Klaim manajemen hanya isapan jempol
Senin, 17 September 2012 - 01:53 WIB
Klaim manajemen hanya isapan jempol
A
A
A
Sindonews.com – Manajemen PSS mengklaim sudah melakukan pendekatan awal dengan pemain. Tapi klaim itu ternyata hanyaisapan jempol belaka. Hingga tiga hari sebelum rapat, belum ada satu pun pemain yang dikontak manajemen apalagi dinego.
Pemain tengah PSS, Anang Hadi mengaku tidak tahu kapan akan dihubungi manajemen. Sejauh ini, manajemen terlihat adem ayem. Jangankan untuk negosisiasi kontrak atau pra kontrak, bahkan komunikasi dengan manajemen juga nyaris tidak ada sama sekali.
“Belum ada yang kontak dari manajemen. Komunikasi juga sama sekali tidak ada. Kami sebenarnya sangat berharap, setidaknya ada komunikasi dari manajemen ke depan mau seperti apa. Tapi sampai sekarang masih adem ayem,” kata Anang, 16 September 2012.
Tri Handoko, striker muda Elang Jawa, julukan PSS mengamini pernyataan seniornya. Tri mengatakan, dirinya belum tahu masa depannya bersama PSS. Dia berharap, manajemen segera membangun komunikasi agar pemain bisa menentukan sikap. Saat ini, dirinya masih menunggu langkah konkret dari manajemen.
Andrid Wibawa tak jauh berbeda. Gelandang serang lincah ini mengaku harap-harap cemas. Di satu sisi dirinya optimistis bakal dipertahankan berkat performa konsistennya selama musim lalu, tapi di sisi lain dia juga was-was. Pasalnya, tidak adanya komunikasi dari manajemen membuat dia harus menyiapkan rencana cadangan.
“Secara pribadi saya optimis bisa bertahan. Tapi kalau lma tidak ada komunikasi, dan belum terlihat juga arahnya kemana, otomatis saya harus bersiap. Paling tidak menyiapkan alternative seandainya tidak dipertahankan,” terang dia diamini Agus ‘Awang’ Setiawan.
Keempat pilar Elang Jawa ini serempak mengaku tak keberatan dengan rencana manajemen membuat perjanjian pra kontrak dengan pemain. Bahkan mereka rela meski pra kontrak hanya dilakukan secara lisan. “Kami tidak keberatan asal memang benar-benar direalisasikan. Jangan hanya sebatas rencana,” kata Anang.
Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada, Supardjiono, sebelumnya mengklaim sudah melakukan pendekatan dengan pemain. Langkah itu dilakukan agar pemain potensial yang mereka miliki tidak dibajak tim lain. "Pendekatan sudah mulai dilakukan. Sehingga pada saatnya tinggal teken pra kontrak saja," kata dia, pekan lalu.
Dia mengatakan, pra kontrak akan diteken tanggal 20 karena tanggal itu manajemen sudah menggelar rapat. Setelah dua kali gagal bertemu, manajemen akhirnya dipastikan duduk satu meja membahas nasib Elang Jawa, julukan PSS tanggal 19 atau sehari sebelum penandatanganan pra kontrak.
"Rapat sudah pasti tanggal 19. Karena itu kita siap mengikat pemain sehari kemudian. Sekarang pendekatan terus diintensifkan, khusus untuk pemain yang akan dipertahankan. Tapi maaf, namanya belum bisa kami rilis sekarang," kata dia.
Pemain tengah PSS, Anang Hadi mengaku tidak tahu kapan akan dihubungi manajemen. Sejauh ini, manajemen terlihat adem ayem. Jangankan untuk negosisiasi kontrak atau pra kontrak, bahkan komunikasi dengan manajemen juga nyaris tidak ada sama sekali.
“Belum ada yang kontak dari manajemen. Komunikasi juga sama sekali tidak ada. Kami sebenarnya sangat berharap, setidaknya ada komunikasi dari manajemen ke depan mau seperti apa. Tapi sampai sekarang masih adem ayem,” kata Anang, 16 September 2012.
Tri Handoko, striker muda Elang Jawa, julukan PSS mengamini pernyataan seniornya. Tri mengatakan, dirinya belum tahu masa depannya bersama PSS. Dia berharap, manajemen segera membangun komunikasi agar pemain bisa menentukan sikap. Saat ini, dirinya masih menunggu langkah konkret dari manajemen.
Andrid Wibawa tak jauh berbeda. Gelandang serang lincah ini mengaku harap-harap cemas. Di satu sisi dirinya optimistis bakal dipertahankan berkat performa konsistennya selama musim lalu, tapi di sisi lain dia juga was-was. Pasalnya, tidak adanya komunikasi dari manajemen membuat dia harus menyiapkan rencana cadangan.
“Secara pribadi saya optimis bisa bertahan. Tapi kalau lma tidak ada komunikasi, dan belum terlihat juga arahnya kemana, otomatis saya harus bersiap. Paling tidak menyiapkan alternative seandainya tidak dipertahankan,” terang dia diamini Agus ‘Awang’ Setiawan.
Keempat pilar Elang Jawa ini serempak mengaku tak keberatan dengan rencana manajemen membuat perjanjian pra kontrak dengan pemain. Bahkan mereka rela meski pra kontrak hanya dilakukan secara lisan. “Kami tidak keberatan asal memang benar-benar direalisasikan. Jangan hanya sebatas rencana,” kata Anang.
Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada, Supardjiono, sebelumnya mengklaim sudah melakukan pendekatan dengan pemain. Langkah itu dilakukan agar pemain potensial yang mereka miliki tidak dibajak tim lain. "Pendekatan sudah mulai dilakukan. Sehingga pada saatnya tinggal teken pra kontrak saja," kata dia, pekan lalu.
Dia mengatakan, pra kontrak akan diteken tanggal 20 karena tanggal itu manajemen sudah menggelar rapat. Setelah dua kali gagal bertemu, manajemen akhirnya dipastikan duduk satu meja membahas nasib Elang Jawa, julukan PSS tanggal 19 atau sehari sebelum penandatanganan pra kontrak.
"Rapat sudah pasti tanggal 19. Karena itu kita siap mengikat pemain sehari kemudian. Sekarang pendekatan terus diintensifkan, khusus untuk pemain yang akan dipertahankan. Tapi maaf, namanya belum bisa kami rilis sekarang," kata dia.
(wbs)