PSN tanpa target di Tour de Brunei
Rabu, 26 September 2012 - 23:09 WIB
PSN tanpa target di Tour de Brunei
A
A
A
Sindonews.com - Tim balap sepeda Polygon Sweet Nice (PSN) kembali menjajal kemampuan di ajang Tour de Brunei 2012 yang mulai digelar, Rabu (26/9). Sayangnya, tim balap sepeda asal Surabaya itu tidak mematok target apa pun.
Maklum jika PSN tidak pasang target. Sebab, tahun ini lebih memilih menurunkan lima pembalap muda.Yaitu seperti Bambang Suryadi, Jimmy Pranata, Dealton Prayogo, Agung Riyanto dan Christopher Antonius.
"Tidak ada target tinggi pada balapan tahun ini.Kami ingin memberi jam terbang kepada pembalap muda. Kebetulan di antara pembalap yang kami miliki masih minim pengalaman,” kata Direktur Eksekutif Polygon Sweet Nice, Harijanto Tjondrokusumo.
Ditambahkan Harijanto, dua pembalap muda seperti Agung dan Dealton masih perlu diasah. Meski keduanya sudah pernah mengikuti sejumlah ajang balapan internasional grade 2,2 UCI. "Sebetulnya tahun lalu, hasil akhir yang dicapai PSN cukup bagus. Bambang Suryadi finish di posisi lima klasemen akhir balapan, "ujarnya.
Namun dikaui Harijanto untuk mengulang hasil tahun lalu tidak mudah. Sebab, selain materi pembalap tidak sama, lawan yang dihadapi juga sudah berubah. ”Kondisi sudah berubah. Namun mudah-mudahan bisa terulang. Kita masih memiliki optimisme, meski peluangnya masih fifity-fifty,” jelasnya.
Pada etape pertama yang diselenggarakan, kemarin, balapan akan dimulai dengan menempuh jarak 93,1 km dari Cement Factory menuju Bandar Seri Begawan. Jarak yang relatif pendek dan rute tidak sepenuhnya mendatar, cukup berat.
Dua intermediate sprint (IS) dan dua perebutan King of Mountain (KoM) menunjukkan balapan etape pertama cukup berat. Pada kilometer 70 hingga 85, menunjukkan terjadi rolling yang tidak enteng.
Maklum jika PSN tidak pasang target. Sebab, tahun ini lebih memilih menurunkan lima pembalap muda.Yaitu seperti Bambang Suryadi, Jimmy Pranata, Dealton Prayogo, Agung Riyanto dan Christopher Antonius.
"Tidak ada target tinggi pada balapan tahun ini.Kami ingin memberi jam terbang kepada pembalap muda. Kebetulan di antara pembalap yang kami miliki masih minim pengalaman,” kata Direktur Eksekutif Polygon Sweet Nice, Harijanto Tjondrokusumo.
Ditambahkan Harijanto, dua pembalap muda seperti Agung dan Dealton masih perlu diasah. Meski keduanya sudah pernah mengikuti sejumlah ajang balapan internasional grade 2,2 UCI. "Sebetulnya tahun lalu, hasil akhir yang dicapai PSN cukup bagus. Bambang Suryadi finish di posisi lima klasemen akhir balapan, "ujarnya.
Namun dikaui Harijanto untuk mengulang hasil tahun lalu tidak mudah. Sebab, selain materi pembalap tidak sama, lawan yang dihadapi juga sudah berubah. ”Kondisi sudah berubah. Namun mudah-mudahan bisa terulang. Kita masih memiliki optimisme, meski peluangnya masih fifity-fifty,” jelasnya.
Pada etape pertama yang diselenggarakan, kemarin, balapan akan dimulai dengan menempuh jarak 93,1 km dari Cement Factory menuju Bandar Seri Begawan. Jarak yang relatif pendek dan rute tidak sepenuhnya mendatar, cukup berat.
Dua intermediate sprint (IS) dan dua perebutan King of Mountain (KoM) menunjukkan balapan etape pertama cukup berat. Pada kilometer 70 hingga 85, menunjukkan terjadi rolling yang tidak enteng.
(aww)