Posisi Jendri Pitoy kian terancam
Rabu, 29 Agustus 2012 - 13:38 WIB
Posisi Jendri Pitoy kian terancam
A
A
A
Sindonews.com – Persib Bandung begitu sibuk di bursa transfer pemain. Setelah dikabarkan menggaet dua pemain baru Asri Akbar dan Dzumafo Epandi, beberapa pemain lain akan segera menyusul. Tak hanya mendapatkan dua pemain, transfer kali ini ditandai dengan rencana cuci gudang pemain yang kontraknya habis bersama Maung Bandung – julukan Persib.
Kiper utama Persib musim lalu, Jendri Pitoy diperkirakan menyusul empat pemain asing yang sebelumnya dinyatakan tak diperpanjang kontrak kerjanya oleh manajemen Persib. Persib bahkan memproyeksikan pengganti Jendri di bawah mistar Persib di kompetisi Indonesia Super League (ISL).
Nama yang saat ini menjadi pembicaraan publik adalah penjaga gawang asal Persiba Balikpapan, I Made Wirawan. Konon untuk merekrut Made, Persib sudah bergerak cepat dengan melakukan komunikasi langsung kepada pemain bersangkutan.
Untuk menutup kelemahan itu, musim depan skuad Persib dikabarkan tengah memburu penjaga gawang baru, I Made Wirawan. Mantan penjaga gawang Persiba Balikpapan itu diisukan tengah dilirik pelatih Persib Jajang Nurjaman. Malahan pelatih Jajang Nurjaman tak menampik tertarik pada kiper yang cukup tangguh itu.
Manajer Persib Umuh Muchtar ketika dihubungi mengatakan, rekomendasi pelatih dan hasil evaluasi tim musim lalu membuat manajemen tidak lagi mempertahankan penjaga gawang asal Tomohon tersebut. “Jendri memang tidak dipertahankan bermain di Persib pada musim depan. Kita sedang mencari penggantinya,” ungkap Umuh, Rabu (29/8).
Umuh menambahkan, Cecep Supriatna dan Rizky Bagja akan tetap dipertahankan untuk musim depan. Sedangkan pengganti Jendri sendiri, Umuh menyerahkan wewenang memilih sepenuhnya kepada nahkoda anyar, Jajang Nurhaman. “Pengganti Jendri kami serahkan kepada pelatih,” tukasnya.
Bahkan Umuh mengaku ngebet dengan Made yang penampilannya diharapkan dapat memperbaiki rekor kebobolan Persib musim lalu. Seperti diketahui, dari 34 laga, gawang Persib itu dijebol lawan sebanyak 49 kali.
Jendri sendiri masih terkejut dengan kabar dirinya tak dipagari manajemen Persib. Menurutnya, bahwa 49 gol yang bersarang di Persib bukan sepenuhnya kesalahan darinya. “Saya kecewa dengan hasil evaluasi yang menganggap kebobolan gawang Persib adalah kesalahan saya sendiri. Kalau memang mengerti sepak bola yang bagus, seharusnya bisa melihat bagaimana terjadinya semua kebobolan itu,” ungkapnya.
Kiper utama Persib musim lalu, Jendri Pitoy diperkirakan menyusul empat pemain asing yang sebelumnya dinyatakan tak diperpanjang kontrak kerjanya oleh manajemen Persib. Persib bahkan memproyeksikan pengganti Jendri di bawah mistar Persib di kompetisi Indonesia Super League (ISL).
Nama yang saat ini menjadi pembicaraan publik adalah penjaga gawang asal Persiba Balikpapan, I Made Wirawan. Konon untuk merekrut Made, Persib sudah bergerak cepat dengan melakukan komunikasi langsung kepada pemain bersangkutan.
Untuk menutup kelemahan itu, musim depan skuad Persib dikabarkan tengah memburu penjaga gawang baru, I Made Wirawan. Mantan penjaga gawang Persiba Balikpapan itu diisukan tengah dilirik pelatih Persib Jajang Nurjaman. Malahan pelatih Jajang Nurjaman tak menampik tertarik pada kiper yang cukup tangguh itu.
Manajer Persib Umuh Muchtar ketika dihubungi mengatakan, rekomendasi pelatih dan hasil evaluasi tim musim lalu membuat manajemen tidak lagi mempertahankan penjaga gawang asal Tomohon tersebut. “Jendri memang tidak dipertahankan bermain di Persib pada musim depan. Kita sedang mencari penggantinya,” ungkap Umuh, Rabu (29/8).
Umuh menambahkan, Cecep Supriatna dan Rizky Bagja akan tetap dipertahankan untuk musim depan. Sedangkan pengganti Jendri sendiri, Umuh menyerahkan wewenang memilih sepenuhnya kepada nahkoda anyar, Jajang Nurhaman. “Pengganti Jendri kami serahkan kepada pelatih,” tukasnya.
Bahkan Umuh mengaku ngebet dengan Made yang penampilannya diharapkan dapat memperbaiki rekor kebobolan Persib musim lalu. Seperti diketahui, dari 34 laga, gawang Persib itu dijebol lawan sebanyak 49 kali.
Jendri sendiri masih terkejut dengan kabar dirinya tak dipagari manajemen Persib. Menurutnya, bahwa 49 gol yang bersarang di Persib bukan sepenuhnya kesalahan darinya. “Saya kecewa dengan hasil evaluasi yang menganggap kebobolan gawang Persib adalah kesalahan saya sendiri. Kalau memang mengerti sepak bola yang bagus, seharusnya bisa melihat bagaimana terjadinya semua kebobolan itu,” ungkapnya.
(wbs)