Hodgson dituding anti Stoke
Selasa, 02 Oktober 2012 - 08:16 WIB
Hodgson dituding anti Stoke
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Inggris Roy Hodgson dituduh meremehkan Stoke City karena tidak pernah datang ke Britannia untuk memantau pemain. Padahal, skuad Tony Pulis memiliki beberapa pemain yang pantas diberi kesempatan. Beberapa nama tersebut adalah bek Ryan Shawcross dan striker Peter Crouch.
Shawcross dipercaya bisa mengisi lubang yang tercipta di lini belakang Inggris, menyusul mundurnya John Terry dan keengganan Hodgson merekrut Rio Ferdinand. Sedangkan Crouch menunjukkan dirinya tetap patut diperhitungkan melalui torehan empat gol di Liga Primer.
“Kami juga tidak tahu mengapa Hodgson tidak pernah hadir di sini. Dia melewatkan kemampuan Crouch merobek gawang lawan. Rekor golnya fantastis. Dengan pensiunnya Terry, Hodgson juga semestinya patut menjajal Shawcross. Dia pemimpin kami,” ungkap winger Matthew Etherington, dikutip Daily Mail.
“Seluruh pemain frustrasi menghadapi keadaan ini, tapi kami tidak dapat menjawabnya. Ironis mengingat Hodgson pernah berjanji dia hanya mau memanggil pemain yang pantas. Namun, dia tidak melanggar ucapannya,” sambungnya
Absennya Hodgson di Britannia memang mengherankan. Namun, aksinya itu tidak mengherankan merujuk kiprah nakhoda-nakhoda Inggris sebelumnya. Fabio Capello juga tidak pernah menyambangi stadion kebanggaan Stoke selama sekitar empat tahun berkuasa.
Adapun kedatangan arsitek lainnya bisa dihitung menggunakan jari. Tidak heran, pemain Stoke terakhir yang membela Inggris adalah Mark Chamberlain yang dipanggil menjalankan tugas negara pada 1984. Nama Crouch dan Shawcross diperkirakan tidak masuk skuad Hodgson untuk Kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan San Marino dan Polandia, bulan depan.
Shawcross dipercaya bisa mengisi lubang yang tercipta di lini belakang Inggris, menyusul mundurnya John Terry dan keengganan Hodgson merekrut Rio Ferdinand. Sedangkan Crouch menunjukkan dirinya tetap patut diperhitungkan melalui torehan empat gol di Liga Primer.
“Kami juga tidak tahu mengapa Hodgson tidak pernah hadir di sini. Dia melewatkan kemampuan Crouch merobek gawang lawan. Rekor golnya fantastis. Dengan pensiunnya Terry, Hodgson juga semestinya patut menjajal Shawcross. Dia pemimpin kami,” ungkap winger Matthew Etherington, dikutip Daily Mail.
“Seluruh pemain frustrasi menghadapi keadaan ini, tapi kami tidak dapat menjawabnya. Ironis mengingat Hodgson pernah berjanji dia hanya mau memanggil pemain yang pantas. Namun, dia tidak melanggar ucapannya,” sambungnya
Absennya Hodgson di Britannia memang mengherankan. Namun, aksinya itu tidak mengherankan merujuk kiprah nakhoda-nakhoda Inggris sebelumnya. Fabio Capello juga tidak pernah menyambangi stadion kebanggaan Stoke selama sekitar empat tahun berkuasa.
Adapun kedatangan arsitek lainnya bisa dihitung menggunakan jari. Tidak heran, pemain Stoke terakhir yang membela Inggris adalah Mark Chamberlain yang dipanggil menjalankan tugas negara pada 1984. Nama Crouch dan Shawcross diperkirakan tidak masuk skuad Hodgson untuk Kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan San Marino dan Polandia, bulan depan.
(akr)