Ditonton PM Inggris, Nicola Adams capai final
Kamis, 09 Agustus 2012 - 10:58 WIB
Ditonton PM Inggris, Nicola Adams capai final
A
A
A
Sindonews.com - Petinju putri Inggris Raya kelas terbang, Nicola Adams mengaku bangga bisa lolos ke final Olimpiade London setelah mengalahkan atlet India, Mary Kom dengan skor 11-6. Selanjutnya di final nanti dia akan berhadapan dengan petinju asal Cina, Ren Cancan.
“Latihan yang saya lakukan ternyata bekerja dengan sangat baik dimana saya berhasil mengalahakn Maria Kom. Maria Kom adalah juara dunia tinju putri sebanyak lima kali, sehingga dia harus tampil baik untuk mengalahkan saya. Tapi, saya menunjukkan seberapa baik saya dengan mengalahkan dia,” Jelas Adams seperti dilansir TheSun, Kamis (9/8/2012).
Dalam pertandingan tersebut yang disaksikan 10 ribu penonton, ternyata terdapat Perdana Menteri Inggris, David Cameron yang juga menyaksikan pertandingan di Excel. Menurut Adams, kehadirannya sangat menginspirasi dirinya untuk mengakhiri kegagalan yang pernah dirasakannya untuk segara bertanding di final.
Petinju berusia 29 tahun tersebut mengatakan kehadiran penonton menurutnya sangat membantu mental untuk bisa lolos ke babak berikutnya. Padahal sebelum pertandingan semifinal tersebut dirinya sudah siap dan akan memperlakukannya pertandingan ini seperti sebuah turnamen biasa.
“Saya sangat siap dan saya hanya fokus untuk tetap berada di final. Itu sudah saya buktikan dan sorak dari penonton bagi saya adalah dorongan besar yang sangat nyata," tandasnya.
“Latihan yang saya lakukan ternyata bekerja dengan sangat baik dimana saya berhasil mengalahakn Maria Kom. Maria Kom adalah juara dunia tinju putri sebanyak lima kali, sehingga dia harus tampil baik untuk mengalahkan saya. Tapi, saya menunjukkan seberapa baik saya dengan mengalahkan dia,” Jelas Adams seperti dilansir TheSun, Kamis (9/8/2012).
Dalam pertandingan tersebut yang disaksikan 10 ribu penonton, ternyata terdapat Perdana Menteri Inggris, David Cameron yang juga menyaksikan pertandingan di Excel. Menurut Adams, kehadirannya sangat menginspirasi dirinya untuk mengakhiri kegagalan yang pernah dirasakannya untuk segara bertanding di final.
Petinju berusia 29 tahun tersebut mengatakan kehadiran penonton menurutnya sangat membantu mental untuk bisa lolos ke babak berikutnya. Padahal sebelum pertandingan semifinal tersebut dirinya sudah siap dan akan memperlakukannya pertandingan ini seperti sebuah turnamen biasa.
“Saya sangat siap dan saya hanya fokus untuk tetap berada di final. Itu sudah saya buktikan dan sorak dari penonton bagi saya adalah dorongan besar yang sangat nyata," tandasnya.
(akr)