Medali emas Olimpiade London setara Rp6,6 juta
Jum'at, 10 Agustus 2012 - 13:39 WIB
Medali emas Olimpiade London setara Rp6,6 juta
A
A
A
Sindonews.com - Medali Olimpiade yang diperebutkan pada atlet di London mencapai 4.700 buah, dari segi ukuran, adalah yang paling besar dalam sejarah Olimpiade. Dengan garis tengah mencapai 85 milimeter, medali emas, perak, dan perunggu Olimpiade London, memiliki bobot 17 kali lebih berat dibandingkan medali yang diperebutkan di Olimpiade 1912 di Stockholm, Swedia.
Meski dari segi ukuran lebih berat dan lebih besar dibandingkan medali Olimpiade 1912, dari sisi nilai, medali Olimpiade 1912 jauh lebih berharga karena medali emas yang diserahkan kepada para atlet murni terbuat dari emas tanpa campuran logam lain.
Setelah Olimpiade 1912, penyelenggara dan Komite Olimpiade Internasional memutuskan untuk mencampur emas dengan logam lain.
Seperti yang dilansir london2012.com, Royal Mint pencetak medali mulai dari emas, perak, dan perunggu Olimpiade London, mengatakan salah satu pertanyaan yang sering diajukan publik adalah berapa nilai medali emas jika diuangkan.
Perusahaan ini tidak memberikan jawaban secara gamblang, namun hanya mengatakan karena medali emas tidak terbuat seluruhnya dari emas maka nilainya tidak begitu besar seandainya ada pihak orang yang mencuri medali itu dan meleburnya menjadi emas batangan.
Royal Mint mengatakan medali emas Olimpiade London 92,5% terbuat dari perak, 1,34% emas, dan sisanya adalah tembaga. Diperkirakan nilai medali emas Olimpiade London 450 Poundsterling (sekitar Rp6,6 juta) sementara untuk perunggu tiga Poundsterling (setara dengan Rp44.000).
Namun tentunya bukan nilai uang yang dikejar para atlet. Medali emas adalah simbol dan konfirmasi bahwa siapapun yang menyabetnya ia layak mendapat predikat yang tercepat, terkuat, atau tertinggi di dunia.
"Dibutuhkan waktu 10 jam untuk membuat setiap medali dan prosesnya melibatkan 22 tahap," kata Royal Mint dalam blog resmi mereka.
Meski dari segi ukuran lebih berat dan lebih besar dibandingkan medali Olimpiade 1912, dari sisi nilai, medali Olimpiade 1912 jauh lebih berharga karena medali emas yang diserahkan kepada para atlet murni terbuat dari emas tanpa campuran logam lain.
Setelah Olimpiade 1912, penyelenggara dan Komite Olimpiade Internasional memutuskan untuk mencampur emas dengan logam lain.
Seperti yang dilansir london2012.com, Royal Mint pencetak medali mulai dari emas, perak, dan perunggu Olimpiade London, mengatakan salah satu pertanyaan yang sering diajukan publik adalah berapa nilai medali emas jika diuangkan.
Perusahaan ini tidak memberikan jawaban secara gamblang, namun hanya mengatakan karena medali emas tidak terbuat seluruhnya dari emas maka nilainya tidak begitu besar seandainya ada pihak orang yang mencuri medali itu dan meleburnya menjadi emas batangan.
Royal Mint mengatakan medali emas Olimpiade London 92,5% terbuat dari perak, 1,34% emas, dan sisanya adalah tembaga. Diperkirakan nilai medali emas Olimpiade London 450 Poundsterling (sekitar Rp6,6 juta) sementara untuk perunggu tiga Poundsterling (setara dengan Rp44.000).
Namun tentunya bukan nilai uang yang dikejar para atlet. Medali emas adalah simbol dan konfirmasi bahwa siapapun yang menyabetnya ia layak mendapat predikat yang tercepat, terkuat, atau tertinggi di dunia.
"Dibutuhkan waktu 10 jam untuk membuat setiap medali dan prosesnya melibatkan 22 tahap," kata Royal Mint dalam blog resmi mereka.
(aww)