Gagal lolos uji doping, pelari Suriah didiskualifikasi
Minggu, 12 Agustus 2012 - 05:33 WIB
Gagal lolos uji doping, pelari Suriah didiskualifikasi
A
A
A
Sindonews.com - Pelari asal Suriah Ghfran Almouhamad terbukti positif menggunakan zat yang dilarang pada olahraga dan menyebabkan dirinya harus didiskualifikasi dari Olimpiade London 2012. Atlet berusia 23 tahun itu sebelumnya telah mencapai peringkat delapan pada semifinal kedua nomor 400 meter gawang putri yang digelar 5 Agustus 2012 lalu.
Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengatakan pada sampel urin yang diambil 3 Agustus 2012 lalu terbukti adanya kandungan methylhexaneamine. Ia juga menambahkan saat dilakukan pengujian kedua hasil tersebut malah semakin menguatkan apabila Almouhamad menkonsumsi zat terlarang.
Seperti dilansir BBC, Minggu (12/8/2012) kasus ini merupakan yang ketujuh dari laporan IOC sejak program tes doping Olimpiade dimulai 16 Juli 2012 lalu. Almouhamad sendiri merupakan satu dari 10 atlet anggota kontingen Suriah di Olimpiade London ini dan menjadi atlet kedua yang harus menerima sanksi terkait doping saat perhelatan Olimpiade.
Sebelumnya atlet lainnya telah didiskualifikasi sebelum Olimpiade dimulai. Selanjutnya Atlet yang juga didiskualifikasi dari Olimpiade adalah pejudo Amerika Serikat Nick Delpopolo akibat dianggap mengkonsumsi mariyuana meski ia membantahnya dan mengatakan dia mengkonsumsi mariyuana itu tanpa disengaja karena tercampur di dalam makanan yang dikonsumsinya.
Selain Delpopolo ada juga Atlet pejalan cepat asal Italia Alex Schwazer yang tidak bisa mempertahankan medali emas yang diraihnya pada Olimpiade sebelumnya di nomor jalan cepat 50 km, setelah ia terbukti positif menggunakan doping pada Olimpiade London 2012.
Bahkan Laboratorium Bay Area Koperasi (BALCO) yang pernah terlibat kasus doping dan terbukti bersalah sebagai pemasok obat peningkat stamina kepada sejumlah atlet pada Olimpiade tahun 2000 mengatakan melalui Presidennya Victor Conte jika pengujian tes kesehatan untuk para atlet di Olimpiade London 2012 sudah tidak berfungsi dengan baik.
Ia juga menyatakan pernyataan yang sangat mencengangkan ketika Conte telah memperkirakan 60 persen atlet di Olimpiade berada dalam obat-obatan.
Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengatakan pada sampel urin yang diambil 3 Agustus 2012 lalu terbukti adanya kandungan methylhexaneamine. Ia juga menambahkan saat dilakukan pengujian kedua hasil tersebut malah semakin menguatkan apabila Almouhamad menkonsumsi zat terlarang.
Seperti dilansir BBC, Minggu (12/8/2012) kasus ini merupakan yang ketujuh dari laporan IOC sejak program tes doping Olimpiade dimulai 16 Juli 2012 lalu. Almouhamad sendiri merupakan satu dari 10 atlet anggota kontingen Suriah di Olimpiade London ini dan menjadi atlet kedua yang harus menerima sanksi terkait doping saat perhelatan Olimpiade.
Sebelumnya atlet lainnya telah didiskualifikasi sebelum Olimpiade dimulai. Selanjutnya Atlet yang juga didiskualifikasi dari Olimpiade adalah pejudo Amerika Serikat Nick Delpopolo akibat dianggap mengkonsumsi mariyuana meski ia membantahnya dan mengatakan dia mengkonsumsi mariyuana itu tanpa disengaja karena tercampur di dalam makanan yang dikonsumsinya.
Selain Delpopolo ada juga Atlet pejalan cepat asal Italia Alex Schwazer yang tidak bisa mempertahankan medali emas yang diraihnya pada Olimpiade sebelumnya di nomor jalan cepat 50 km, setelah ia terbukti positif menggunakan doping pada Olimpiade London 2012.
Bahkan Laboratorium Bay Area Koperasi (BALCO) yang pernah terlibat kasus doping dan terbukti bersalah sebagai pemasok obat peningkat stamina kepada sejumlah atlet pada Olimpiade tahun 2000 mengatakan melalui Presidennya Victor Conte jika pengujian tes kesehatan untuk para atlet di Olimpiade London 2012 sudah tidak berfungsi dengan baik.
Ia juga menyatakan pernyataan yang sangat mencengangkan ketika Conte telah memperkirakan 60 persen atlet di Olimpiade berada dalam obat-obatan.
(akr)