Pulis kecewa Ivanovic lolos sanksi
Jum'at, 28 September 2012 - 15:54 WIB
Pulis kecewa Ivanovic lolos sanksi
A
A
A
Sindonews.com – Pelatih Stoke City Toni Pulis meminta Federasi Sepakbola Inggris (FA) menghukum bek Chelsea Branislav Ivanovic, setelah ia melihat Ivanovic melakukan diving (sengaja jatuh) ketika Stoke menjamu Chelsea pada akhir pekan lalu.
Pulis mengaku sangat kecewa dengan dua pemain The Blues yang melakukan diving, yakni Oscar dos Santos dan Ivanovic. Namun, ia puas setelah Oscar diganjar kartu kuning usai melakukan diving di kotak terlarang Stoke.
Sementara, Ivanovic yang hanya mendapatkan teguran atas kejadian itu membuat Pulis sangat kecewa. Ia pun meminta FA memberikan Ivanovic larangan bermain di tiga pertandingan. “Saya telah berbicara tentang hal ini sebelumnya, saya pikir mereka (FA) harus menarik orang yang melakukan diving dan memberinya larangan tiga pertandingan,” tegas Pulis seperti dikutip dailymail, Jumat (28/9/2012)
“Ivanovic akan melihat tiga pertandingan, Chelsea tidak akan terlalu senang dengan dia dan saya tidak berpikir dia akan kembali diving lagi. Kami berfikir itu tindakan yang tidak benar dan kami mendorong para pemain untuk bermain secara jujur.”
Pulis mengaku sangat kecewa dengan dua pemain The Blues yang melakukan diving, yakni Oscar dos Santos dan Ivanovic. Namun, ia puas setelah Oscar diganjar kartu kuning usai melakukan diving di kotak terlarang Stoke.
Sementara, Ivanovic yang hanya mendapatkan teguran atas kejadian itu membuat Pulis sangat kecewa. Ia pun meminta FA memberikan Ivanovic larangan bermain di tiga pertandingan. “Saya telah berbicara tentang hal ini sebelumnya, saya pikir mereka (FA) harus menarik orang yang melakukan diving dan memberinya larangan tiga pertandingan,” tegas Pulis seperti dikutip dailymail, Jumat (28/9/2012)
“Ivanovic akan melihat tiga pertandingan, Chelsea tidak akan terlalu senang dengan dia dan saya tidak berpikir dia akan kembali diving lagi. Kami berfikir itu tindakan yang tidak benar dan kami mendorong para pemain untuk bermain secara jujur.”
(wbs)