PT PBB mulai bereskan masalah kontrak pemain
Sabtu, 06 Oktober 2012 - 01:48 WIB
PT PBB mulai bereskan masalah kontrak pemain
A
A
A
Sindonews.com – Setelah beberapa bulan mengalami kekosongan pascamundurnya Dedi Firmansyah. PT. Persib Bandung Bermartabat (PT. PBB) akhirnya resmi menunjuk Ketua Umum PS UNI Bandung, Mukti Suwondo sebagai Wakil Manajer.
Penunjukkan Mukti sebagai pendamping Manajer Persib, Umuh Muchtar ini diharapkan bisa memperbaiki hubungan antara Graha Persib (Sekretariat PT. PBB) dengan Gedung Pengcab PSSI Kota Bandung yang sempat memanas setelah 36 klub amatir anggota Pengcab PSSI Kota Bandung beberapa waktu lalu sepakat membentuk PT. Persib 1933 sebagai upaya untuk memperjuangkan hak mereka mendapatkan saham kepemilikan Persib.
Meski bersifat ‘politis’, namun Mukti mengaku siap menjalankan amanat dan tanggung sebagai Wakil Manajer. Ia berjanji untuk membantu Persib mewujudkan impian meraih kesuksesan setelah hampir dua dekade puasa gelar juara, sejak terakhir kali merebut trofi juara Liga Indonesia musim 1994/1995.
“Kalau menurut saya dengan adanya orang atau pengurus Pengcab PSSI Kota Bandung yang masuk jajaran kepengurusan di PT. PBB, minimal bisa menumbuhkan hubungan yang baik antara PT. PBB dengan Pengcab PSSI Kota Bandung,” ungkap Mukti kepada wartawan di Graha Persib, kemarin sore.
Proses penunjukan Mukti menjadi Wakil Manajer sendiri sebenarnya sudah lumayan lama, tepatnya dua pekan lalu. Kala itu, Mukti mengakui dihubungi langsung Komisaris Utama PT. PBB, Zaenuri Hasyim dan Manajer sekaligus Komisaris PT. PBB, Umuh Muchtar.
“Pak Zaenuri dan Pak Umuh yang meminta langsung saya untuk membantu. Karena saya juga orang Pengcab jadi saya harus berbicara dulu dengan pengurus harian, tapi Alhamdulillah mayoritas pengurus cukup mendukung kepercayaan yang saya peroleh dari Persib,” papar Mukti.
Selain itu, secara program kerja, Mukti berharap kehadirannya di PT. PBB bisa membantu pelaksanaan program kerja tahunan Pengcab PSSI Kota Bandung. “Banyak kegiatan-kegiatan Pengcab yang siap di dukung PT. PBB. Seperti kompetisi U-19 atau U-21, pelaksanaannya sudah direncanakan, hanya tinggal waktunya saja,” jelas Mukti.
Sementara itu, sebanyak enam pemain diantaranya Abanda Herman, Kenji Adachihara, Herman Dzumafo Efendi, Mbida Messi, Jamie Coyne, Atep serta pelatih Persib, Djadjang Nurjaman resmi menandatangani kontrak yang dilaksanakan di Graha Persib, Jalan Sulanjana 17, kemarin.
Proses penandatangan kontrak ini, sesuai dengan janji yang sebelumnya disampaikan Manajer Persib, Umuh Muchtar setelah tertunda selama dua hari karena masalah non teknis. Awalnya proses penandatangan kontrak pemain dan pelatih akan dilaksanakan mulai Rabu (3/10). Namun karena dua pengurus teras PT. PBB, Risha Adiwijaya dan Presiden Direktur PT. PBB, Glenn Sugita berhalangan hadir prosesnya pun terpaksa ditunda.
Penandatanganan kontrak pemain dan pelatih rencananya akan dilakukan secara bertahap. Selanjutnya PT. PBB berencana untuk menyelesaikan urusan kontrak lima pemain yang saat ini bergabung di pemusatan latihan tim nasional versi La Nyalla Mataliti yang diarsiteki pelatih asal Austria, Alfred Riedl. Kelima pemain tersebut adalah Firman Utina, Jajang Sukmara, M. Ridwan, Supardi Natsir dan kiper, I Made Wirawan.
“Untuk yang lainnya menyusul. Insya Allah hari Senin (8/10) nanti saya akan berangkat ke Malang. Karena Rabu (10/10) rencananya, timnas akan berangkat ke Australia, jadi hari Senin sudah harus di Malang dan akan menyiapkan draft kontrak untuk lima pemain yang berada di timnas,” tandas Manajer Persib, Umuh Muchtar.
Penunjukkan Mukti sebagai pendamping Manajer Persib, Umuh Muchtar ini diharapkan bisa memperbaiki hubungan antara Graha Persib (Sekretariat PT. PBB) dengan Gedung Pengcab PSSI Kota Bandung yang sempat memanas setelah 36 klub amatir anggota Pengcab PSSI Kota Bandung beberapa waktu lalu sepakat membentuk PT. Persib 1933 sebagai upaya untuk memperjuangkan hak mereka mendapatkan saham kepemilikan Persib.
Meski bersifat ‘politis’, namun Mukti mengaku siap menjalankan amanat dan tanggung sebagai Wakil Manajer. Ia berjanji untuk membantu Persib mewujudkan impian meraih kesuksesan setelah hampir dua dekade puasa gelar juara, sejak terakhir kali merebut trofi juara Liga Indonesia musim 1994/1995.
“Kalau menurut saya dengan adanya orang atau pengurus Pengcab PSSI Kota Bandung yang masuk jajaran kepengurusan di PT. PBB, minimal bisa menumbuhkan hubungan yang baik antara PT. PBB dengan Pengcab PSSI Kota Bandung,” ungkap Mukti kepada wartawan di Graha Persib, kemarin sore.
Proses penunjukan Mukti menjadi Wakil Manajer sendiri sebenarnya sudah lumayan lama, tepatnya dua pekan lalu. Kala itu, Mukti mengakui dihubungi langsung Komisaris Utama PT. PBB, Zaenuri Hasyim dan Manajer sekaligus Komisaris PT. PBB, Umuh Muchtar.
“Pak Zaenuri dan Pak Umuh yang meminta langsung saya untuk membantu. Karena saya juga orang Pengcab jadi saya harus berbicara dulu dengan pengurus harian, tapi Alhamdulillah mayoritas pengurus cukup mendukung kepercayaan yang saya peroleh dari Persib,” papar Mukti.
Selain itu, secara program kerja, Mukti berharap kehadirannya di PT. PBB bisa membantu pelaksanaan program kerja tahunan Pengcab PSSI Kota Bandung. “Banyak kegiatan-kegiatan Pengcab yang siap di dukung PT. PBB. Seperti kompetisi U-19 atau U-21, pelaksanaannya sudah direncanakan, hanya tinggal waktunya saja,” jelas Mukti.
Sementara itu, sebanyak enam pemain diantaranya Abanda Herman, Kenji Adachihara, Herman Dzumafo Efendi, Mbida Messi, Jamie Coyne, Atep serta pelatih Persib, Djadjang Nurjaman resmi menandatangani kontrak yang dilaksanakan di Graha Persib, Jalan Sulanjana 17, kemarin.
Proses penandatangan kontrak ini, sesuai dengan janji yang sebelumnya disampaikan Manajer Persib, Umuh Muchtar setelah tertunda selama dua hari karena masalah non teknis. Awalnya proses penandatangan kontrak pemain dan pelatih akan dilaksanakan mulai Rabu (3/10). Namun karena dua pengurus teras PT. PBB, Risha Adiwijaya dan Presiden Direktur PT. PBB, Glenn Sugita berhalangan hadir prosesnya pun terpaksa ditunda.
Penandatanganan kontrak pemain dan pelatih rencananya akan dilakukan secara bertahap. Selanjutnya PT. PBB berencana untuk menyelesaikan urusan kontrak lima pemain yang saat ini bergabung di pemusatan latihan tim nasional versi La Nyalla Mataliti yang diarsiteki pelatih asal Austria, Alfred Riedl. Kelima pemain tersebut adalah Firman Utina, Jajang Sukmara, M. Ridwan, Supardi Natsir dan kiper, I Made Wirawan.
“Untuk yang lainnya menyusul. Insya Allah hari Senin (8/10) nanti saya akan berangkat ke Malang. Karena Rabu (10/10) rencananya, timnas akan berangkat ke Australia, jadi hari Senin sudah harus di Malang dan akan menyiapkan draft kontrak untuk lima pemain yang berada di timnas,” tandas Manajer Persib, Umuh Muchtar.
(wbs)