Benamkan Chelsea, Atletico raja Eropa sejati
Sabtu, 01 September 2012 - 03:56 WIB
Benamkan Chelsea, Atletico raja Eropa sejati
A
A
A
Sindonews.com - Klub asal negri matador Atletico Madrid tampil luar biasa membenamkan Chelsea berpredikat Juara Liga Champions dengan skor 4-1 di ajang Piala Super Eropa 2012. Bomber andalan Los Rojiblancos berhasil mencetak Trigol pada laga tersebut dan menasbihkan sebagai raja Eropa sejati.
Berlangsung di Stade Louis II, Monako, pertandingan baru berjalan tiga menit Falcao hampir saja membuat gol jika saja tendangannya tidak digagalkan mistar gawang Chelsea. Gol benar-benar datang bagi wakil Spanyol itu, hanya berselang tiga menit Falcao berhasil membobol jala Chelsea yang dikawal Peter Cech. Berawal dari serangan balik cepat umpan manis Gabi mampu dituntaskan pemain asal Kolombia itu menjadi gol dengan sontekan mengelabuhi Cech.
Pertahanan Chelsea yang digalang kuartet Branislav Ivanovic, Gary Cahill, David Luiz, Ashley Cole tidak tampil solid dalam pertandingan tersebut. Terbukti sejumlah serangan yang dilancarkan Atletico kerap kerap merepotkan pertahanan si biru kocar kacir. Alhasil berkat kerja sama Koke dan Falcao, Atletico berhasil menggandakan kedudukan menjadi 2-0 pada menit ke-19. Berkat tendangan indah nan melengkung Falcao dari dalam kotak penalti tak mampu dihalau Cech untuk kedua kalinya.
Pasukan Roberto Di Matteo tampak kesulitan keluar dari tekanan yang dilancarkan Atletico Madrid. Serangan yang dibangun Frank Lampard, Ramires maupun Fernando Torres tampak kesulitan menembus pertahanan juara Piala UEFA musim lalu itu.
Falcao lagi-lagi membuktikan sebagai striker yang patut diwaspadai pada musim ini. Betapa tidaK mencetak trigol atau hat-trik beberapa menit sebelum paruh babak pertama akan berakhir. Melalui umpan manis Ardan Sepakan Falcao berhasil menembus jala Cech untuk ketiga kalinya. 3-0 untuk wakil Spanyol tersebut.
Memasuki babak kedua The Blues tampak merubah formasi dengan memasukkan gelandnag muda Brasil Oscar menggantikan Ramires. Chelsea mulai perlahan mendominasi pertandingan dengan serangan-serangan yang mereka lakukan ke jantung pertahanan Atletico.
Gelandang serang Eden Hazard mencoba usaha dengan tendangan dari luar kotak penalti, tetapi tendangan masih mengarah lurus kea rah gawang, sehingga bola mudah diantisipasi Courtois.
Alih-alih memperkecil kedudukan Chelsea justru kembali tertinggal. Adalah bek Atletico Miranda yang menghadirkan petaka Chelsea. pada menit ke-60 tendangan bebas Mario Suarez berhasil diteruskan Miranda dan sepakan menggetarkan jala Cech. 4-0 untuk keunggulan Atletico Madrid.
Chelsea berhasil memperkecil ketertinggalanmelalui sepakan bek Gary Cahil. Melalui
sepak pojok yang dilakukan Juan Mata, tendangan keras tak mampu dibendung Courtois. Skor pun berubah menjadi 4-1.
Sepuluh menit jelang berakhirnya pertandingan , Di Matteo mencoba menurunkan striker Daniel Sturridge menggantikan Mata dan Ryan Bertrand masuk menggantikan Ryan Bertrand untuk menambah daya gedor. Sayang hingga wasit meniup peluit panjang tanda kaga berakhir, skor tak berubah bagi kemenangan Atletico 4-1.
Berlangsung di Stade Louis II, Monako, pertandingan baru berjalan tiga menit Falcao hampir saja membuat gol jika saja tendangannya tidak digagalkan mistar gawang Chelsea. Gol benar-benar datang bagi wakil Spanyol itu, hanya berselang tiga menit Falcao berhasil membobol jala Chelsea yang dikawal Peter Cech. Berawal dari serangan balik cepat umpan manis Gabi mampu dituntaskan pemain asal Kolombia itu menjadi gol dengan sontekan mengelabuhi Cech.
Pertahanan Chelsea yang digalang kuartet Branislav Ivanovic, Gary Cahill, David Luiz, Ashley Cole tidak tampil solid dalam pertandingan tersebut. Terbukti sejumlah serangan yang dilancarkan Atletico kerap kerap merepotkan pertahanan si biru kocar kacir. Alhasil berkat kerja sama Koke dan Falcao, Atletico berhasil menggandakan kedudukan menjadi 2-0 pada menit ke-19. Berkat tendangan indah nan melengkung Falcao dari dalam kotak penalti tak mampu dihalau Cech untuk kedua kalinya.
Pasukan Roberto Di Matteo tampak kesulitan keluar dari tekanan yang dilancarkan Atletico Madrid. Serangan yang dibangun Frank Lampard, Ramires maupun Fernando Torres tampak kesulitan menembus pertahanan juara Piala UEFA musim lalu itu.
Falcao lagi-lagi membuktikan sebagai striker yang patut diwaspadai pada musim ini. Betapa tidaK mencetak trigol atau hat-trik beberapa menit sebelum paruh babak pertama akan berakhir. Melalui umpan manis Ardan Sepakan Falcao berhasil menembus jala Cech untuk ketiga kalinya. 3-0 untuk wakil Spanyol tersebut.
Memasuki babak kedua The Blues tampak merubah formasi dengan memasukkan gelandnag muda Brasil Oscar menggantikan Ramires. Chelsea mulai perlahan mendominasi pertandingan dengan serangan-serangan yang mereka lakukan ke jantung pertahanan Atletico.
Gelandang serang Eden Hazard mencoba usaha dengan tendangan dari luar kotak penalti, tetapi tendangan masih mengarah lurus kea rah gawang, sehingga bola mudah diantisipasi Courtois.
Alih-alih memperkecil kedudukan Chelsea justru kembali tertinggal. Adalah bek Atletico Miranda yang menghadirkan petaka Chelsea. pada menit ke-60 tendangan bebas Mario Suarez berhasil diteruskan Miranda dan sepakan menggetarkan jala Cech. 4-0 untuk keunggulan Atletico Madrid.
Chelsea berhasil memperkecil ketertinggalanmelalui sepakan bek Gary Cahil. Melalui
sepak pojok yang dilakukan Juan Mata, tendangan keras tak mampu dibendung Courtois. Skor pun berubah menjadi 4-1.
Sepuluh menit jelang berakhirnya pertandingan , Di Matteo mencoba menurunkan striker Daniel Sturridge menggantikan Mata dan Ryan Bertrand masuk menggantikan Ryan Bertrand untuk menambah daya gedor. Sayang hingga wasit meniup peluit panjang tanda kaga berakhir, skor tak berubah bagi kemenangan Atletico 4-1.
(aww)