Hodgson nilai keputusan Cuneyt Cakir berlebihan

Kamis, 13 September 2012 - 08:35 WIB
Hodgson nilai keputusan...
Hodgson nilai keputusan Cuneyt Cakir berlebihan
A A A
Sindonews.com– Inggris harus membayar mahal satu poin yang dikemas dari laga melawan Ukraina di Wembley, Selasa (11/9). Mereka kehilangan sang kapten Steven Gerrard yang mendapat kartu merah.

Gerrard terpaksa keluar lapangan setelah mengantongi dua kartu kuning pada laga Grup H Kualifikasi Piala Dunia 2014 zona UEFA tersebut.Peringatan pertama didapatnya setelah dianggap menyikut wajah gelandang Ukraina Ruslan Rotan. Punggawa Liverpool itu kemudian mengantongi kartu kuning kedua selepas menekel Denys Garmash pada menit ke-88.

Dengan kartu merah tersebut,Gerrard dipastikan absen memperkuat The Three Lions—julukan Inggris—pada pertandingan melawan San Marino,bulan depan. Pelatih Inggris Roy Hodgson kecewa berat dengan keadaan ini.Dia menilai Cuneyt Cakir selaku wasit pertandingan sangat berlebihan.Hodgson menilai Gerrard tidak pantas dikeluarkan karena tindakannya bukanlah pelanggaran.

“Gerrard sangat tidak beruntung.Dia tidak pantas dikeluarkan dari lapangan.Kedua pelanggaran yang dia lakukan semestinya tidak berbuah menjadi kartu.Wasit berlaku terlalu keras,” kata Hodgson,dilansir Telegraph. “Kami akan kehilangan Gerrard pada pertandingan kami selanjutnya.Ini sangat menyedihkan dan saya merasa ini semua tidak adil,” sambung suksesor Fabio Capello itu.

Kartu merah Gerrard bukan satu-satunya hal yang digugat Hodgson.Dia juga mempertanyakan keputusan Cakir menganulir gol Jermain Defoe.Rekaman pertandingan menunjukkan striker Tottenham Hotspur itu menggunakan tangan untuk melewati Andriy Yarmolenko.Namun,Hodgson menilai itu tidak disengaja.

Pada laga di Wembley,The Yellow Blues—julukan Ukraina—membuka angka lebih dulu melalui Yevhen Konoplyanka.Inggris baru mampu menyamakan kedudukan melalui penalti Frank Lampard pada menit ke-87. Hodgson mengaku tidak terlalu kecewa dengan hasil ini. Dia bahkan menilai penampilan pasukannya jauh lebih baik ketika kedua negara terakhir kali bertemu di Piala Eropa 2012.

Kala itu The Three Lions berjaya 1-0. “Menurut saya,penampilan tim ini tidak buruk. Yang membuat saya sangat senang adalah cara tim ini mengendalikan permainan hingga akhirnya mereka bisa menyamakan kedudukan.Kami terus berusaha agar skor berubah.Saya sangat senang dengan kerja mereka,” tutur Hodgson.

Pendapat mantan arsitek Fulham ini didukung Lampard. Sosok yang mencetak tiga gol dalam dua laga terakhir bersama Inggris itu menyatakan kekagumannya terhadap kemampuan Ukraina menyulitkan tuan rumah.Ukraina berbeda jauh dengan Moldova, tim yang sukses dipermalukan Inggris lima gol tanpa balas.

“Ukraina adalah lawan yang sulit untuk kami.Mereka memberikan perlawanan yang luar biasa.Namun,kami senang karena akhirnya kami tetap mendapatkan poin dari laga ini. Kami memang pantas mendapatkan hasil imbang karena kami sudah bekerja maksimal,” sebut Lampard,dilansir The Sun.

Sementara Pelatih Ukraina Oleg Blokhin cukup puas dengan hasil yang didapat pasukannya.Meski berharap timnya menang,dia menilai satu angka bukanlah perolehan buruk pada laga perdana mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2014.
(wbs)
Berita Terkait
Lawan Polandia 1-1,...
Lawan Polandia 1-1, Inggris Tanpa Pergantian Pemain
Spanyol Jadi Tim Paling...
Spanyol Jadi Tim Paling Muda di Piala Eropa 2020
Pertama sejak 20 Tahun,...
Pertama sejak 20 Tahun, Timnas Inggris Bakal Kembali ke St James Park
Begini Investasi Masa...
Begini Investasi Masa Depan Tim Nasional Inggris
UEFA Nations League...
UEFA Nations League 2022/2023: Tak Menang 5 Laga Beruntun Inggris Terdegradasi ke Liga B
Timnas Inggris Tak Pernah...
Timnas Inggris Tak Pernah Kering Talenta
Berita Terkini
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
2 jam yang lalu
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
5 jam yang lalu
Lamine Yamal Ungkap...
Lamine Yamal Ungkap Pesan Messi saat Berpelukan di Final Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
18 jam yang lalu
Infografis
5 Perguruan Tinggi Negeri...
5 Perguruan Tinggi Negeri yang Membuka Jalur Mandiri Nilai Rapor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved