Usain Bolt resmi sandang status legenda atletik
Jum'at, 10 Agustus 2012 - 05:13 WIB
Usain Bolt resmi sandang status legenda atletik
A
A
A
Sindonews.com – Usain Bolt menahbiskan diri sebagai legenda atletik dunia. Sprinter Jamaika itu menjadi satu-satunya atlet yang mempertahankan medali emas Olimpiade di nomor lari 100 meter dan 200 meter.
Bolt meraih emas lari 200 meter dengan membukukan waktu 19,32 detik. Ia berlari lebih cepat di depan dua rekan senegaranya, Yohan Blake dan Warren Weir yang memperoleh perak dan perunggu. Blake menorehkan waktu 19,44 detik, sedangkan Weir mencatat waktu 19,84 detik.
Setelah menyentuh finis pertama, Bolt berselebrasi dengan meletakkan jarinya di bibir. Selebrasi itu sebagai isyarat membungkam semua keraguan pada dirinya setelah dikalahkan Blake saat uji coba menjelang Olimpiade London.
Blake mengalahkan Bolt dua kali dalam uji coba di Jamaika, Juni lalu. Bolt dikalahkan Blake di nomor 200 meter dengan catatan waktu 19,83 detik atau lebih lambat 0,003 detik. Itu kekalahan pertama Bolt sejak kejuaraan atletik di Brussel, Belgia, 2007.
Kekalahan itu memantik kritik bahwa masa keemasan Bolt telah berlalu. Namun, Bolt mampu menjawab semua kritik dengan meraih emas di Olimpiade London. Bolt merebut emas nomor lari 100 meter dengan waktu 9,63 detik sekaligus mengukir rekor Olimpiade. Catatan waktu itu yang ketiga tercepat dalam sejarah lari 100 meter.
Bolt menyamai sukses Carl Lewis yang mempertahankan medali emas lari 100 meter di Olimpiade Los Angeles 1984 dan Olimpiade Seoul 1988. Namun, dia lebih hebat daripada Lewis dengan mempertahankan medali emas lari 200 meter. ’’Itu target utama saya,’’kata Bolt.’’Itu untuk saya,’’katanya bangga.
Bolt mencatat rekor dunia lari 200 meter di Olimpiade Beijing 2008 dengan catatan waktu 19,30 detik. Ia mengalahkan rekor Michael Johnson yang membuat waktu 19,32 detik di Olimpiade Atlanta 1996. Bolt mempertajam rekornya dengan waktu 19,19 detik pada Agustus 2009.
Ya, Bolt telah membuktikan bahwa dirinyalah manusia yang tercepat di jagat Bumi. Dialah kini yang menjadi legenda atletik di nomor trek. Ia melewati nama besar dua pelari Amerika Serikat, Carl Lewis dan Michael Johnson.
Bolt meraih emas lari 200 meter dengan membukukan waktu 19,32 detik. Ia berlari lebih cepat di depan dua rekan senegaranya, Yohan Blake dan Warren Weir yang memperoleh perak dan perunggu. Blake menorehkan waktu 19,44 detik, sedangkan Weir mencatat waktu 19,84 detik.
Setelah menyentuh finis pertama, Bolt berselebrasi dengan meletakkan jarinya di bibir. Selebrasi itu sebagai isyarat membungkam semua keraguan pada dirinya setelah dikalahkan Blake saat uji coba menjelang Olimpiade London.
Blake mengalahkan Bolt dua kali dalam uji coba di Jamaika, Juni lalu. Bolt dikalahkan Blake di nomor 200 meter dengan catatan waktu 19,83 detik atau lebih lambat 0,003 detik. Itu kekalahan pertama Bolt sejak kejuaraan atletik di Brussel, Belgia, 2007.
Kekalahan itu memantik kritik bahwa masa keemasan Bolt telah berlalu. Namun, Bolt mampu menjawab semua kritik dengan meraih emas di Olimpiade London. Bolt merebut emas nomor lari 100 meter dengan waktu 9,63 detik sekaligus mengukir rekor Olimpiade. Catatan waktu itu yang ketiga tercepat dalam sejarah lari 100 meter.
Bolt menyamai sukses Carl Lewis yang mempertahankan medali emas lari 100 meter di Olimpiade Los Angeles 1984 dan Olimpiade Seoul 1988. Namun, dia lebih hebat daripada Lewis dengan mempertahankan medali emas lari 200 meter. ’’Itu target utama saya,’’kata Bolt.’’Itu untuk saya,’’katanya bangga.
Bolt mencatat rekor dunia lari 200 meter di Olimpiade Beijing 2008 dengan catatan waktu 19,30 detik. Ia mengalahkan rekor Michael Johnson yang membuat waktu 19,32 detik di Olimpiade Atlanta 1996. Bolt mempertajam rekornya dengan waktu 19,19 detik pada Agustus 2009.
Ya, Bolt telah membuktikan bahwa dirinyalah manusia yang tercepat di jagat Bumi. Dialah kini yang menjadi legenda atletik di nomor trek. Ia melewati nama besar dua pelari Amerika Serikat, Carl Lewis dan Michael Johnson.
(aww)