari menjadi juara Grup B agar terhindar dari pertemuan melawan Wang Xiaoli/Yu Yang yang di luar dugaan menjadi runner-up Grup A.
Tindakan apa yang nanti akan dijatuhkan kepada keempat pasangan tersebut Park sendiri belum mau mengungkapkan karena itu akan dirapatkan dulu dengan beberapa komisi terkait. "Yang pasti, Komisi Atlet BWF sudah melakukan tindakan tepat dengan mendiskualifikasi mereka yang terlibat dalam insiden tersebut," tegas Park lagi.
Bahkan, penyelidikan skandal ini juga tidak hanya mengarah kepada atlet yang bermain tapi juga pelatih serta manager. Bukan tidak mungkin federasi bulutangkis negara yang bersangkutan ikut terkena sanksi.
Bahkan, pemain ganda putri Cina, Wang Xiaoli dikabarkan langsung memutuskan mengundurkan diri dari perbulutangkisan dunia menyusul terjadinya insiden tersebut.
Dalam keterangannya kepada wartawan di London, Presiden Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) Dr. Kang Young Joong mengungkapkan masalah ini akan jadi salah satu agenda yang akan dibahas dalam sidang komisi BWF yang dijadwalkan November mendatang.
"Kami sangat menyesalkan terjadi insiden tersebut. Pada prinsipnya, Dewan Eksekutif BWF akan mendukung sepenuhnya segala prosedur yang akan dilakukan untuk menyelesaikan kasus ini," ujar Park seperti yang dilansir Reuters, Senin (6/8/2012).
Park yang berasal dari Korsel juga mengaku malu karena insiden ini justru melibatkan juga dua pasangan ganda putri dari negerinya yakni pasangan Kim Ha Na/Jeung Kyung Eun dan Kim Min Jung/Ha Jeung Eun. Selain kedua pasangan Korsel, satu pasangan lain yang terlibat adalah pasangan Cina, Wang Xiaoli/Yu Yang.
Keempat pasangan pebulu tangkis tersebut didiskualifikasi dari arena Olimpiade London 2012 menyusul permainan tidak sportif di antara mereka. Pasangan Indonesia, Greysia/Meiliana dan Kim Min Jung/Ha Jeung Eun sama-sama tidak ada yang mau menang karena menghindari menjadi juara Grup B agar terhindar dari pertemuan melawan Wang Xiaoli/Yu Yang yang di luar dugaan menjadi runner-up Grup A.
Tindakan apa yang nanti akan dijatuhkan kepada keempat pasangan tersebut Park sendiri belum mau mengungkapkan karena itu akan dirapatkan dulu dengan beberapa komisi terkait. "Yang pasti, Komisi Atlet BWF sudah melakukan tindakan tepat dengan mendiskualifikasi mereka yang terlibat dalam insiden tersebut," tegas Park lagi.
Bahkan, penyelidikan skandal ini juga tidak hanya mengarah kepada atlet yang bermain tapi juga pelatih serta manager. Bukan tidak mungkin federasi bulutangkis negara yang bersangkutan ikut terkena sanksi.
Bahkan, pemain ganda putri Cina, Wang Xiaoli dikabarkan langsung memutuskan mengundurkan diri dari perbulutangkisan dunia menyusul terjadinya insiden tersebut.
(wbs)