Gerrard siap hadapi Ukraina
Sabtu, 08 September 2012 - 23:05 WIB
Gerrard siap hadapi Ukraina
A
A
A
Sindonews.com - Kapten timnas Inggris Steven Gerrard menegaskan dirinya siap untuk mengawal The Three Lions saat menghadapi Ukraina dalam ajang kualifikasi Piala Dunia 2012 pada 11 September 2012 mendatang.
Sebelumnya pemain berusia 31 tahun itu sempat dikabarkan tengah mengalami masalah kebugaran. Hal tersebut menyusul tak tampilnya Gerrard secara full time saat timnas Inggris menghancurkan Moldova dengan skor 5-0.
Namun , Gerrard secara tegas membantah kabar tersebut. Ia mengaku tak mengalami masalah apapun khususnya problem kebugaran. Soal, pergantian dirinya si gelandang asal Liverpool itu mengungkapkan bahwa pelatih Inggris Roy Hodgson hanya ingin memberikannya waktu istirahat.
"Saya harap bisa tampil di laga selanjutnya. Saat ini tidak ada masalah sama sekali, saya fit dan baik-baik saja," ungkap Gerrard seperti dikutip Sky Sport, Sabtu (8/9/2012).
Sementara itu Gerrard pun optimis timnya mampu meraih poin penuh saat menghadapi Ukraina. Apalagi partai tersebut akan dihelat di depan publik Inggris.
"Saya pikir ketika Anda datang melawan negara-negara seperti ini, idealnya Anda ingin menyelesaikan permainan dengan setengah-waktu,” pungkasnya.
Sebelumnya pemain berusia 31 tahun itu sempat dikabarkan tengah mengalami masalah kebugaran. Hal tersebut menyusul tak tampilnya Gerrard secara full time saat timnas Inggris menghancurkan Moldova dengan skor 5-0.
Namun , Gerrard secara tegas membantah kabar tersebut. Ia mengaku tak mengalami masalah apapun khususnya problem kebugaran. Soal, pergantian dirinya si gelandang asal Liverpool itu mengungkapkan bahwa pelatih Inggris Roy Hodgson hanya ingin memberikannya waktu istirahat.
"Saya harap bisa tampil di laga selanjutnya. Saat ini tidak ada masalah sama sekali, saya fit dan baik-baik saja," ungkap Gerrard seperti dikutip Sky Sport, Sabtu (8/9/2012).
Sementara itu Gerrard pun optimis timnya mampu meraih poin penuh saat menghadapi Ukraina. Apalagi partai tersebut akan dihelat di depan publik Inggris.
"Saya pikir ketika Anda datang melawan negara-negara seperti ini, idealnya Anda ingin menyelesaikan permainan dengan setengah-waktu,” pungkasnya.
(akr)