Media Selandia Baru dan Australia saling ejek
Senin, 06 Agustus 2012 - 21:10 WIB
Media Selandia Baru dan Australia saling ejek
A
A
A
Sindonews.com - Anjloknya prestasi atlet Australia menjadi bahan ejekan media-media Selandia Baru. Bahkan sejumlah media cetak Australia tak mau mencantumkan Selandia Baru dalam tabel perolehan medali.
Dengan keunggulan sementara ini maka media Selandia Baru ramai-ramai 'mengejek' tetangganya itu. "Raihan emas yang hebat, kami mengalahkan Australia," demikian berita utama dalam situs Fairfax Media seperti yang dilansir bbcsport, Senin (6/8/2012).
"Hai, warga Australia, kami ingin menarik perhatian kalian terutama untuk memasukkan satu baris baru di tabel perolehan medali Olimpiade," lanjut artikel Fairfax Media.
"Yang kami bicarakan adalah satu baris yang disensor media Australia. Satu baris yang menunjukkan Selandia Baru berada di atas Australia, negara olahraga hebat dunia," kecam media itu.
Sementara itu, harian The Herald dalam salah satu tajuknya hari Minggu membahas soal awan kelabu yang meliputi kontingen Australia.
" Awan gelap Australia, terlihat seperti daun pakis berwarna keperakan," ulas The Herald merujuk warna tumbuhan pakis keperakan (Cyathea dealbata) yang merupakan simbol nasional Selandia Baru.
"Australia selalu mengklaim warna mereka hijau dan emas. Tapi sekarang mereka menjadi hijau karena iri," lanjut The Herald.
Selain 'mengejek' Australia, media-media Selandia Baru menyerukan agar rakyat negeri itu merayakan dan menikmati keunggulan atas Australia ini.
Seperti diketahui, Selandia Baru duduk di peringkat ke-14 atau 10 tingkat lebih bagus dari Australia. Selandia Baru sudah meraih tiga emas yang disumbangkan cabang dayung, sementara Australia baru meraup satu emas dari cabang renang. Bahkan di Olimpiade London 2012, sebab hingga hari kesembilan posisi Selandia Baru berada jauh di atas Australia.
Dengan keunggulan sementara ini maka media Selandia Baru ramai-ramai 'mengejek' tetangganya itu. "Raihan emas yang hebat, kami mengalahkan Australia," demikian berita utama dalam situs Fairfax Media seperti yang dilansir bbcsport, Senin (6/8/2012).
"Hai, warga Australia, kami ingin menarik perhatian kalian terutama untuk memasukkan satu baris baru di tabel perolehan medali Olimpiade," lanjut artikel Fairfax Media.
"Yang kami bicarakan adalah satu baris yang disensor media Australia. Satu baris yang menunjukkan Selandia Baru berada di atas Australia, negara olahraga hebat dunia," kecam media itu.
Sementara itu, harian The Herald dalam salah satu tajuknya hari Minggu membahas soal awan kelabu yang meliputi kontingen Australia.
" Awan gelap Australia, terlihat seperti daun pakis berwarna keperakan," ulas The Herald merujuk warna tumbuhan pakis keperakan (Cyathea dealbata) yang merupakan simbol nasional Selandia Baru.
"Australia selalu mengklaim warna mereka hijau dan emas. Tapi sekarang mereka menjadi hijau karena iri," lanjut The Herald.
Selain 'mengejek' Australia, media-media Selandia Baru menyerukan agar rakyat negeri itu merayakan dan menikmati keunggulan atas Australia ini.
Seperti diketahui, Selandia Baru duduk di peringkat ke-14 atau 10 tingkat lebih bagus dari Australia. Selandia Baru sudah meraih tiga emas yang disumbangkan cabang dayung, sementara Australia baru meraup satu emas dari cabang renang. Bahkan di Olimpiade London 2012, sebab hingga hari kesembilan posisi Selandia Baru berada jauh di atas Australia.
(wbs)