Mayoritas skuad Persis LPIS sudah terima gaji
Selasa, 11 September 2012 - 21:17 WIB
Mayoritas skuad Persis LPIS sudah terima gaji
A
A
A
Sindonews.com - Skuad Persis versis LPIS tampaknya bisa sedikit bernafas lega, karena sekira 18 pemain atau 80 persen tim sudah menerima terminasi dua bulan gaji dari konsorsium PT Mitra Bola Indonesia (MBI). Sisanya sendiri masih dalam proses pencairan dan diperkirakan dalam minggu ini semuanya sudah beres.
Manajer Persis Solo LPIS Joni Sofyan Erwandi mengatakan, pada prinsipnya semua pemain Persis menerima kebijakan terminasi dua gaji yang ditawarkan konsorsium. "Setelah menandatangani berkas persetujuan terminasi, pemain akhirnya menerima dua bulan gaji. Sudah 80 persen pemain yang sudah ditransfer gajinya," katanya, Selasa (11/9/2012).
Menurut dia, meski masih ada sejumlah pemain Persis yang menerima gaji namun dipastikan dalam minggu ini mereka akan segera mendapatkan hak-haknya. Mereka yang belum menerima gaji bukan berarti menolak terminasi, tetapi karena pemain yang bersangkutan agak terlambat dalam mengumpulkan berkas yang sudah ditandatangani ke pihak CEO.
"Yang belum menerima (gaji), bukan karena menolak terminasi. Mereka hanya terlambat mengumpulkan berkasnya ke CEO. Saat ini berkas sudah diurus CEO. Sekarang ini dalam proses pencairan," papar Joni
Joni menambahkan dalam waktu dekat pemain yang belum menerima gaji segera mendapatkannya. "Dalam minggu ini semuanya urusan gaji sudah beres," tegasnya.
Sebagian besar pemain yang telat menyerahkan berkas adalah pemain Persis yang tinggal di luar Kota Bengawan. Mereka antara lain Kapten Affan Lubis yang masih berada di Medan serta duo defender Sofyan Morhan di Balikpapan dan Rusdiansyah yang sedang menjalani latihan bersama Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2012.
Pengusaha transportasi ini mengaku senang beban manajemen sudah berkurang dengan dibayarkannya gaji pemain. Meski gaji bukan tanggung jawab manajemen, namun managemen mempunyai tangung jawab memfasilitasinya. "Kami sedikit lega, manajemen bisa fokus menyiapkan musim depan," ungkapnya.
Menurut dia, agenda terdekat setelah urusan gaji pemain beres antara lain akan membahas persiapan tim menyongsong musim depan. Dia menyebutkan, agenda tersebut antara lain membahas pemain mana yang dilepas dan dipertahankan, termasuk memilih pelatih baru.
"Sejak pelatih Junaidi meninggal, Persis belum menunjuk pelatih. Mungkin agenda terdekatnya itu (memilih pelatih) serta komposisi pemain untuk musim depan," jelasnya.
Manajer Persis Solo LPIS Joni Sofyan Erwandi mengatakan, pada prinsipnya semua pemain Persis menerima kebijakan terminasi dua gaji yang ditawarkan konsorsium. "Setelah menandatangani berkas persetujuan terminasi, pemain akhirnya menerima dua bulan gaji. Sudah 80 persen pemain yang sudah ditransfer gajinya," katanya, Selasa (11/9/2012).
Menurut dia, meski masih ada sejumlah pemain Persis yang menerima gaji namun dipastikan dalam minggu ini mereka akan segera mendapatkan hak-haknya. Mereka yang belum menerima gaji bukan berarti menolak terminasi, tetapi karena pemain yang bersangkutan agak terlambat dalam mengumpulkan berkas yang sudah ditandatangani ke pihak CEO.
"Yang belum menerima (gaji), bukan karena menolak terminasi. Mereka hanya terlambat mengumpulkan berkasnya ke CEO. Saat ini berkas sudah diurus CEO. Sekarang ini dalam proses pencairan," papar Joni
Joni menambahkan dalam waktu dekat pemain yang belum menerima gaji segera mendapatkannya. "Dalam minggu ini semuanya urusan gaji sudah beres," tegasnya.
Sebagian besar pemain yang telat menyerahkan berkas adalah pemain Persis yang tinggal di luar Kota Bengawan. Mereka antara lain Kapten Affan Lubis yang masih berada di Medan serta duo defender Sofyan Morhan di Balikpapan dan Rusdiansyah yang sedang menjalani latihan bersama Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2012.
Pengusaha transportasi ini mengaku senang beban manajemen sudah berkurang dengan dibayarkannya gaji pemain. Meski gaji bukan tanggung jawab manajemen, namun managemen mempunyai tangung jawab memfasilitasinya. "Kami sedikit lega, manajemen bisa fokus menyiapkan musim depan," ungkapnya.
Menurut dia, agenda terdekat setelah urusan gaji pemain beres antara lain akan membahas persiapan tim menyongsong musim depan. Dia menyebutkan, agenda tersebut antara lain membahas pemain mana yang dilepas dan dipertahankan, termasuk memilih pelatih baru.
"Sejak pelatih Junaidi meninggal, Persis belum menunjuk pelatih. Mungkin agenda terdekatnya itu (memilih pelatih) serta komposisi pemain untuk musim depan," jelasnya.
(akr)