Queen & Spice Girls meriahkan penutupan Olimpiade
Senin, 13 Agustus 2012 - 09:11 WIB
Queen & Spice Girls meriahkan penutupan Olimpiade
A
A
A
Sindonews.com - Pagelaran olahraga terbesar sejagat telah berakhir, London sebagai tempat penyelenggara Olimpiade London 2012 telah memberikan kesan yang baik terhadap seluruh dunia. Hari ini London secara resmi menutup Olimpiade 2012 dengan melakukan upacara penutupan di Olympic Stadium London dengan menampilkan sejumlah bintang pop dan rock mereka seperti Muse, Spice Girls hingga Queen.
Seperti dilansir The Guardian, Senin (13/8/2012) Danny Boyle yang menjadi sutradara penutupan tersebut memulai festival besar ini dengan mencoba memperkenalkan kembali budaya populer Inggris. Tema yang dipakai kali ini adalah Symphony of British Music dengan menampilkan beberapa musisi besar Inggris mulai dari Muse, One Direction, dan Spice Girls hingga Queen.
Boyle pada penutupan Olimpiade kali ini menghadirkan musik yang dipadu dengan pemandangan pada screen besar, koreografi dan pencahayaan yang apik serta pembungkus koran menghiasi transformasi Olympic Stadium di perayaan penutupan. Pada awal pagelaran akbar ini, Boyle menghadirkan keseharian kehidupan London dimana ada sepeda, mobil, bus, dan beberapa kendaraan lain melintas.
Selanjutnya penyanyi seperti Jessie J, Tinie Tempah dan Taio Cruz hadir dengan Rolls-Royce convertible sementara itu Russell Brand bernyanyi I Am the Walrus dari sebuah bus yang kemudian berubah menjadi sebuah gurita raksasa dan dilanjutkan DJ Fatboy Slim yang memutarkan hits Right Here, Right Now.
Tak berhenti sampai disitu Suasana di Olympic Stadium semakin memanas saat Muse dan Queen tampil memukau dengan suasana penuh rock. Vokalis Muse, Matthew Bellamy, membuka penampilan grup musik rock alternatif itu dengan membawakan lagu Olimpiade London 2012 "Survival" sambil memainkan piano.
Olimpiade juga menghidupkan kembali legenda musik rock Freddie Mercury saat tampil dalam sebuah rekaman dan "mengajak" seluruh penonton berteriak "deyo..deyo..deyo". Menyusul kemudian, dua personel Queen yang masih hidup, Brian May (gitar) dengan rambut putihnya yang mengembang dan kostum serba hitam memainkan instrumental "Brighton Rock" bersama rekannya, Roger Taylor (drum).
Setelahnya seketika parade taksi hitam muncul yang membuat Olimpiade tampaknya telah berubah menjadi Motor Show, lalu kejutan lainnya muncul saat Spice Girls, salah satu grup musik wanita Inggris yang paling sukses, khusus melakukan reuni dan bernyanyi.
Pada penutupan itu juga hadir Presiden Komite Olimpiade Internasional Jacques Rogge yang menutup resmi Olimpiade dengan menyerahkan medali marathon putra sebagai sebuah tradisi. "Ini adalah perhelatan olahraga yang gembira dan megah. Anda semua telah menunjukkan pada dunia keramahan terbaik Inggris," kata Rogge disambut 80.000 pengunjung Olympic Stadium di London timur.
Penutupan perhelatan olahraga terbesar sejagat ini di tutup oleh penampilan boyband Inggris Take That dan rocker lawas The Who.
Seperti dilansir The Guardian, Senin (13/8/2012) Danny Boyle yang menjadi sutradara penutupan tersebut memulai festival besar ini dengan mencoba memperkenalkan kembali budaya populer Inggris. Tema yang dipakai kali ini adalah Symphony of British Music dengan menampilkan beberapa musisi besar Inggris mulai dari Muse, One Direction, dan Spice Girls hingga Queen.
Boyle pada penutupan Olimpiade kali ini menghadirkan musik yang dipadu dengan pemandangan pada screen besar, koreografi dan pencahayaan yang apik serta pembungkus koran menghiasi transformasi Olympic Stadium di perayaan penutupan. Pada awal pagelaran akbar ini, Boyle menghadirkan keseharian kehidupan London dimana ada sepeda, mobil, bus, dan beberapa kendaraan lain melintas.
Selanjutnya penyanyi seperti Jessie J, Tinie Tempah dan Taio Cruz hadir dengan Rolls-Royce convertible sementara itu Russell Brand bernyanyi I Am the Walrus dari sebuah bus yang kemudian berubah menjadi sebuah gurita raksasa dan dilanjutkan DJ Fatboy Slim yang memutarkan hits Right Here, Right Now.
Tak berhenti sampai disitu Suasana di Olympic Stadium semakin memanas saat Muse dan Queen tampil memukau dengan suasana penuh rock. Vokalis Muse, Matthew Bellamy, membuka penampilan grup musik rock alternatif itu dengan membawakan lagu Olimpiade London 2012 "Survival" sambil memainkan piano.
Olimpiade juga menghidupkan kembali legenda musik rock Freddie Mercury saat tampil dalam sebuah rekaman dan "mengajak" seluruh penonton berteriak "deyo..deyo..deyo". Menyusul kemudian, dua personel Queen yang masih hidup, Brian May (gitar) dengan rambut putihnya yang mengembang dan kostum serba hitam memainkan instrumental "Brighton Rock" bersama rekannya, Roger Taylor (drum).
Setelahnya seketika parade taksi hitam muncul yang membuat Olimpiade tampaknya telah berubah menjadi Motor Show, lalu kejutan lainnya muncul saat Spice Girls, salah satu grup musik wanita Inggris yang paling sukses, khusus melakukan reuni dan bernyanyi.
Pada penutupan itu juga hadir Presiden Komite Olimpiade Internasional Jacques Rogge yang menutup resmi Olimpiade dengan menyerahkan medali marathon putra sebagai sebuah tradisi. "Ini adalah perhelatan olahraga yang gembira dan megah. Anda semua telah menunjukkan pada dunia keramahan terbaik Inggris," kata Rogge disambut 80.000 pengunjung Olympic Stadium di London timur.
Penutupan perhelatan olahraga terbesar sejagat ini di tutup oleh penampilan boyband Inggris Take That dan rocker lawas The Who.
(akr)