KOta Bandung produksi atlet pendulang medali emas
Selasa, 02 Oktober 2012 - 19:46 WIB
KOta Bandung produksi atlet pendulang medali emas
A
A
A
Sindonews.com - Program Pelatihan Daerah (Pelatda) jangka panjang yang dilakukan Komite Olahraga Nasional Indonesia) Jawa Barat, dalam rangka mempersiapkan diri untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016, disambut positif KONI Kota Bandung. Pasalnya, pada program tersebut akan mempermudah KONI Kota Bandung untuk lebih fokus menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2014, di Kabupaten Bekasi.
"Tahun 2014 mendatang kan Porda, bila disinergiskan dengan program jangka panjang KONI Jabar, Bandung akan tertolong dalam menjalani program latihan persiapan Porda,"ungkap Ketua KONI Kota Bandung, Aan Johana kepada wartawan belum lama ini.
Untuk Porda Kabupaten Bekasi, kota Bandung memang dibebani target mempertahankan gelar juara umum. Menyikapi hal tersebut, KONI Kota Bandung akan membentuk tim bayangan Porda, pada awal tahun 2013 mendatang.
Begitu juga dengan KONI Jabar yang akan menggelar Pelatda jangka panjang pada awal tahun depan, untuk menggapai target Jabar Kahiji saat Jabar menjadi tuan rumah pada PON XIX.
"Pelatcab akan digelar awal tahun, tapi bila atlet kota Bandung ada yang masuk Pelatda, kita diuntungkan," singkatnya.
Dengan adanya Pelatda jangka panjang, bukan hanya diuntungkan dari sisi finansial, namun bisa meminimalisasi mutasi atlet yang memiliki potensi emas asal Kota Bandung ke daerah lain.
"Mutasi banyak dilakukan tidak fair, tapi dengan adanya Pelatda jangkan panjang, kita bisa lebih memperhatikan atlet asal kota Bandung agar tidak pindah ke daerah lain di ajang Porda," ujarnya.
Untuk itu, dalam waktu dekat pihaknya akan segera melakukan komunikasi dengan KONI Jabar, terkait peraturan yang diberlakukan pada program Pelatda Jangka Panjang ini. Di PON XVIII, KONI Kota Bandung memang menjadi penyumbang atlet terbesar untuk kontingen Jawa Barat.
Kurang lebih 35 persen dari 700 lebih atlet yang berkostum Jabar di ajang PON Riau lalu, berasal dari Kota Bandung.
Bukan hanya unggul kwantitas, dari 100 medali emas yang dihasilkan Jabar, kira-kira 30 persen ditorehkan atlet Kota Bandung. "Kita terus konsisten mendukung program KONI Jabar, termasuk melibatkan atlet potensi emas, seperti yang dilakukan pada PON Riau lalu," katanya.
Melihat potensi yang ada, pihaknya berharap pembinaan bisa berjalan dengan baik, guna meraih target sebagai juara umum. "Yang pasti pembinaan akan terus dimaksimalkan, untuk menghasilkan atlet-atlet berkualitas,"pungkasnya.
"Tahun 2014 mendatang kan Porda, bila disinergiskan dengan program jangka panjang KONI Jabar, Bandung akan tertolong dalam menjalani program latihan persiapan Porda,"ungkap Ketua KONI Kota Bandung, Aan Johana kepada wartawan belum lama ini.
Untuk Porda Kabupaten Bekasi, kota Bandung memang dibebani target mempertahankan gelar juara umum. Menyikapi hal tersebut, KONI Kota Bandung akan membentuk tim bayangan Porda, pada awal tahun 2013 mendatang.
Begitu juga dengan KONI Jabar yang akan menggelar Pelatda jangka panjang pada awal tahun depan, untuk menggapai target Jabar Kahiji saat Jabar menjadi tuan rumah pada PON XIX.
"Pelatcab akan digelar awal tahun, tapi bila atlet kota Bandung ada yang masuk Pelatda, kita diuntungkan," singkatnya.
Dengan adanya Pelatda jangka panjang, bukan hanya diuntungkan dari sisi finansial, namun bisa meminimalisasi mutasi atlet yang memiliki potensi emas asal Kota Bandung ke daerah lain.
"Mutasi banyak dilakukan tidak fair, tapi dengan adanya Pelatda jangkan panjang, kita bisa lebih memperhatikan atlet asal kota Bandung agar tidak pindah ke daerah lain di ajang Porda," ujarnya.
Untuk itu, dalam waktu dekat pihaknya akan segera melakukan komunikasi dengan KONI Jabar, terkait peraturan yang diberlakukan pada program Pelatda Jangka Panjang ini. Di PON XVIII, KONI Kota Bandung memang menjadi penyumbang atlet terbesar untuk kontingen Jawa Barat.
Kurang lebih 35 persen dari 700 lebih atlet yang berkostum Jabar di ajang PON Riau lalu, berasal dari Kota Bandung.
Bukan hanya unggul kwantitas, dari 100 medali emas yang dihasilkan Jabar, kira-kira 30 persen ditorehkan atlet Kota Bandung. "Kita terus konsisten mendukung program KONI Jabar, termasuk melibatkan atlet potensi emas, seperti yang dilakukan pada PON Riau lalu," katanya.
Melihat potensi yang ada, pihaknya berharap pembinaan bisa berjalan dengan baik, guna meraih target sebagai juara umum. "Yang pasti pembinaan akan terus dimaksimalkan, untuk menghasilkan atlet-atlet berkualitas,"pungkasnya.
(aww)