Gagalkan ambisi China, AS juara umum Olimpiade
Senin, 13 Agustus 2012 - 10:58 WIB
Gagalkan ambisi China, AS juara umum Olimpiade
A
A
A
Sindonews.com - Amerika Serikat (AS) berhasil keluar sebagai juara umum Olimpiade London 2012, dimana negara adidaya tersebut berhasil mengumpulkan total medali sebanyak 104 buah. Tim basket putra menjadi penyumbang medali terakhir yaitu ke 46 setelah mengatasi Spanyol pada partai final dengan skor akhir 107-100 di Greenwich Arena.
Seperti dilansir Skysport, Senin (13/8/2012) pada hari terakhir Olimpiade, AS masih berhasil mengumpulkan dua medali emas selain dari cabang basket, sebelumnya pegulat Jake Varner mengamankan medali emas ke 45 bagi AS usai mengkandaskan atlet asal Ukraina, Valerii Andriitsev pada nomor 96kg gaya bebas.
Setelah Varner memperoleh emas, Asosiasi gulat USA berjanji akan memberikan setiap atletnya bonus sebesar USD250 ribu bagi mereka yang memenangan emas. AS berhasil menjadi juara umum dengan rincian 46 emas, 29 perak, dan 29 perunggu.
Sedangkan China yang berambisi mengulang sukses sebagai juara umum saat menjadi tuan rumah empat tahun yang lalu harus puas di posisi runner up dengan raihan 87 medali dari 38 emas, 27 perak, dan 22 perunggu. Posisi ketiga ditempati oleh tuan rumah Inggris Raya yang berhasil mengoleksi 29 emas, 17 perak, dan 19 perunggu.
Indonesia sendiri yang gagal mempertahankan tradisi emas pada cabang bulutangkis dan diwarnai hukuman diskualifikasi pada pasangan ganda putri, membuat tim Merah putih hanya meraih 1 perak dan 1 perunggu. Indonesia juga harus berbagi posisi 63 dengan Bulgaria, Estonia, Malaysia, Puerto Rico, dan China Taipe yang memperoleh torehan medali yang sama.
Seperti dilansir Skysport, Senin (13/8/2012) pada hari terakhir Olimpiade, AS masih berhasil mengumpulkan dua medali emas selain dari cabang basket, sebelumnya pegulat Jake Varner mengamankan medali emas ke 45 bagi AS usai mengkandaskan atlet asal Ukraina, Valerii Andriitsev pada nomor 96kg gaya bebas.
Setelah Varner memperoleh emas, Asosiasi gulat USA berjanji akan memberikan setiap atletnya bonus sebesar USD250 ribu bagi mereka yang memenangan emas. AS berhasil menjadi juara umum dengan rincian 46 emas, 29 perak, dan 29 perunggu.
Sedangkan China yang berambisi mengulang sukses sebagai juara umum saat menjadi tuan rumah empat tahun yang lalu harus puas di posisi runner up dengan raihan 87 medali dari 38 emas, 27 perak, dan 22 perunggu. Posisi ketiga ditempati oleh tuan rumah Inggris Raya yang berhasil mengoleksi 29 emas, 17 perak, dan 19 perunggu.
Indonesia sendiri yang gagal mempertahankan tradisi emas pada cabang bulutangkis dan diwarnai hukuman diskualifikasi pada pasangan ganda putri, membuat tim Merah putih hanya meraih 1 perak dan 1 perunggu. Indonesia juga harus berbagi posisi 63 dengan Bulgaria, Estonia, Malaysia, Puerto Rico, dan China Taipe yang memperoleh torehan medali yang sama.
(akr)