Sejarah kelam Persis Solo

Selasa, 18 September 2012 - 15:18 WIB
Sejarah kelam Persis...
Sejarah kelam Persis Solo
A A A
Sindonews.com - Dualisme Persis Solo pada musim 2011/2012 menjadi catatan sejarah kelam bagi Persis Solo dan persepakbolaan di Kota Bengawan. Duo Persis yang berlaga di kompetisi yang dikelola PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) dan Liga Indonesia (Liga) sama-sama tidak bisa mengukir prestasi.

Hal tersebut membuat wadah suporter fanatik Persis Pasoepati menyerukan agar musim depan tidak lagi terjadi dualisme dalam tim Persis. "Musim 2011-2012 menjadi sejarah kelam bagi Persis Solo dan sepakbola di Kota Solo. Dua Persis terpuruk," kata Presiden Pasoepati Bimo Putranto, Selasa (18/9/2012).

Akhir musim lalu, duo Persis tidak mampu menunjukkan hasil terbaik. Keduanya terkapar di masing-masing kompetisi yang diikuti. Persis versis LPIS hanya finish di posisi 8 dari 10 peserta Divisi Utama Grup 2 dengan raihan 23 poin. Sedangkan Persis versi PT Liga yang diperkuat 6 pemain eks Sociedad Anonima Deportiva (SAD) yaitu talenta lokal yang mengenyam pendidikan sepak bola di SAD Uruguay juga hanya finish di peringkat 7 dari 11 kontestan Divisi Utama grup 1 Barat.

Bimo menambahkan, sejarah kelam Persis juga ditandai dengan konflik di jajaran pengurus Laskar Sambernyawa tersebut. Hal ini yang membuat tim kebanggaan Kota Solo ini untuk pertama kalinya dalam sejarah terpecah menjadi dua kubu

Bimo menegaskan, pengalaman buruk 2011/2012 tersebut tidak ingin terulang lagi pada musim mendatang. Satu-satunya cara untuk mengembalikan kejayaaan sepakbola Kota Solo adalah bersatunya kembali klub yang berdiri sejak 1923 tersebut. "Jangan terulang lagi. Persis harus bersatu, tidak bisa tidak," tegasnya.

Menurut dia, sebenarnya Persis punya modal besar mengukir prestasi. Namun, lahirnya duo Persis membuat modal itu menjadi sia-sia. "Persis punya seluruh komponen untuk membangun klub sepakbola yang maju. Lapangan bagus, SSB Solo selalu melahirkan pesepakbola andal dan dukungan luar biasa dari ribuan suporter. Itu seharusnya menjadi pondasi Persis bisa lebih maju," jelasnya.

Dia juga meminta kepada jajaran elit kedua manajemen untuk segera duduk bersama merancang bersatunya kembali Persis. "Jangan mementingkan ego dan kepentingan pribadi. Mari kita bersatu bangun Persis menjadi lebih baik," ajaknya.

Manajer dari duo Persis sebenarnya bersedia Persis kembali digabung. Bahkan demi membangun Persis Solo lebih baik, kedua sosok tersebut juga bersedia tidak menjabat di jajaran internal manajemen. Namun, wacana tersebut belum ditindaklanjuti secara konkret sampai saat ini. Inilah yang membuat Pasoepati jengah.
(akr)
Berita Terkait
Bhayangkara FC vs Persis...
Bhayangkara FC vs Persis Solo: Dibayangi Pemecatan, Jacksen Yakin Masa Suram Laskar Sambernyawa Berakhir
Persis Solo Umumkan...
Persis Solo Umumkan Giovani Numberi Pemain Anyar Jelang Liga 1 2024/2025
Dibayari Saat Beli Bensin,...
Dibayari Saat Beli Bensin, Erick Thohir Bujuk Aremania Dukung Persis Solo
Persis Solo Hadapi Badai...
Persis Solo Hadapi Badai Cedera di Awal Musim Liga 1 2023/2024
Ramadhan Sananta Dipanggil...
Ramadhan Sananta Dipanggil Timnas Indonesia, Pelatih Persis Solo: Dia Striker Terbaik
Kaesang Jadi Direktur...
Kaesang Jadi Direktur Utama Persis Solo
Berita Terkini
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
5 jam yang lalu
Timnas Indonesia Tekuk...
Timnas Indonesia Tekuk Timor Leste 3-0 di Piala AFF U-19 2026
6 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jonatan Sikat Alwi, Jafar/Felisha Kalah
6 jam yang lalu
Ion Water Gandeng Hyrox...
Ion Water Gandeng Hyrox Jakarta, Buka Jalan Atlet Fitness Indonesia ke Panggung Global
9 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Sabar/Reza dan Raymond/Joaquin ke Perempat Final!
9 jam yang lalu
Ronaldo Jadi Brand Ambassador...
Ronaldo Jadi Brand Ambassador Global, Dreame Indonesia Luncurkan 3 Produk Smart Home Terbaru
10 jam yang lalu
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved