Diampuni, Makhloufi raih emas 1,500 meter
Rabu, 08 Agustus 2012 - 05:28 WIB
Diampuni, Makhloufi raih emas 1,500 meter
A
A
A
Sindonews.com – Sungguh beruntung nasib Taoufik Makhloufi. Ia mendapat kesempatan kedua berlomba di nomor lari 1,500 meter setelah didiskualifikasi di nomor 800 meter. Pelari Aljazair itu didiskualifikasi setelah dianggap mengalah agar bisa berkonsentrasi di final 1,500 meter.
Ia mendapatkan pengampunan setelah dokter memberikan rekomendasi kepada IAAF mengenai kondisi kaki Makhloufi yang cedera saat berlomba di nomor 800 meter. Juara Afrika lari 800 meter itu mengaku sangat gembira dengan keberhasilan menyumbangkan emas bagi Aljazair.
’’Ini normal. Saya tidak khawatir dengan segalanya. Saya melanjutkan pemulihan dengan pemijatan,’’kata Makhloufi.’’Saya sangat gembira bisa menang. Tidak mudah untuk menang saat bersaing dengan atlet berprestasi hebat seperti Kiprop dan pelari Kenya,’’lanjut pelari berusia 24 tahun itu.
Makhloufi menjadi yang tercepat dengan catatan waktu tiga menit 34,08 detik. Ia mengikuti jejak rekan senegaranya, Noureddine Morcelli yang meraih emas di Olimpiade Atlanta 1996. Asbel Kiprop yang merupakan juara bertahan dan peraih perak kejuaraan dunia Silas Kiplagat, keduanya dari Kenya, finish di posisi 12 dan ketujuh. Ini kali pertama dalam 20 tahun pelari Kenya gagal meraih medali di Olimpiade.
Medali perak diraih atlet Amerika Serikat, Leonel Manzano. Manzano mengakhiri penantian pelari AS merebut medali sejak Jim Ryun sukses di Olimpiade 1968. Sedangkan perunggu direbut atlet Maroko Abdalaati Iguider.
Ia mendapatkan pengampunan setelah dokter memberikan rekomendasi kepada IAAF mengenai kondisi kaki Makhloufi yang cedera saat berlomba di nomor 800 meter. Juara Afrika lari 800 meter itu mengaku sangat gembira dengan keberhasilan menyumbangkan emas bagi Aljazair.
’’Ini normal. Saya tidak khawatir dengan segalanya. Saya melanjutkan pemulihan dengan pemijatan,’’kata Makhloufi.’’Saya sangat gembira bisa menang. Tidak mudah untuk menang saat bersaing dengan atlet berprestasi hebat seperti Kiprop dan pelari Kenya,’’lanjut pelari berusia 24 tahun itu.
Makhloufi menjadi yang tercepat dengan catatan waktu tiga menit 34,08 detik. Ia mengikuti jejak rekan senegaranya, Noureddine Morcelli yang meraih emas di Olimpiade Atlanta 1996. Asbel Kiprop yang merupakan juara bertahan dan peraih perak kejuaraan dunia Silas Kiplagat, keduanya dari Kenya, finish di posisi 12 dan ketujuh. Ini kali pertama dalam 20 tahun pelari Kenya gagal meraih medali di Olimpiade.
Medali perak diraih atlet Amerika Serikat, Leonel Manzano. Manzano mengakhiri penantian pelari AS merebut medali sejak Jim Ryun sukses di Olimpiade 1968. Sedangkan perunggu direbut atlet Maroko Abdalaati Iguider.
(aww)