Yelena Isinbayeva buru emas ketiga
Senin, 06 Agustus 2012 - 20:33 WIB
Yelena Isinbayeva buru emas ketiga
A
A
A
Sindonews.com - Yelena Isinbayeva berpeluang meraih medali emas olimpiade ketiganya di nomor lompat galah. Dia bertekad untuk mempertahankan juara Olimpiade di nomor lompat galah putri, atau meraih medali emas tiga kali berturut-turut. Sebelumnya, dia menggondol medali dalam Olimpiade 2004 Athena dan Olimpiade 2008 Beijing.
Pemegang rekor dunia itu menjadi salah stu dari 12 finalis yang mampu melampaui ketinggian 5 meter. Namun, untuk mewujudkan mimpinya itu atlet kelahiran Volgograd, Rusia 3 Juni 1982 itu harus melewati rintangan dari Silke Spiegelburg (Jerman), Jennifer Suhr (AS), dan pendatang baru dari Inggris Raya Holly Bleasdale.
Sepanjang sejarah Olimpiade belum ada satu atlet perempuan pun yang bisa meraih tiga emas Olimpiade berturut-turut. Isinbayeva, sebenarnya saat ini masih berjuang untuk kembali ke performa puncaknya setelah meraih emas Olimpiade keduanya di Beijing empat tahun silam.
Belakangan, Isinbayeva nampaknya sudah kembali menemukan penampilan terbaik dalam kejuaraan dunia atletik dalam ruangan di Istanbul, Turki awal tahun ini. Dalam turnamen itu dia mencetak hasil lompatan 5,01 meter tahun ini yang hanya lima centimeter lebih pendek dari rekor dunia atas namanya.
Kendati demikian, Yelena tergolong bukan atlet mementingkan uang semata. "Uang selalu membuat saya senang. Namun, bukan karena itu saya berlomba dan mencoba memecahkan rekor," tegasnya seperti yang dilansir bbcsport, senin (6/8/2012).
Jalan Isinbayeva ke babak final lompat galah nampaknya jauh lebih mudah setelah juara dunia Fabiana Murer asal Brasil gagal mencapai ketinggian maksimum untuk berlaga di babak final.
Pemegang rekor dunia itu menjadi salah stu dari 12 finalis yang mampu melampaui ketinggian 5 meter. Namun, untuk mewujudkan mimpinya itu atlet kelahiran Volgograd, Rusia 3 Juni 1982 itu harus melewati rintangan dari Silke Spiegelburg (Jerman), Jennifer Suhr (AS), dan pendatang baru dari Inggris Raya Holly Bleasdale.
Sepanjang sejarah Olimpiade belum ada satu atlet perempuan pun yang bisa meraih tiga emas Olimpiade berturut-turut. Isinbayeva, sebenarnya saat ini masih berjuang untuk kembali ke performa puncaknya setelah meraih emas Olimpiade keduanya di Beijing empat tahun silam.
Belakangan, Isinbayeva nampaknya sudah kembali menemukan penampilan terbaik dalam kejuaraan dunia atletik dalam ruangan di Istanbul, Turki awal tahun ini. Dalam turnamen itu dia mencetak hasil lompatan 5,01 meter tahun ini yang hanya lima centimeter lebih pendek dari rekor dunia atas namanya.
Kendati demikian, Yelena tergolong bukan atlet mementingkan uang semata. "Uang selalu membuat saya senang. Namun, bukan karena itu saya berlomba dan mencoba memecahkan rekor," tegasnya seperti yang dilansir bbcsport, senin (6/8/2012).
Jalan Isinbayeva ke babak final lompat galah nampaknya jauh lebih mudah setelah juara dunia Fabiana Murer asal Brasil gagal mencapai ketinggian maksimum untuk berlaga di babak final.
(wbs)