Atlet Lithuania raih emas terakhir Olimpiade London
Senin, 13 Agustus 2012 - 07:37 WIB
Atlet Lithuania raih emas terakhir Olimpiade London
A
A
A
Sindonews.com - Pelari putri Lithuania, Laura Asadauskaite menjadi atlet terakhir yang mendapatkan medali emas pada Olimpiade London 2012 usai mengalahkan pelari tuan rumah Samantha Murray pada cabang pentathlon modern putri yaitu olahraga yang menggabungkan lima cabang ini.
Wakil Inggris Raya Samantha Murray hanya mampu menempati posisi keempat setelah menyelesaikan tiga nomor pertama, yaitu anggar, menembak, dan berkuda namun akhirnya ia berhasil memperoleh medali perak. Murray berhasil mempertahankan tradisi perolehan medali Inggris pada nomor ini sejak cabang olahraga ini resmi dipertandingkan di Olimpiade Sydney 2000.
"Saya punya banyak alasan untuk tetap berlari. Saya telah membuat beberapa kesalahan pada hari ini sehingga saya tertinggal, tapi saya sangat senang karena kaki saya dapat terus bertahan. Saya hanya dapat terus bekerja keras," ucap Murray seperti dilansir BBC, Senin (13/8/2012).
Setelah perak diamankan oleh atlet Inggris Raya, selanjutnya medali perunggu di cabang Pentathlon ini berhasil direbut atlet asal Brasil, Yane Marques. Murray sebenarnya unggul pada nomor renang namun kurang baik pada saat berkuda meskipun ia mampu bangkit pada nomor berikutnya yaitu cabang menembak namun hal itu tidak cukup untuknya meraih medali emas.
"Empat tahun yang lalu saya melakukan hal ini dengan baik pada level sekolah. Namun pada tingkat internasional saya belum bisa menampilkan yang terbaik. Sejak itu saya mulai memperbaiki peringkat saya dan memenangkan beberapa medali sebelum menuju Olimpiade," terangnya.
"Jujur, jika Anda memiliki tujuan yang ingin Anda capai dalam hidup jangan biarkan siapapun menghalangi. Anda dapat melakukannya. Jika saya yang seorang gadis normal mampu melakukannya, maka orang lain dapat melakukan apa yang ingin mereka lakukan," tandasnya bangga.
Wakil Inggris Raya Samantha Murray hanya mampu menempati posisi keempat setelah menyelesaikan tiga nomor pertama, yaitu anggar, menembak, dan berkuda namun akhirnya ia berhasil memperoleh medali perak. Murray berhasil mempertahankan tradisi perolehan medali Inggris pada nomor ini sejak cabang olahraga ini resmi dipertandingkan di Olimpiade Sydney 2000.
"Saya punya banyak alasan untuk tetap berlari. Saya telah membuat beberapa kesalahan pada hari ini sehingga saya tertinggal, tapi saya sangat senang karena kaki saya dapat terus bertahan. Saya hanya dapat terus bekerja keras," ucap Murray seperti dilansir BBC, Senin (13/8/2012).
Setelah perak diamankan oleh atlet Inggris Raya, selanjutnya medali perunggu di cabang Pentathlon ini berhasil direbut atlet asal Brasil, Yane Marques. Murray sebenarnya unggul pada nomor renang namun kurang baik pada saat berkuda meskipun ia mampu bangkit pada nomor berikutnya yaitu cabang menembak namun hal itu tidak cukup untuknya meraih medali emas.
"Empat tahun yang lalu saya melakukan hal ini dengan baik pada level sekolah. Namun pada tingkat internasional saya belum bisa menampilkan yang terbaik. Sejak itu saya mulai memperbaiki peringkat saya dan memenangkan beberapa medali sebelum menuju Olimpiade," terangnya.
"Jujur, jika Anda memiliki tujuan yang ingin Anda capai dalam hidup jangan biarkan siapapun menghalangi. Anda dapat melakukannya. Jika saya yang seorang gadis normal mampu melakukannya, maka orang lain dapat melakukan apa yang ingin mereka lakukan," tandasnya bangga.
(akr)