Lampard berambisi arsiteki Chelsea
Rabu, 29 Agustus 2012 - 14:57 WIB
Lampard berambisi arsiteki Chelsea
A
A
A
Sindonews.com – Loyalitas gelandang Senior Chelsea Frank Lampard tak perlu diragukan lagi. Pemain berusia 34 tahun itu telah megabdikan diri bersama The Blues semama 11 tahun. Kini, ia berambisi untuk menjadi pelatih Chelsea jika dirinya telah gantung sepatu.
"Sekarang saya berpikir mengenai rencana untuk menjadi pelatih, tapi hanya ada satu klub yang ingin saya latih. Meskipun saya tak terlalu berambisi untuk menjadi pelatih Chelsea. Namun, klub ini adalah satu-satunya klub yang ingin saya latih," ungkap Lampard seperti dikutip The Sun, Rabu (29/8/2012)
“Saya tahu mungkin ini terdengar seperti orang yang keras kepala atau egois, tapi saya tak ingin melatih sebuah klub yang lebih rendah,” tambahnya.
Belajar dari kepemimpinan Jose Mourinho di era 2004-2007, Lampard menilai sikap hormat yang ditunjukkan pelatih asal Portugal itu kepada pemain, membuat Mourinho menjadi pelatih yang disegani di pemain The Blues kala itu. Oleh sebab itu Lampard menegaskan jika dirinya menjadi seorang pelatih maka hal yang pertama ia lakukan adalah menghormati pemainnya.
"Sangat penting untuk menghormati para pemain dan dengan demikian, mudah-mudahan anda akan mendapatkan rasa hormat juga dari mereka,” ucapanya.
"Kita bisa lihat Jose Mourinho. Saya melihat dia terlihat kuat di depan para pemain dan ia memiliki argumen yang sangat kuat, tetapi hal tersebut tak membuat orang yang bekerja padanya dan pemain tak menghormatinya,” pungkasnya.
Masa depan Lampard sendiri masih diselimuti tanda tanya. Pasalnya, pemain asal Inggris itu belum mendapatakan perpanjangan kontrak bersama The Blues. Padahal, kontraknya akan habis pada akhir musim ini.
"Sekarang saya berpikir mengenai rencana untuk menjadi pelatih, tapi hanya ada satu klub yang ingin saya latih. Meskipun saya tak terlalu berambisi untuk menjadi pelatih Chelsea. Namun, klub ini adalah satu-satunya klub yang ingin saya latih," ungkap Lampard seperti dikutip The Sun, Rabu (29/8/2012)
“Saya tahu mungkin ini terdengar seperti orang yang keras kepala atau egois, tapi saya tak ingin melatih sebuah klub yang lebih rendah,” tambahnya.
Belajar dari kepemimpinan Jose Mourinho di era 2004-2007, Lampard menilai sikap hormat yang ditunjukkan pelatih asal Portugal itu kepada pemain, membuat Mourinho menjadi pelatih yang disegani di pemain The Blues kala itu. Oleh sebab itu Lampard menegaskan jika dirinya menjadi seorang pelatih maka hal yang pertama ia lakukan adalah menghormati pemainnya.
"Sangat penting untuk menghormati para pemain dan dengan demikian, mudah-mudahan anda akan mendapatkan rasa hormat juga dari mereka,” ucapanya.
"Kita bisa lihat Jose Mourinho. Saya melihat dia terlihat kuat di depan para pemain dan ia memiliki argumen yang sangat kuat, tetapi hal tersebut tak membuat orang yang bekerja padanya dan pemain tak menghormatinya,” pungkasnya.
Masa depan Lampard sendiri masih diselimuti tanda tanya. Pasalnya, pemain asal Inggris itu belum mendapatakan perpanjangan kontrak bersama The Blues. Padahal, kontraknya akan habis pada akhir musim ini.
(wbs)