Hoeness: Loew terlalu lunak kepada pemain
Senin, 08 Oktober 2012 - 12:21 WIB
Hoeness: Loew terlalu lunak kepada pemain
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Bayern Muenchen Uli Hoeness mengkritik cara pelatih Jerman Joachim Loew terkait sikapnya yang terlalu lunak kepada para pemain tim Panzer, julukan bagi timnas Jerman. Hoeness percaya Loew harus mengubah pendekatan kepada para pemainnya agar lebih keras untuk meningkatkan disiplin.
Hoeness yakin minimnya prestasi yang diraih timnas Jerman pada masa lalu adalah karena terlalu banyak kebebasan dan ia menyerukan agar Loew mengadopsi pendekatan yang lebih tegas kepada dispilin para pemain saat mereka mengikuti kualifikasi Piala Dunia 2014 FIFA.
"Pada masa lalu terlalu banyak yang berbicara untuk mengajak pemain menonton Formula 1 agar para skuad timnas menjadi senang, bahkan ada yang mengatakan harus membawa meja ping-pong dimanapun. Banyak pemain yang dilakukan dengan lembut dan mereka gagal, saya yakin Loew menyadari masalah ini," ungkap Hoeness seperti dilansir Soccerway, Senin (8/10/2012).
Hoeness menilai sikap lunak terhadap skuad tidak akan bisa mengeluarkan kemampuan maksimal dari seorang pemain. Hal ini terlihat dari catatan Jerman dalam empat turnamen besar terakhir yang diikuti, mereka hanya mampu melangkah minimal hingga semifinal. Terakhir kali Jerman mengangkat trofi adalah saat Piala Eropa 1996 di Inggris.
“Menurut saya, Loew perlu berpikir ulang mengenai sikapnya kepada pemain sesegera mungkin setelah Piala Eropa lalu. Jika pesepakbola profesional diperlakukan lebih keras, maka pelatih tim nasional sedikitnya bisa mendapatkan tambahan lima persen dari kemampuan yang sebelumnya telah ditunjukkan pemain,” tandasnya.
Hoeness yakin minimnya prestasi yang diraih timnas Jerman pada masa lalu adalah karena terlalu banyak kebebasan dan ia menyerukan agar Loew mengadopsi pendekatan yang lebih tegas kepada dispilin para pemain saat mereka mengikuti kualifikasi Piala Dunia 2014 FIFA.
"Pada masa lalu terlalu banyak yang berbicara untuk mengajak pemain menonton Formula 1 agar para skuad timnas menjadi senang, bahkan ada yang mengatakan harus membawa meja ping-pong dimanapun. Banyak pemain yang dilakukan dengan lembut dan mereka gagal, saya yakin Loew menyadari masalah ini," ungkap Hoeness seperti dilansir Soccerway, Senin (8/10/2012).
Hoeness menilai sikap lunak terhadap skuad tidak akan bisa mengeluarkan kemampuan maksimal dari seorang pemain. Hal ini terlihat dari catatan Jerman dalam empat turnamen besar terakhir yang diikuti, mereka hanya mampu melangkah minimal hingga semifinal. Terakhir kali Jerman mengangkat trofi adalah saat Piala Eropa 1996 di Inggris.
“Menurut saya, Loew perlu berpikir ulang mengenai sikapnya kepada pemain sesegera mungkin setelah Piala Eropa lalu. Jika pesepakbola profesional diperlakukan lebih keras, maka pelatih tim nasional sedikitnya bisa mendapatkan tambahan lima persen dari kemampuan yang sebelumnya telah ditunjukkan pemain,” tandasnya.
(akr)