Kulhavy jadi yang tercepat untuk emas
Senin, 13 Agustus 2012 - 08:03 WIB
Kulhavy jadi yang tercepat untuk emas
A
A
A
Sindonews.com - Atlet Republik Ceko Jaroslav Kulhavy menjadi yang tercepat pada akhir lomba nomor lintas alam putra cabang balap sepeda gunung Olimpiade London 2012 dengan catatan waktu 1 jam 29 menit 7 detik. Hasil ini membawa Kulhavy meraih medali emas dan mengalahkan impian juara bertahan Julien Absalon asal Prancis.
Kulhavy yang merupakan juara dunia 2011 ini mampu membuat saingan terdekatnya atlet Swiss Nino Schurter puas tertahan diposisi kedua dan berhak untuk medali perak. Sedangkan untuk medali perunggu berhasil disabet oleh pesepeda asal Italia Marco Fontana yang terpaut 25 detik dari Kulhavy.
Upaya Julien Absalon untuk memenangi emas ketiga berturut-turut berakhir setelah juara bertahan asal Prancis ini tersisih lebih awal pada balapan tujuh putaran ini akibat harus terjatuh dan tidak dapat melanjutkan perlombaan. Selain Absalon, atlet tuan rumah Liam Killeen yang pernah meraih posisi kelima di Athena dan ketujuh di Beijing juga harus keluar pada lap ketujuh putaran kedua dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Sedangkan pembalap sepeda Jerman Robert Forstemann, yang coba mengeksploitasi celah di jalur velodrome tidak bisa berbuat banyak. Sejak awal Kulhavy dan Schurter saling bersaing dan melewati di tanjakan terakhir, namun akhirnya Schurter yang tersisih ke belakang.
Schurter sendiri telah meraih medali perunggu pada Olimpiade Beijing di belakang Absalon dan rekannya Jean-Christophe Peraud dari Prancis yang masing-masing mendapat emas dan perak Olimpiade Beijing itu.
Kulhavy yang merupakan juara dunia 2011 ini mampu membuat saingan terdekatnya atlet Swiss Nino Schurter puas tertahan diposisi kedua dan berhak untuk medali perak. Sedangkan untuk medali perunggu berhasil disabet oleh pesepeda asal Italia Marco Fontana yang terpaut 25 detik dari Kulhavy.
Upaya Julien Absalon untuk memenangi emas ketiga berturut-turut berakhir setelah juara bertahan asal Prancis ini tersisih lebih awal pada balapan tujuh putaran ini akibat harus terjatuh dan tidak dapat melanjutkan perlombaan. Selain Absalon, atlet tuan rumah Liam Killeen yang pernah meraih posisi kelima di Athena dan ketujuh di Beijing juga harus keluar pada lap ketujuh putaran kedua dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Sedangkan pembalap sepeda Jerman Robert Forstemann, yang coba mengeksploitasi celah di jalur velodrome tidak bisa berbuat banyak. Sejak awal Kulhavy dan Schurter saling bersaing dan melewati di tanjakan terakhir, namun akhirnya Schurter yang tersisih ke belakang.
Schurter sendiri telah meraih medali perunggu pada Olimpiade Beijing di belakang Absalon dan rekannya Jean-Christophe Peraud dari Prancis yang masing-masing mendapat emas dan perak Olimpiade Beijing itu.
(akr)