Parade bintang di Liga Europa
Rabu, 22 Agustus 2012 - 08:31 WIB
Parade bintang di Liga Europa
A
A
A
Sindonews.com - Liga Europa 2012/2013 baru saja memasuki fase play-off namun tidak seperti musim-musim sebelumnya kali ini ada fenomena menarik dalam memperebutkan 31 tiket fase grup. Kehadiran bintang-bintang sepakbola ternama dari sejumlah tim papan atas maupun klub kaya baru Benua Biru menghiasi babak play-off musim ini.
Sebut saja pemain seperti Samuel Eto’o (Anzhi Makhachkala), Diego Milito, Javier Zanetti, Diego Milito, dan Wesley Sneijder (Inter Milan), Steven Gerrard, Luis Suarez, dan Joe Cole (Liverpool), Mark van Bommel (PSV Eindhoven), Miroslav Klose (Lazio), hingga Andre Ayew (Olympique Marseille) harus tampil di play-off.
Kenyataan tersebut didapat setelah tim mereka tampil buruk di kompetisi domestik musim lalu. Bagi UEFA, kehadiran pemain-pemain tersebut tentu saja disambut dengan tangan terbuka. Selain dianggap pertanda kualitas Liga Europa musim ini, eksistensi mereka juga akan mendatangkan banyak penonton ke stadion.
Bisa dilihat Anzhi.Klub Rusia yang didanai taipan Suleyman Kerimov itu kini memiliki pendukung besar di stadion. Bintang-bintang baru berharga mahal membuat pertandingan kandang Anzhi ditonton ribuan orang dan disiarkan ke sejumlah negara Eropa.
“Ini sepak bola. Olahraga ini sangat indah dan menarik bagi banyak orang. Bagi tim seperti Anzhi, bisa tampil di fase utama Liga Europa adalah prestasi besar. Suporter kami akan sangat bangga jika kami mampu tampil menghadapi tim-tim kuat Eropa lain,” ujar Eto’o, dikutip Super Sports.
Sama seperti Eto’o, janji memberikan tontonan menarik di play-off maupun fase grup Liga Champions juga diungkapkan para punggawa Liverpool. Suarez misalnya, berjanji akan membawa The Reds tampil lebih jauh di kompetisi antar klub kelas dua di Benua Biru tersebut.
Meski kalah gengsi dengan Liga Champions, striker Uruguay itu sangat yakin dukungan fans akan tetap besar di Anfield maupun laga-laga tandang Liverpool. Sebab, Liverpool sudah sangat haus gelar. “Kami lebih matang sekarang. Saya berharap tidak banyak kekalahan yang akan kami dapatkan musim ini di Liga Primer maupun Liga Europa. Kami ingin merengkuh juara. Kompetisi ini (Liga Europa) tidak kalah bergengsi. Fans pasti berharap lebih kepada kami,” ungkap mantan punggawa Ajax Amsterdam itu, dilansir The Independent.
Untuk play-off Liga Europa pekan ini, ada sejumlah laga menarik yang diprediksi akan menyedot banyak penonton ke stadion. Laga-laga tersebut antara lain VfB Stuttgart versus Dynamo Moscow, Bursaspor kontra FC Twente, Legia Warsawa melawan Rosenborg, Feyenoord menghadapi Sparta Praha, serta Red Star Belgrade yang bertemu Girondins Bordeaux. Tim-tim tersebut dinilai memiliki kekuatan merata.
“Langkah awal kami adalah mencoba bermain sebaik mungkin di kandang Stuttgart. Setelah itu, barulah tampil habis-habisan di kandang. Hasil drawing memang tidak menguntungkan kami. Tapi, saya percaya para pemain sangat termotivasi untuk tampil di fase grup Liga Europa,” kata kapten Dynamo yang menimba ilmu sepak bola di Stuttgart junior, Kevin Kuranyi.
Sebut saja pemain seperti Samuel Eto’o (Anzhi Makhachkala), Diego Milito, Javier Zanetti, Diego Milito, dan Wesley Sneijder (Inter Milan), Steven Gerrard, Luis Suarez, dan Joe Cole (Liverpool), Mark van Bommel (PSV Eindhoven), Miroslav Klose (Lazio), hingga Andre Ayew (Olympique Marseille) harus tampil di play-off.
Kenyataan tersebut didapat setelah tim mereka tampil buruk di kompetisi domestik musim lalu. Bagi UEFA, kehadiran pemain-pemain tersebut tentu saja disambut dengan tangan terbuka. Selain dianggap pertanda kualitas Liga Europa musim ini, eksistensi mereka juga akan mendatangkan banyak penonton ke stadion.
Bisa dilihat Anzhi.Klub Rusia yang didanai taipan Suleyman Kerimov itu kini memiliki pendukung besar di stadion. Bintang-bintang baru berharga mahal membuat pertandingan kandang Anzhi ditonton ribuan orang dan disiarkan ke sejumlah negara Eropa.
“Ini sepak bola. Olahraga ini sangat indah dan menarik bagi banyak orang. Bagi tim seperti Anzhi, bisa tampil di fase utama Liga Europa adalah prestasi besar. Suporter kami akan sangat bangga jika kami mampu tampil menghadapi tim-tim kuat Eropa lain,” ujar Eto’o, dikutip Super Sports.
Sama seperti Eto’o, janji memberikan tontonan menarik di play-off maupun fase grup Liga Champions juga diungkapkan para punggawa Liverpool. Suarez misalnya, berjanji akan membawa The Reds tampil lebih jauh di kompetisi antar klub kelas dua di Benua Biru tersebut.
Meski kalah gengsi dengan Liga Champions, striker Uruguay itu sangat yakin dukungan fans akan tetap besar di Anfield maupun laga-laga tandang Liverpool. Sebab, Liverpool sudah sangat haus gelar. “Kami lebih matang sekarang. Saya berharap tidak banyak kekalahan yang akan kami dapatkan musim ini di Liga Primer maupun Liga Europa. Kami ingin merengkuh juara. Kompetisi ini (Liga Europa) tidak kalah bergengsi. Fans pasti berharap lebih kepada kami,” ungkap mantan punggawa Ajax Amsterdam itu, dilansir The Independent.
Untuk play-off Liga Europa pekan ini, ada sejumlah laga menarik yang diprediksi akan menyedot banyak penonton ke stadion. Laga-laga tersebut antara lain VfB Stuttgart versus Dynamo Moscow, Bursaspor kontra FC Twente, Legia Warsawa melawan Rosenborg, Feyenoord menghadapi Sparta Praha, serta Red Star Belgrade yang bertemu Girondins Bordeaux. Tim-tim tersebut dinilai memiliki kekuatan merata.
“Langkah awal kami adalah mencoba bermain sebaik mungkin di kandang Stuttgart. Setelah itu, barulah tampil habis-habisan di kandang. Hasil drawing memang tidak menguntungkan kami. Tapi, saya percaya para pemain sangat termotivasi untuk tampil di fase grup Liga Europa,” kata kapten Dynamo yang menimba ilmu sepak bola di Stuttgart junior, Kevin Kuranyi.
(akr)